Tersangka Kebaya Merah Disebut Punya 31 Kepribadian, Apa Saja Faktor Penyebabnya?

Rima Sekarani Imamun Nissa

Sabtu, 19 November 2022 | 11:35 WIB
Tersangka Kebaya Merah Disebut Punya 31 Kepribadian, Apa Saja Faktor Penyebabnya?
Salah satu pemeran video mesum wanita kebaya merah, berinisial AH berjalan menunduk di Mapolda Jatim, Surabaya, Selasa (8/11/2022). [Suara.com/ Yuliharto Simon]

Suara.com - Jagat media sosial belum lama ini digemparkan dengan video syur kebaya merah yang telah banyak beredar. Kedua pelaku video tersebut sudah diamankan polisi dan telah melalui sejumlah pemeriksaan. Menariknya, belakangan petugas kepolisian mendapati bahwa pelaku wanita yang berinisial AH memiliki 31 kepribadian.

Hal ini dijelaskan langsung oleh Plh Kasubdit Siber Ditreskrimsus Polda Jawa Timur, Kompol Hariyanto berdasarkan keterangan pelaku pria yang berinisial ACS.

"Cowoknya (ACS) yang menamakan, termasuk nama Luna dan Clara itu," terang Hariyanto.

Lantas apa penyebab kepribadian ganda seperti yang dilaporkan dialami pelaku wanita kebaya merah tersebut? Simak ulasannya berikut ini.

Penyebab dan Gejala Kepribadian Ganda

Dilansir dari Mayo Clinic, kepribadian ganda atau dissociative identity disorder (DID) merupakan kondisi seseorang memiliki dua kepribadian atau lebih yang berbeda antara satu dengan lainnya. Identitas lain dalam kepribadian disebut sebagai alter ego.

Alter ego cenderung berbeda satu sama lain. Identitas tersebut dapat memiliki nama, usia, jenis kelamin dan sifat yang berbeda. Dilansir dari Cleveland Clinic, ada tanda-tanda kepribadian ganda antara lain:

  • kecemasan
  • delusi
  • depresi
  • disorientasi
  • hilang ingatan
  • memiliki pkiran untuk bunuh diri atau menyakiti diri sendiri

Hingga saat ini, penyebab kepribadian ganda masih belum diketahui secara pasti. Namun, dugaan paling kuat dari kepribadian ganda ini dipicu oleh trauma masa kecil seperti kecelakaan, pelecehan seksual, emosional, tindak kekerasan, maupun bencana alam. Faktor lingkungan juga bisa mendukung seorang anak dapat tumbuh dan memiliki kepribadian ganda.

Diagnosis Kepribadian Ganda

baca juga

Dokter akan melakukan pemeriksaan gejala dan riwayat kesehatan pasien penderita kepribadian ganda. Dokter bakal melakukan diagnosis berdasarkan kriteria DSM-5 (The Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders, 5th Edition), tes darah, pemindaian foto rontgen, CT scan, hingga MRI untuk mengetahui apakah penderita memiliki gejala lain maupun efek samping obat.

Pengobatan Kepribadian Ganda

Dokter akan melakukan pengobatan kepada penderita/pasien dengan kepribadian ganda dengan psikoterapi dan pemberian obat-obatan yang harus dikonsumsi seperti antidepresan, antipsikotik, penenang dan lain sebagainya.

Selain itu, dokter akan menganjurkan untuk menjalani hipnoterapi untuk mengendalikan perilaku yang tidak normal dan membuat psikoterapi berjalan lebih efektif.

Itulah informasi seputar penyebab kepribadian ganda seperti yang disebut-sebut terjadi pada pelaku kebaya merah beserta diagnosis dan cara pengobatannya. Semoga bermanfaat!

Kontributor : Muhammad Zuhdi Hidayat

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rudy Salam Meninggal Dunia Setelah 7 Tahun Depresi, Apakah Kepribadian Tertutup Memang Lebih Rentan?

Rudy Salam Meninggal Dunia Setelah 7 Tahun Depresi, Apakah Kepribadian Tertutup Memang Lebih Rentan?

Lifestyle | Jum'at, 18 November 2022 | 12:45 WIB

Tes Kepribadian: Gambar Anjing atau Botol? Ketahui Detail Perilaku Anda Sehari-hari

Tes Kepribadian: Gambar Anjing atau Botol? Ketahui Detail Perilaku Anda Sehari-hari

Selebtek | Kamis, 17 November 2022 | 17:25 WIB

Tes Kepribadian: Temukan Kepribadian Diri, Melalui Apa yang Diungkap Warna Bibir Tentang Anda

Tes Kepribadian: Temukan Kepribadian Diri, Melalui Apa yang Diungkap Warna Bibir Tentang Anda

Tasikmalaya | Kamis, 17 November 2022 | 14:24 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×