Dua Cara Atur Keuangan Agar Tak Terjebak Dalih Self Reward, Dijamin Dompet Gak Kempes!

Risna Halidi, Lilis Varwati

Senin, 16 Mei 2022 | 00:05 WIB
Dua Cara Atur Keuangan Agar Tak Terjebak Dalih Self Reward, Dijamin Dompet Gak Kempes!
Ilustrasi belanja (Elements Envato)

Suara.com - Memberi hadiah kepada diri sendiri atau yang populer disebut self reward terkadang menjadi alasan bagi sejumlah orang untuk mengeluarkan uang lebih banyak dari biasanya. Alhasil, uang akan keluar lebih banyak bahkan bisa juga sampai menguras uang simpanan.

Agar hal tersebut tidak terjadi, melakukan self reward sebenarnya juga perlu alokasi anggaran agar tidak menganggu finansial yang lain.

Dikutip dari Bibit, ada dua cara yang bisa dipertimbangkan untuk mengatur keuangan khusus self reward.

Pertama: Hitung dulu pengeluaran wajib bulanan dan sisanya bisa digunakan untuk anggaran self reward. 

Caranya: buat daftar pengeluaran wajib dan pengeluaran rutin dalam satu bulan. Mulai dari konsumsi, listrik dan air, transportasi, belanja bulanan, internet, pulsa, bayar SPP anak, cicilan hingga investasi dan pengeluaran khusus wajib lainnya seperti, pengeluaran untuk mobil atau harus bayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). 

Jika sudah menghitung semua pengeluaran wajib dan rutin, baru sisanya bisa dijadikan anggaran self reward. Cara ini bisa digunakan pada bulan-bulan tertentu saat pengeluaran lebih besar dari biasanya. 

Memang ada kemungkinan anggaran self reward jadi lebih kecil dari bulan lainnya. Tapi, bagaimanapun juga pengeluaran kewajiban harus tetap diutamakan.

Kedua: Budgeting sejak awal dengan menentukan persentase untuk self reward.

Caranya: bisa membuat pembagian persentase atau alokasi gaji untuk self reward. Misalnya, 10 persen dari penghasilan dianggarkan untuk self reward. Dari 10 persen itu, juga bisa dibagi lagi menjadi dua. 

baca juga

Contohnya, lima persen untuk self reward yang tidak butuh anggaran besar, seperti mencoba kuliner terkini atau nonton bioskop. Lalu 5 persen sisanya untuk self reward lain yang butuh anggaran lebih besar, seperti nabung untuk staycation atau beli gawai baru.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kisah Haru Bhabinkamtibmas Asal Klaten Dapat Hadiah Umrah, Kaget dan Langsung Sujud Syukur

Kisah Haru Bhabinkamtibmas Asal Klaten Dapat Hadiah Umrah, Kaget dan Langsung Sujud Syukur

Surakarta | Sabtu, 14 Mei 2022 | 18:32 WIB

7 Rekomendasi Kado Ulang Tahun Unik untuk Teman, Sahabat, dan Pasangan

7 Rekomendasi Kado Ulang Tahun Unik untuk Teman, Sahabat, dan Pasangan

Lifestyle | Sabtu, 14 Mei 2022 | 17:00 WIB

3 Rekomendasi Pengganti Kue Ulang Tahun untuk Sahabat, Buatlah Berkesan!

3 Rekomendasi Pengganti Kue Ulang Tahun untuk Sahabat, Buatlah Berkesan!

Your Say | Sabtu, 14 Mei 2022 | 13:37 WIB

Terkini

AKBP Terlapor Dugaan Pelecehan Polwan Batal Dilantik jadi Kabid Dokkes Polda Sumbar

AKBP Terlapor Dugaan Pelecehan Polwan Batal Dilantik jadi Kabid Dokkes Polda Sumbar

Sumbar | Selasa, 28 Juli 2026 | 14:07 WIB

Dimediasi Dasco, PWI dan Hotman Paris Berdamai: Laporan Dugaan Penghinaan Dicabut

Dimediasi Dasco, PWI dan Hotman Paris Berdamai: Laporan Dugaan Penghinaan Dicabut

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 14:05 WIB

Down and Out in Paris and London: Kisah Nyata George Orwell Mengungkap Sisi Gelap Kemiskinan

Down and Out in Paris and London: Kisah Nyata George Orwell Mengungkap Sisi Gelap Kemiskinan

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 14:05 WIB

GMFI Hapus Akumulasi Rugi Rp512,9 Juta Dolar AS, Siap Tancap Gas Ekspansi

GMFI Hapus Akumulasi Rugi Rp512,9 Juta Dolar AS, Siap Tancap Gas Ekspansi

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04 WIB

Istana Minta TNI Tak Hambat Ekspor Logam Tanah Jarang

Istana Minta TNI Tak Hambat Ekspor Logam Tanah Jarang

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04 WIB

Belanja Pegawai Sulit, Mendagri Desak Purbaya Segera Cairkan Anggaran DBH ke Pemda

Belanja Pegawai Sulit, Mendagri Desak Purbaya Segera Cairkan Anggaran DBH ke Pemda

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04 WIB

Review Serial Lucky: Pelarian Berdarah Anya Taylor-Joy dan Misteri 10 Juta Dolar

Review Serial Lucky: Pelarian Berdarah Anya Taylor-Joy dan Misteri 10 Juta Dolar

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 14:03 WIB

Soal Peluang Harga Pertamax Turun Agustus, Wamen ESDM: Kita Ikuti Harga Pasar!

Soal Peluang Harga Pertamax Turun Agustus, Wamen ESDM: Kita Ikuti Harga Pasar!

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 14:00 WIB

The Art of Solitude: Ketika Kesendirian Jadi Jalan Mengenal Diri Sendiri

The Art of Solitude: Ketika Kesendirian Jadi Jalan Mengenal Diri Sendiri

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 14:00 WIB

Presiden Macron Sebut Kebakaran Hutan Eropa Lebih Buruk dari Kondisi Perang Dunia II

Presiden Macron Sebut Kebakaran Hutan Eropa Lebih Buruk dari Kondisi Perang Dunia II

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 13:58 WIB

×