Pola Asuh Keren Jennifer Bachdim, Berikan Rewards ke Anak Rp50 Ribu Sebulan Usai Lakukan Tugas, Apa Saja Manfaatnya?

Dinda Rachmawati

Kamis, 06 April 2023 | 21:15 WIB
Pola Asuh Keren Jennifer Bachdim, Berikan Rewards ke Anak Rp50 Ribu Sebulan Usai Lakukan Tugas, Apa Saja Manfaatnya?
Jennifer Bachdim dan Irfan Bachdim Urus Anak Tanpa Baby Sitter (Instagram)

Dilansir TinknStink, bagan rewards bekerja berdasarkan pemahaman dasar bahwa seorang anak akan diberi hadiah karena melakukan sesuatu yang tidak mereka sukai atau anggap sulit, seperti mengerjakan pekerjaan rumah, mencoba makanan baru, atau tidur tepat waktu. 

Bagan rewards adalah cara ampuh untuk: 

- Mendorong perilaku positif, seperti mengatakan tolong. 

- Mengecilkan perilaku menantang, seperti memukul. 

- Memberi penghargaan kepada anak Anda karena mempraktikkan keterampilan baru, seperti memainkan alat musik. 

Saat memberi penghargaan kepada anak-anak, akan sangat membantu jika mereka tahu persis apa yang diharapkan dari mereka. Penting juga bahwa setiap orang yang memberikan hadiah melakukannya dengan cara yang sama. Ada banyak hal yang bisa Anda puji dari seorang anak. Perilaku positif apa pun yang Anda ingin anak Anda ulangi.

Untuk melakukan hal tersebut, berikut yang bisa Anda perhatikan.

1. Pilih hadiah jangka pendek 

Ada baiknya memilih hadiah jangka pendek yang dapat sering Anda berikan jika anak Anda mendapatkannya, seperti naik sepeda sekeluarga, waktu berdua dengan ibu atau ayah, kesempatan untuk begadang sedikit lebih lama dari biasanya, menonton film malam, atau buku baru atau suguhan kecil. 

baca juga

2. Perhatikan baik-baik ketika anak Anda berperilaku baik 

Ini menjaga fokus pada mendorong perilaku yang baik. Misalnya, anak Anda mungkin memukul, dan Anda ingin mengubahnya. Anda dapat mencoba mencari waktu dalam sehari ketika anak Anda menjaga tangannya sendiri, dan berikan stiker kesukaannya dua kali lebih banyak untuk ditempel di bagan rewards. Mengakui bahwa Anda bangga pada mereka karena tetap tenang juga akan memberikan penguatan positif. 

3. Berikan rewards secara langsung setelah ia melakukan tugasnya 

Ketika anak langsung mendapat rewards setelah perilaku yang ingin Anda dorong, itu akan memperkuat perilaku ini. Demikian pula, beberapa pujian khusus yang mengingatkan anak mengapa mereka mendapatkan rewards.

Misalnya, 'Selamat menyikat gigi hari ini. Anda menghabiskan dua menit dan bahkan mencapai bagian belakang gigi Anda. Ini bintang untuk bagan Anda'. 

4. Bagaimana jika anak bosan dengan bagan rewards? 

Ini bisa terjadi jika Anda telah menggunakan bagan rewards untuk beberapa waktu. Ada beberapa hal yang dapat Anda coba dalam situasi ini: 

Tawarkan anak Anda pilihan hadiah untuk membelanjakan stikernya. Misalnya, 5 stiker = permainan dengan ibu atau waktu tambahan sebelum lampu padam, 10 stiker = jalan-jalan ke taman atau hadiah kecil. 

Tawarkan anak Anda pilihan perilaku yang baik. Misalnya, 'Apakah Anda ingin merapikan kamar atau menata meja?' Ini memberi anak Anda rasa kendali, yang bisa sangat memotivasi. 

Beri anak Anda banyak pujian untuk perilaku yang baik. Ini bisa termasuk pujian nonverbal. Misalnya, acungan jempol, senyuman, dan tos adalah cara ampuh untuk menunjukkan bahwa Anda terkesan dengan perilaku anak Anda. 

Kejutkan anak Anda dengan hadiah sesekali untuk perilaku yang baik. Misalnya, 'Terima kasih telah menyimpan mainan Anda di kotak yang tepat – ayo pergi ke taman untuk merayakannya'. 

5. Tetap positif 

Perilaku negatif akan terjadi, tidak ada yang bisa sempurna sepanjang waktu. Anak-anak terkadang tidak memiliki kemampuan untuk mengendalikan perilakunya, jadi cobalah untuk fokus pada hal yang baik.  

Sebaiknya lanjutkan jika anak Anda tidak mendapatkan bintang. Selain itu, jangan menghukum anak Anda dengan mengatakan, "Saya akan mengambil satu bintang" atau "Jika kamu terus melakukan itu, kamu tidak akan mendapatkan satu bintang pun!." 

Dorong anak Anda untuk terus mencoba. Jika mereka kadang-kadang melewatkan sasarannya, ingatkan mereka bahwa mereka selalu dapat mencoba lagi keesokan harinya. 

6. Melewati garis finish

Ketika anak Anda mencapai akhir bagan mereka dan telah bagus atau mempelajari keterampilan baru mereka, hadiah pertama mereka harus menjadi pujian dan kegembiraan Anda atas kemajuan yang telah mereka buat. Tunjukkan pada mereka betapa bangganya Anda atas apa yang telah mereka capai!  

Saat mereka siap, mereka dapat mengklaim hadiah utama mereka—apa pun yang benar-benar mereka inginkan saat Anda pertama kali memulai bagan. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sering Mengancam Anak Untuk Disiplin, Kenali 6 Dampak Negatifnya

Sering Mengancam Anak Untuk Disiplin, Kenali 6 Dampak Negatifnya

Your Say | Senin, 03 April 2023 | 16:25 WIB

Menakjubkan! Jennifer Bachdim Mendidik 4 Anaknya Tanpa Bantuan Babysitter

Menakjubkan! Jennifer Bachdim Mendidik 4 Anaknya Tanpa Bantuan Babysitter

Bandung | Minggu, 02 April 2023 | 10:46 WIB

Pola Asuh Moana Sering Dikritik Warganet, Ini Penjelasan Ria Ricis

Pola Asuh Moana Sering Dikritik Warganet, Ini Penjelasan Ria Ricis

Garut | Sabtu, 01 April 2023 | 15:30 WIB

Terkini

Proyek PSEL Kayumanis Terancam Cacat Hukum, DPRD Kota Bogor Ingatkan Pemkot Jangan Asal Tabrak Perda

Proyek PSEL Kayumanis Terancam Cacat Hukum, DPRD Kota Bogor Ingatkan Pemkot Jangan Asal Tabrak Perda

Bogor | Rabu, 15 Juli 2026 | 19:33 WIB

Pajak 0 Persen di PFII Akan Berlaku Setengah Abad

Pajak 0 Persen di PFII Akan Berlaku Setengah Abad

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 19:31 WIB

Pelatih Inggris Pernah Sebut Argentina 'Binatang' karena Main Kasar

Pelatih Inggris Pernah Sebut Argentina 'Binatang' karena Main Kasar

Bola | Rabu, 15 Juli 2026 | 19:30 WIB

Indonesia Datangkan Dokter Korsel Hong Jung Gi, Tingkatkan Level Penanganan Cedera Olahraga

Indonesia Datangkan Dokter Korsel Hong Jung Gi, Tingkatkan Level Penanganan Cedera Olahraga

Sport | Rabu, 15 Juli 2026 | 19:29 WIB

Cabut Perpres TNI Jaga Jaksa! Marzuki Darusman Yakin Kejagung Mampu Mandiri Usut Kasus Febrie

Cabut Perpres TNI Jaga Jaksa! Marzuki Darusman Yakin Kejagung Mampu Mandiri Usut Kasus Febrie

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 19:23 WIB

Eksklusif: Mutasi Pejabat di Kementerian PU Dipastikan Bukan Rumor

Eksklusif: Mutasi Pejabat di Kementerian PU Dipastikan Bukan Rumor

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 19:19 WIB

Kemenkeu Pastikan Klaim Program Baru Dana Hibah Menteri Keuangan Tidak Benar

Kemenkeu Pastikan Klaim Program Baru Dana Hibah Menteri Keuangan Tidak Benar

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 19:18 WIB

Kopdes Merah Putih Boleh Kelola Tambang hingga Sawit? Ini Penjelasan Menkop

Kopdes Merah Putih Boleh Kelola Tambang hingga Sawit? Ini Penjelasan Menkop

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 19:17 WIB

Sahroni Dukung Kuntadi Jadi Jampidsus Baru: Pilihan Jaksa Agung Pasti yang Terbaik

Sahroni Dukung Kuntadi Jadi Jampidsus Baru: Pilihan Jaksa Agung Pasti yang Terbaik

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 19:17 WIB

4 Sabun Cuci Muka untuk Kulit Berminyak, Berjerawat, dan Komedo dengan Review Pembeli

4 Sabun Cuci Muka untuk Kulit Berminyak, Berjerawat, dan Komedo dengan Review Pembeli

Lifestyle | Rabu, 15 Juli 2026 | 19:16 WIB

×