Ini Daya Tarik Tanaman Hias Khas Indonesia Hingga Terjual ke Banyak Negara

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Rabu, 10 Agustus 2022 | 11:00 WIB
Ini Daya Tarik Tanaman Hias Khas Indonesia Hingga Terjual ke Banyak Negara
ilustrasi tanaman hias (Pexels.com)

Suara.com - Tanaman hias khas Indonesia tidak hanya eksis di dalam negeri, tapi juga sudah mencapai level mancanegara. Menurut Ketua Asosiasi Perhimpunan Florikultura Indonesia Rosy Nur Apriyanti, tanaman hias Indonesia memang memiliki daya tarik tersendiri sehingga juga diminati masyarakat luar negeri.

"Kita terkenal dengan keberagaman hayati kita sangat tinggi bahkan nomor dua terbesar di dunia untuk keanekaragaman hayati. Dari segi jenis kita beragam, dari penampilannya unik-unik, menarik daripada yang lain," kata Rosy usai konferensi pers Floriculture Indonesia Internasional Convex di Jakarta, Selasa (9/8/2022). 

Saat ini budidaya tanaman hias juga makin ramai dilakukan. Hasilnya, kata Rosy, memunculkan beragam jenis tanaman baru dengan penampilan yang lebih menarik. Hal tersebut, lanjutnya, juga jadi mendorong jumlah impor tanaman hias jadi berkurang.

Ilustrasi tanaman hias (pexels)
Ilustrasi tanaman hias (pexels)

Kementerian pertanian mencatat bahwa ekspor tanaman hias memang selalu meningkat, bahkan selama pandemi Covid-19 tahun 2020. 

Dirjen Hortikultura Kementerian Pertanian Republik Indonesia Prihasto Setyanto mengungkapkan bahwa setiap minggu pihaknya selalu mendapat pengajuan untuk ekspor tanaman hias dari para pengusaha Indonesia.

Perbandingan dari jumlah berat tanaman yang dikirim ke luar negeri selama periode Januari hingga Juni pada 2020 sampai 2022 tercatat peningkatan signifikan. 

"Pada Januari-Juni 2020 itu 2,980 juta kilogram. Kemudian 2021 sebanyak 3,414 juta kiligram dan 2022 tercatat sebanyak 4,468 juta kilogram. Jadi ini menunjukan peluang tanaman hias cukup terbuka lebar," ujarnya dalam acara serupa.

Sepanjang tahun 2022, data Kementerian Pertanian hingga Juli lalu tercatat ada lebih dari 200 jenis tanaman hias yang sudah di ekspor. Jenis yang paling banyak dikirim ke luar negeri antara lain, aglorema, alocasia, anthurium, juga begonia.

Prihasto menyampaikan bahwa ekspor paling banyak dikirim ke negara-negara di Eropa. Tetapi, selain itu juga ada yang dikirim ke Amerika Serikat, Korea, Jepang, Taiwan, dan Uni Emirat Arab. 

baca juga

Menurutnya, negara Eropa tengah menjadi pasar tanaman hias yang potensial. Sebab, pengaruh dari kondisi perang antara Rusia dengan Ukraina. 

"Itu menyebabkan biaya energi jadi cukup tinggi, saya dengar insustri tanaman hias jadi terpengaruh. Karena green house butuh logistik, di sana biaya tinggi. Ini peluang buat kita untuk isi kekosongan yang ada saat ini terutama di Eropa. Pasar paling besar sekarang di Eropa," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menarik, 5 Filosofi Kehidupan yang Ada Pada Pohon Jati

Menarik, 5 Filosofi Kehidupan yang Ada Pada Pohon Jati

Your Say | Selasa, 09 Agustus 2022 | 12:00 WIB

Ragam Manfaat dan Peluang Bisnis yang menjanjikan dari Bertani Sorgum

Ragam Manfaat dan Peluang Bisnis yang menjanjikan dari Bertani Sorgum

Cianjur | Senin, 08 Agustus 2022 | 14:00 WIB

Harga Bonsai di Sumedang Bisa Mencapai Rp25 Juta, Simak Cara Merawat Tanaman Hias Biar Cuan

Harga Bonsai di Sumedang Bisa Mencapai Rp25 Juta, Simak Cara Merawat Tanaman Hias Biar Cuan

Sumedang | Minggu, 07 Agustus 2022 | 21:20 WIB

Terkini

Kemenag Tegaskan Ponpes Hamalatul Quran di Karanganyar dan Sukoharjo Belum Kantongi Izin Resmi

Kemenag Tegaskan Ponpes Hamalatul Quran di Karanganyar dan Sukoharjo Belum Kantongi Izin Resmi

News | Minggu, 01 November 2026 | 20:51 WIB

Review Serial Lupin Part 3: Sebuah Aksi Menawan Assane Diop yang Penuh Trik

Review Serial Lupin Part 3: Sebuah Aksi Menawan Assane Diop yang Penuh Trik

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 20:50 WIB

Bukan Mahasiswa Asli, Ini Pengakuan Sari Putri yang Nekat Pakai Almamater UBSI di Bundaran HI

Bukan Mahasiswa Asli, Ini Pengakuan Sari Putri yang Nekat Pakai Almamater UBSI di Bundaran HI

Video | Minggu, 01 November 2026 | 20:31 WIB

Emil Audero Masuk Nominasi Penyelamatan Terbaik LaLiga, Bersaing dengan Kiper Real Madrid

Emil Audero Masuk Nominasi Penyelamatan Terbaik LaLiga, Bersaing dengan Kiper Real Madrid

Bola | Minggu, 01 November 2026 | 20:30 WIB

Review The Best Thing: Kisah Romantis Dokter TCM dan Manajer Hotel

Review The Best Thing: Kisah Romantis Dokter TCM dan Manajer Hotel

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 20:20 WIB

SMK Nusantara Pertahankan Gelar, MAN 1 Kabupaten Sukabumi Raih Juara Putri AXIS Nation Cup 2026

SMK Nusantara Pertahankan Gelar, MAN 1 Kabupaten Sukabumi Raih Juara Putri AXIS Nation Cup 2026

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 20:15 WIB

Gagal Dapatkan Dean Zandbergen, PSSI Incar Striker Keturunan Islandia!

Gagal Dapatkan Dean Zandbergen, PSSI Incar Striker Keturunan Islandia!

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 20:15 WIB

Persib Bandung Bantai Kalteng FC dan Tempel Ketat Puncak Klasemen

Persib Bandung Bantai Kalteng FC dan Tempel Ketat Puncak Klasemen

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 20:10 WIB

Aktivitas Erupsi Tak Surutkan Langkah Nelayan Pandeglang Tetap Melaut

Aktivitas Erupsi Tak Surutkan Langkah Nelayan Pandeglang Tetap Melaut

Banten | Minggu, 01 November 2026 | 20:02 WIB

Penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran Tuai Kritik, Propam Turun Tangan

Penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran Tuai Kritik, Propam Turun Tangan

News | Minggu, 01 November 2026 | 20:01 WIB

×