Suara.com - Kisah Norma Risma yang diselingkuhi mantan suaminya dengan ibu kandungnya sendiri hingga saat ini masih menjadi perhatian warganet. Beberapa warganet masih tidak menyangka kalau ibunda Norma Risma rela berzina dengan menantunya sendiri.
Bahkan, belum lama ini juga terungkap kalau sang ibu telah berhubungan dengan pria bernama Rozy Zay Hakiki itu sebelum Norma Risma menikah. Hal ini diungkapkan langsung oleh Norma Risma dalam podcast bersama Denny Sumargo beberapa waktu lalu.
"Sebelum menikah 2020 aku pernah mergoki lewat chat WhatsApp, bukan melihat secara langsung bahwa mereka pernah berhubungan badan," tutur Norma dalam podcast Denny Sumargo.
Cerita Norma Risma di podcast tersebut menuai banyak simpati warganet. Beberapa mengungkapkan rasa kesalnya kepada sang ibu yang tega mengkhianati anaknya sendiri dan berzina dengan menantunya.
Namun, di sisi lain beberapa justru mencibir aksi Norma Risma yang malah membuka aibnya sendiri di podcast tersebut. Sebagian warganet menuliskan kalau Norma Risma yang membuka aib sendiri hanya akan membuat malu. Selain itu, beberapa mengatakan, apa yang dilakukan Norma Risma itu salah dan bisa membuat dosa.
“Tutorial buka aib keluarga, gak ada untungnya yang ada malu seumur hidup se-Indonesia tau. Lebih baik tutupi aibmu, di luar sana banyak lelaki yang lebih baik, jadikan pelajaran,” komentar warganet di video tersebut.
“Ngapain aib keluarga diumbar ya,” tulis warganet lainnya.
“Dosa gak sih mengumbar aib keluarga, ibu, suami,” sahut warganet lainnya.
Menurut beberapa warganet, bercerita mengenai masalah hingga membongkar aib sendiri saat ini memang banyak dilakukan orang-orang. Namun, sebenarnya bagaimana hukum menceritakan aib keluarga atau orang lain dalam pandangan Islam?
Mengutip Muslim, Rasulullah SAW pernah berkata kalau orang yang menjaga aibnya, pasti akan dilindungi juga oleh Allah SWT. Namun, jika sebaliknya, Allah SWT juga akan membongkar aibnya kembali.
Hadis
Dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW pernah berkata:
“Wahai sekalian orang yang mengaku berislam dengan lisannya padahal iman itu belum masuk ke dalam hatinya. Janganlah kalian menyakiti kaum muslimin! Janganlah menjelekkan mereka! Jangan mencari-cari kekurangan mereka! Sebab, barangsiapa mencari-cari kekurangan saudaranya yang muslim, niscaya Allah akan mencari-cari kekurangannya. Barangsiapa yang Allah cari-cari kekurangannya, niscaya Allah akan membongkar aibnya dan mempermalukannya, walaupun dia berada di dalam rumahnya.” (HR. Tirmidzi no. 2032, Ibnu Hibban no. 5763, dari Ibnu Umar radhiyallaahu ‘anhuma).
Al Quran
Mengenai membongkar aib ini Allah SWT juga telah berfirman dalam Q.S Al Hujurat ayat 12 yang berbunyi.