Jangan Asal Ambil, Ini Pentingnya Baca Label Kemasan Sebelum Beli Produk

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Selasa, 11 April 2023 | 11:55 WIB
Jangan Asal Ambil, Ini Pentingnya Baca Label Kemasan Sebelum Beli Produk
Ilustrasi membaca label kemasan. (Shutterstock)

Suara.com - Di banyak rumah tangga, ibu kerap menjadi penentu utama dalam menentukan asupan gizi untuk keluarganya. Untuk itu, sebenarnya sangat penting memastikan setiap ibu paham tentang sumber zat gizi yang tepat terutama bagi anak-anaknya yang masih dalam masa tumbuh kembang.

Menurut Corporate Nutritionist of Nestle Indonesia Eka Herdiana, ibu yang paham tentang sumber makanan bergizi  pada akhirnya bisa berkontribusi menciptakan anak yang berkualitas baik.

"Edukasi gizi kepada ibu bisa bantu kontribusi dalam ciptakan generasi yang baik. Kami berupaya memberikan produk sehat yang enak, karena biasanya makanan sehat identik tidak enak. Salah satunya kami selalu upayakan kualitas baik dengan fortifikasi atau tambahkan zat gizi ke produk kami," kata Eka dalam acara diskusi 'Semangat Kartini di Masa Kini' di kantor pusat Nestle Indonesia, Jakarta Selatan, Senin (10/4/2023). 

Ilustrasi diet dengan gizi seimbang, pola makan sehat, panduan makan dengan gizi seimbang. (Shutterstock)
Ilustrasi diet dengan gizi seimbang, pola makan sehat, panduan makan dengan gizi seimbang. (Shutterstock)

Meski produk kemasan kerap identik dengan stigma tercampur zat kimia, namun di sisi lain ada jaminan aman juga dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). 

Eka menekankan bahwa produk kemasan sebenarnya tidak hanya berisikan zat kimia. Sebab teknologi pangan pun saat ini sudah semakin canggih. Sehingga, penambahan zat gizi berkualitas bisa dilakukan lebih baik. 

"Mungkin ini stigma yang harus kita berikan edukasi kepada masyarakat luas.  Di masa saat ini teknologi makin maju, di mana sebenarnya produk kemasan itu bukan lagi isinya zat kimia. Tapi bagaimana kita bisa tahu apakah benar yang kita beli makanan asli atau tidak," tutur Eka.

Ia pun membagikan langkah-langkah yang bisa dilakukan ibu setiap kali memilih produk kemasan dengan zat gizi kualitas.

"Pertama kita harus baca label pada pangan. Ini sebenarnya hal yang mudah. Pertama kita lihat dulu labelnya, baca komposisi produk terbuat dari apa. Apalagi kalau produk sudah dapat izin Badan POM, itu sudah dipastikan apa yang mereka komunikasikan di kemasan, di labelnya, berarti sudah benar," tuturnya.

Label komposisi tersebut yang jadi pusat informasi tentang bahan-bahan pembuatan produk pangan kemasan tersebut, lanjut Eka. Ia mengungkapkan kalau urutan penulisan bahan pada label komposisi juga tidak asal. 

baca juga

Dari urutan pertama artinya menjadi bahan utama dan paling dominan, sehingga bahan yang ditulis terakhir bisa jadi berupa pelengkap.

"Misalnya kita beli susu, kita harus pastikan kalau bahan utamanya adalah susu. Bukan air, bukan gula atau pun lainnya," tuturnya.

"Hal-hal itu yang penting untuk diketahui. Supaya konsumen mau membaca label pangan dan pastikan konsumen dapat produk yang kualitasnya sesuai dengan yang dijanjikan oleh produsen," pungkas Eka.
 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nggak Perlu Galau Bunda, Ini Solusi untuk Anak yang Kurang Makan Sayur

Nggak Perlu Galau Bunda, Ini Solusi untuk Anak yang Kurang Makan Sayur

Lifestyle | Minggu, 09 April 2023 | 07:00 WIB

4 Manfaat Puasa yang Jarang Diketahui Orang Awam

4 Manfaat Puasa yang Jarang Diketahui Orang Awam

Health | Jum'at, 07 April 2023 | 12:00 WIB

Penuh Nutrisi, Ini Manfaat Menyantap Oat Untuk Sahur dan Berbuka

Penuh Nutrisi, Ini Manfaat Menyantap Oat Untuk Sahur dan Berbuka

Lifestyle | Kamis, 06 April 2023 | 22:05 WIB

Terkini

Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK

Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:52 WIB

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Jabar | Minggu, 20 September 2026 | 22:43 WIB

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:35 WIB

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Bola | Minggu, 20 September 2026 | 22:24 WIB

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:45 WIB

98 Resolution Network Kirim Ratusan Tenda dan Bantuan Pendidikan ke Lokasi Gempa NTT

98 Resolution Network Kirim Ratusan Tenda dan Bantuan Pendidikan ke Lokasi Gempa NTT

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:32 WIB

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:18 WIB

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Video | Minggu, 20 September 2026 | 21:01 WIB

5 Alasan Tarik Tunai di ATM Masih Terasa Merepotkan di Era Digital

5 Alasan Tarik Tunai di ATM Masih Terasa Merepotkan di Era Digital

Jabar | Minggu, 20 September 2026 | 20:58 WIB

×