Munas Hipmi yang Dubuka Jokowi Berakhir Ricuh Hingga Adu Jotos, Kenapa Sih Orang Bisa Emosi Begitu?

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Selasa, 22 November 2022 | 12:39 WIB
Munas Hipmi yang Dubuka Jokowi Berakhir Ricuh Hingga Adu Jotos, Kenapa Sih Orang Bisa Emosi Begitu?
Tangkapan layar video anggota HIPMI adu jotos saat acara Munas di Kota Solo. [Instagram/@terang_media]

Suara.com - Kericuhan terekam saat acara munas Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) 2022 di Solo. Sejumlah peserta bahkan sampai adu jotos lantaran kesal.

Sebelumnya, Munas Hipmi yang berlangsung di Hotel Alila Solo itu dibuka langsung oleh Presiden Joko Widodo pada Senin (21/11/2022).

Kericuhan itu terekam dalam video yang beredar luas di berbagai platform pesan singkat. Dalam video berdurasi sekitar 55 detik itu, terlihat dua peserta terlibat kericuhan sampai saling adu jotos.

Bahkan sejumlah peserta mengambil benda di sekitarnya dan dilemparkan ke peserta lain. Video itu juga menunjukan keributan terjadi hingga ke panggung utama dalam ruangan acara.

"Turun semunya, turun!" teriak seseroang dalam video tersebut.

Sementara peserta lainnya berusaha melerai pertikaian itu. Selang beberapa saat terlihat pihak keamanan datang untuk menghentikan keributan yang terjadi. 

Marah memang menjadi bentuk ekspresi emosi saat merespon sesuatu hal yang negatif. Melansir Mayo Clinic, tubuh akan melepas hormon adrenalin saat respon marah keluar. 

Setelah itu, otot-otot tubuh ikut menegang, detak jantung meningkat, dan tekanan darah melonjak. Kondisi itu membuat bagian wajah atau telapak tangan terlihat jadi memerah.

Respons marah setiap orang bisa berbeda-beda. Namun, setiap perasaan marah bisa jadi masalah apabila tidak dikelola dengan cara yang sehat.

baca juga

Cara ekspresikan marah bisa dengan diam, menarik diri, atau mengabaikan biang kemarahan. Selain itu, berteriak, mengumpat, menggertak, bicara kasar, bahkan mengancam. Respon marah jug bisa sampai membuat seseorang memukul orang lain, melempar benda, merusak benda di sekitarnya atau juga menyakiti diri sendiri

Menurut Better Help, penyebab orang marah umumnya karena merasa diremehkan, diperlakukan tidak adil, disakiti, terancam, diserang, gagal mencapai tujuan, frustasi, tidak berdaya, atau pun putus asa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bikin Malu! Dibuka Presiden Jokowi, Peserta Munas Hipmi di Solo Malah Adu Jotos

Bikin Malu! Dibuka Presiden Jokowi, Peserta Munas Hipmi di Solo Malah Adu Jotos

Surakarta | Selasa, 22 November 2022 | 08:03 WIB

Puan Maharani Disambut Ganjar Pranowo dan Bertemu Gibran, bahas Politik Anies Baswedan ke Solo

Puan Maharani Disambut Ganjar Pranowo dan Bertemu Gibran, bahas Politik Anies Baswedan ke Solo

Serang | Senin, 21 November 2022 | 23:34 WIB

Buka Munas HIPMI, Presiden Jokowi Minta Jaga Kondusivitas dan Situasi Politik Tetap Adem, Jangan Panas

Buka Munas HIPMI, Presiden Jokowi Minta Jaga Kondusivitas dan Situasi Politik Tetap Adem, Jangan Panas

Surakarta | Senin, 21 November 2022 | 16:31 WIB

Terkini

Media Internasional: Kecelakaan Laut Sering Terjadi karena Lemahnya Standar Keselamatan di Indonesia

Media Internasional: Kecelakaan Laut Sering Terjadi karena Lemahnya Standar Keselamatan di Indonesia

News | Senin, 14 September 2026 | 14:13 WIB

Purbaya Kritik Kondisi Ekonomi era Jokowi, Dianggap Lebih Lambat Ketimbang SBY

Purbaya Kritik Kondisi Ekonomi era Jokowi, Dianggap Lebih Lambat Ketimbang SBY

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 14:13 WIB

Penjualan Kendaraan Elektrifikasi Toyota Meningkat, Veloz Hybrid Tuai Respon Positif

Penjualan Kendaraan Elektrifikasi Toyota Meningkat, Veloz Hybrid Tuai Respon Positif

Otomotif | Senin, 14 September 2026 | 14:12 WIB

Cara Menghilangkan Kutu Beras dengan Aman dan Mudah, Begini Langkah yang Tepat

Cara Menghilangkan Kutu Beras dengan Aman dan Mudah, Begini Langkah yang Tepat

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 14:10 WIB

Kalah dari Persita, Fabio Lefundes: Java United FC Masih Berproses

Kalah dari Persita, Fabio Lefundes: Java United FC Masih Berproses

Jawa Tengah | Senin, 14 September 2026 | 14:10 WIB

Pertamina Bawa Semangat Grand Prix of Indonesia 2026 ke Masyarakat

Pertamina Bawa Semangat Grand Prix of Indonesia 2026 ke Masyarakat

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 14:08 WIB

Rp31,1 Triliun Disiapkan, PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu Mulai 2027

Rp31,1 Triliun Disiapkan, PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu Mulai 2027

News | Senin, 14 September 2026 | 14:08 WIB

Membaca, Memahami, dan Merefleksi: Seni Menjaga Fokus di Tengah Serbuan Gawai

Membaca, Memahami, dan Merefleksi: Seni Menjaga Fokus di Tengah Serbuan Gawai

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 14:05 WIB

Mining Indonesia 2026, Castrol Bahas Keandalan Alat Berat Tambang

Mining Indonesia 2026, Castrol Bahas Keandalan Alat Berat Tambang

Foto | Senin, 14 September 2026 | 14:05 WIB

Kejagung Siap Ladeni Kasasi Ibrahim Arief di Kasus Chromebook

Kejagung Siap Ladeni Kasasi Ibrahim Arief di Kasus Chromebook

News | Senin, 14 September 2026 | 14:01 WIB

×