Pengertian Pangan Fungsional, Kriteria Serta Contohnya

Risna Halidi, Dini Afrianti Efendi

Rabu, 01 Juni 2022 | 20:30 WIB
Pengertian Pangan Fungsional, Kriteria Serta Contohnya
Ilustrasi makanan (Foto oleh Ella Olsson dari Pexels)

Suara.com - Semakin berkembangnya teknologi, memunculkan inovasi baru yang disebut pangan fungsional. Pangan fungsional adalah makanan yang tidak hanya enak dan sehat, tapi bermanfaat untuk banyak organ sehingga jenis pangan ini punya banyak fungsi.

Ketua Perhimpunan Penggiat Pangan Fungsional dan Nutrasetikal Indonesia (P3FNI) Profesor Hanny Wijaya mengatakan perkembangan pangan fungsional sudah marak dan dikembangkan di Eropa dan Jepang, termasuk beberapa yang sudah dikembangkan di Indonesia.

Pangan fungsional juga disebut jadi solusi untuk masyarakat modern, menjawab keinginan untuk hidup sehat di tengah padatnya aktivitas. Inilah sebabnya menurut Prof Hanny, pangan fungsional memerlukan riset mendalam setelah resep pangan ditemukan.

"Suatu produk pangan yang bisa dianggap pangan fungsional, jika di dalamnya terkandung gizi dasar dapat memberikan keuntungan, atau benefit lebih dari satu organ tubuh manusia, termasuk memperbaiki secara umum kondisi fisik," ujar Prof Hanny dalam diskusi bersama PERGIZI PANGAN, Rabu (1/6/2022).

Pangan fungsional juga dinilai bisa mengurangi risiko penyakit regeneratif, seperti jantung, diabetes, hipertensi hingga kerusakan ginjal.

Ia mencontohkan jika ada anggapan camilan mengandung kadar gula, garam dan lemak (GGL) yang tinggi. Maka dibuatlah kreasi camilan kategori pangan fungsional yang rendah GGL tapi kelezatan dan citrasanya tidak berkurang.

"Dengan catatan bahwa makanan harus bisa dimakan dalam jumlah yang normal. Seperti makanan normal dalam bentuk normal, tidak dalam tablet dan seterusnya," jelasnya.

Perempuan yang juga peneliti di Institut Pertanian Bogor (IPB) menjelaskan pangan fungsional harus memenuhi berbagai kriteria yakni memiliki nilai gizi dasar, bisa dirasakan dalam bentuk sensori dikunyah, diraba dan memiliki rasa sehingga fungsi tubuh untuk mengolah makanan tetap bisa berjalan.

"Oleh karena itu pangan fungsional bukan obat, bukan suplemen, itu mohon dipahami. Jadi tidak ada kuratif (pengobatan) yang diizinkan, tapi lebih banyak preventif (pencegahan)," tutup Prof Hanny.

baca juga

Adapun beberapa contoh pangan fungsional seperti sirup bunga telang rendah gula, gula stevia, camilan dan makanan kaya serat atau fiber, kue bebas gula, dan nasi uduk sirataki, mi sirataki, mi bayam, dan lain sebagainya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Cara agar Kegiatan Memancing Semakin Seru, Patut Dicoba!

3 Cara agar Kegiatan Memancing Semakin Seru, Patut Dicoba!

Your Say | Rabu, 01 Juni 2022 | 20:03 WIB

Super Cekatan, Cara Penjual Roti Lapis di India Ini Pakai Pisau Bikin Publik Ketar-ketir

Super Cekatan, Cara Penjual Roti Lapis di India Ini Pakai Pisau Bikin Publik Ketar-ketir

Lifestyle | Rabu, 01 Juni 2022 | 16:40 WIB

Curhat Pilu Wanita Ungkap Selalu Salah di Mata Mertua, Masakan Tak Pernah Disentuh sampai Disebut Pemalas

Curhat Pilu Wanita Ungkap Selalu Salah di Mata Mertua, Masakan Tak Pernah Disentuh sampai Disebut Pemalas

Hits | Rabu, 01 Juni 2022 | 15:16 WIB

Terkini

KSPSI dan KSPN Imbau Aksi Mahasiswa 28 Oktober Berjalan Damai

KSPSI dan KSPN Imbau Aksi Mahasiswa 28 Oktober Berjalan Damai

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 20:14 WIB

KPK Sita Dokumen Proyek Vendor dari Sestama BNPB, Usut Dugaan Konflik Kepentingan!

KPK Sita Dokumen Proyek Vendor dari Sestama BNPB, Usut Dugaan Konflik Kepentingan!

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 20:13 WIB

Dugaan Keracunan MBG di Dramaga: 481 Siswa Mengeluh Sakit

Dugaan Keracunan MBG di Dramaga: 481 Siswa Mengeluh Sakit

Jabar | Selasa, 27 Oktober 2026 | 20:08 WIB

Perjamuan Arwah: Ketika Keinginan Manusia Menuntut Harga yang Mengerikan

Perjamuan Arwah: Ketika Keinginan Manusia Menuntut Harga yang Mengerikan

Your Say | Selasa, 27 Oktober 2026 | 20:05 WIB

Jangan Asal Posting! Ini Risiko Jejak Digital yang Mengintai Kreator Muda

Jangan Asal Posting! Ini Risiko Jejak Digital yang Mengintai Kreator Muda

Video | Selasa, 27 Oktober 2026 | 20:05 WIB

Bedanya Krim Malam Viva Queen White Advance dan Viva Queen Pro Age, Mana yang Cocok untukmu?

Bedanya Krim Malam Viva Queen White Advance dan Viva Queen Pro Age, Mana yang Cocok untukmu?

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 19:59 WIB

Musik Timur Resmi Bikin Sejarah Baru di AMI Awards 2026

Musik Timur Resmi Bikin Sejarah Baru di AMI Awards 2026

Sulsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 19:57 WIB

Diperiksa KPK, Sestama BNPB Dicecar soal Status Adik Suharyanto hingga Alur Pengadaan

Diperiksa KPK, Sestama BNPB Dicecar soal Status Adik Suharyanto hingga Alur Pengadaan

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 19:57 WIB

Kasatgas Tito Kebut Pemulihan Pascabencana Sumatera, Targetkan Realisasi Kegiatan 2026 Tuntas

Kasatgas Tito Kebut Pemulihan Pascabencana Sumatera, Targetkan Realisasi Kegiatan 2026 Tuntas

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 19:55 WIB

Bongkar Pabrik Sabu Berkedok Bengkel di Aceh, Polisi Tetapkan 10 Tersangka Termasuk 2 WNA China

Bongkar Pabrik Sabu Berkedok Bengkel di Aceh, Polisi Tetapkan 10 Tersangka Termasuk 2 WNA China

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 19:53 WIB

×