Cara Mengontrol Panic Disoder dan Anxiety, Coba Lakukan Tahapan Berikut Ini

Arendya Nariswari Suara.Com
Selasa, 11 Oktober 2022 | 18:28 WIB
Cara Mengontrol Panic Disoder dan Anxiety, Coba Lakukan Tahapan Berikut Ini
Ilustrasi anxiety (https://unsplash.com/@joicekelly)

Suara.com - Tak semua orang baik-baik saja dalam menjalani hari mereka, beberapa di antaranya tentu ada yang memiliki tingkat cemeasan tinggi hingga merasa panik.

Hal ini menjadi anxiety atau gangguan kecemasan jika rasa khawatir tersebut mulai berlebihan dan mengganggu aktivitas sehari-hari.

Sesak napas, gelisah, otot mendadak tegang, sulit tidur menjadi bagian kecil dari tanda-tanda seseorang mengalami serangan panik.

Hal ini tak boleh disepelekan sebab dapat memengaruhi kesehatan dari penderitanya.

Dihimpun dari laman Hops.id---Jaringan Suara.com, berikut cara mengontrol panic disorder dan anxiety yang bisa dilakukan agar kondisi Anda membaik.

1. Disiplin menjaga pola makan

Jika seseorang mengalami kecemasan dan stres, rata-rata orang dapat membantu meminimalkannya dengan mengonsumsi makanan seimbang.

Makanan sehat, seimbang, tetap terhidrasi, serta membatasi alkohol dan kafein adalah langkah pertama dalam membantu meredakan kecemasan melalui diet.

Tidak melewatkan makan juga penting untuk menghindari penurunan gula darah, yang dapat menyebabkan perasaan gelisah dan memperburuk anxiety.

Baca Juga: 7 Ciri-ciri Terkena Gangguan Kejiwaan atau ODGJ, Begini Langkah Penanganannya

2. Melakukan olahraga teratur

Para peneliti menemukan bahwa olahraga seperti berlari mengaktifkan bahan kimia otak yang dapat mengurangi kecemasan.

Mempraktikkan gerakan berbasis kesadaran seperti yoga dan Tai Chi juga bagus untuk meminimalisik perasaan cemas.

3. Coba telaah pemicunya

Suatu hal pemicu tertentu dapat membuat kecemasan terulang kembali atau memburuk dan dapat mengaktifkan alarm panik dalam tubuh.

Bagi mereka yang mengalami anxiety, pemicunya bisa apa saja yang membuat mereka merasa tidak pasti atau seperti mereka kurang kontrol diri seperti di keramaian.

Sedangkan bagi mereka yang mengalami panic disorder, pemicunya bisa jenis apa saja. Seperti perubahan fisik yang dirasakan contohnya takut berolahraga.

4. Cukup tidur

Studi menunjukkan bahwa tidur mempengaruhi otak dan secara langsung dapat mempengaruhi kesehatan mental.

Ketika tidur terganggu, itu dapat memengaruhi suasana hati dan mengganggu kemampuan diri untuk mengatasi stres yang dihadapi.

5. Perlahan bernafas dengan tenang

Orang yang menderita anxiety dan panic disorder sering mengalami nyeri dada, yang disebabkan oleh hiperventilasi dan otot-otot yang tegang di dada.

Tutup mulut dan bernapaslah dengan tenang melalui hidung dengan sepelan mungkin untuk mengembalikan kadar karbondioksida yang akan membuat diri merasa lebih baik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI