Ramai Seruan Boikot Syahnaz Sadiqah dan Rendy Kjaernett, Cancel Culture Pengaruhnya Apa?

M. Reza Sulaiman, Fajar Ramadhan

Kamis, 29 Juni 2023 | 14:05 WIB
Ramai Seruan Boikot Syahnaz Sadiqah dan Rendy Kjaernett, Cancel Culture Pengaruhnya Apa?
Perjalanan Cinta Syahnaz Sadiqah dan Jeje Govinda (Instagram/@syahnazs)

Suara.com - Setelah perselingkuhannya dibongkar oleh Lady Nayoan, warganet justru meminta KPI untuk memboikot kehadiran Syahnaz Sadiqah dan Rendy Kjaernett untuk tampil di acara TV. Menurut sebagian warganet, tidak layak keduanya tampil di TV setelah perselingkuhan yang dilakukan.

Dalam tayangan Intens Investigasi yang diunggah kembali akun @lambegosiip, memperlihatkan warganet yang terus mendesak KPI untuk Syahnaz Sadiqah dan Rendy Kjaernet diboikot atau lakukan cancel culture. Kekinian, seruan boikot kerap disandingkan dengan cancel culture.

“Netizen desak KPI untuk boikot Syahnaz dan Rendy dari acara TV usai viral berita perselingkuhan mereka,” tulis akun @lambegosiip, Rabu (28/6/2023).

Sementara itu, permintaan boikot atau cancel culture ini menuai banyak pro dan kontra dari warganet lainnya. Beberapa menilai kalau Syahnaz Sadiqah dan Rendy Kjaernett memang harus diboikot.

Namun, sebagian lainnya membela karena hal tersebut dinilai terlalu berlebihan. Bahkan, ada yang membandingkan kasus Syahnaz Sadiqah dan Rendy Kjaernett dengan artis lainnya. Menurut warganet, sebagian artis yang berselingkuh tidak diboikot bahkan masih eksis hingga saat ini.

“Netizen lebay, yang lebih parah dari mereka banyak, nyatanya masih muncul di layar kaca, emang netizen dirugiin apa sama mereka, aneh lu,” komentar salah seorang warganet.

“Setuju sih diboikot untuk publik figur yang gak bisa kasih contoh baik yang baik seperti kekerasan, perselingkuhan dan obat-obatan terlarang karena bisa meluas. Sepertinya pemerintah harus bikin undang-undangnya,” komentar warganet lainnya.

“Sekalian atuh cancel culture buat yang selingkuh juga banyak,” tulis warganet lainnya.

Tindakan cancel culture sendiri merupakan aksi untuk memboikot seseorang yang dianggap bermasalah secara massal. Sementara itu, dengan adanya tindakan ini rupanya juga berdampak luas, tidak hanya bagi korban, tetapi pelaku dan orang yang melihat.

baca juga

Berikut beberapa dampak yang mungkin ditimbulkan jika cancel culture atau memboikot ini dilakukan, mengutip Alodokter.

Dampak bagi korban

Ketika korban diboikot, hal yang diharapkan adalah perubahan pada orang tersebut untuk tidak melakukan kesalahannya lagi. Namun, korban dari cancel culture ini juga bisa membuatnya alami masalah mental.

Hal ini karena korban merasa dibully dan terintimidasi dari orang lain. Mereka bisa merasa terkucilkan, terisolasi, bahkan kesepian. Tak menutup kemungkinan, korban pun akan lebih berisiko mengalami gangguan kecemasan, depresi, bahkan bunuh diri.

Dampak bagi pelaku

Mereka yang memboikot atau cancel culture terhadap orang lain juga terkena dampak dari tindakannya sendiri. Pasalnya, aksi tersebut bisa merasakan berbagai emosi negatif, seperti kesal, marah, bahkan frustasi. Bahkan, mereka juga menjadi egois dan sulit untuk memahami perasaan orang lain. Hal tersebut membuat pelaku jadi sulit memiliki empati kepada orang lain.

Dampak bagi mereka yang melihat

Mereka yang melihat tindakan boikot atau cancel culture ini bisa memengaruhi kondisi mentalnya. Hal ini karena mereka bisa menyebabkan seseorang diliputi ketakutan dan kekhawatiran bahwa dirinya bisa saja ditinggalkan oleh orang lain. Kondisi tersebut membuatnya sering merasa cemas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Syahnaz dan Suami Gak Ikut Kumpul Bareng Raffi Ahmad saat Rayakan Idul Adha: Akhirnya Sadar Diri

Syahnaz dan Suami Gak Ikut Kumpul Bareng Raffi Ahmad saat Rayakan Idul Adha: Akhirnya Sadar Diri

Rumpita | Kamis, 29 Juni 2023 | 13:18 WIB

Soal Syahnaz dan Rendy Boikot dari TV, Begini Kata KPI

Soal Syahnaz dan Rendy Boikot dari TV, Begini Kata KPI

Serang | Kamis, 29 Juni 2023 | 13:29 WIB

Syahnaz Sadiqah Selingkuh, Ibunda Jeje Govinda Disebut Inginkan Perceraian?

Syahnaz Sadiqah Selingkuh, Ibunda Jeje Govinda Disebut Inginkan Perceraian?

Sumedang | Kamis, 29 Juni 2023 | 13:20 WIB

Terkini

Kronologi Komplotan Curanmor Bersenpi di Gandus Terbongkar, Satu Ditangkap dan Dua Masih Buron

Kronologi Komplotan Curanmor Bersenpi di Gandus Terbongkar, Satu Ditangkap dan Dua Masih Buron

Sumsel | Senin, 27 Juli 2026 | 21:16 WIB

Kenapa John Herdman Tak Berada di Bench Timnas Indonesia? Disamakan dengan Luis Enrique

Kenapa John Herdman Tak Berada di Bench Timnas Indonesia? Disamakan dengan Luis Enrique

Bola | Senin, 27 Juli 2026 | 21:14 WIB

Napi Pekanbaru Kabur Dikejar ke Jakarta, Isu Iming-imingi Petugas Rp30 Juta Mencuat

Napi Pekanbaru Kabur Dikejar ke Jakarta, Isu Iming-imingi Petugas Rp30 Juta Mencuat

Riau | Senin, 27 Juli 2026 | 21:06 WIB

Profil Mitchell Baker Bomber Keturunan Semarang-Yogya Harapan Baru Timnas Indonesia

Profil Mitchell Baker Bomber Keturunan Semarang-Yogya Harapan Baru Timnas Indonesia

Bola | Senin, 27 Juli 2026 | 20:58 WIB

BGN Siapkan Sistem Digital, Orang Tua Bisa Pantau Menu MBG

BGN Siapkan Sistem Digital, Orang Tua Bisa Pantau Menu MBG

News | Senin, 27 Juli 2026 | 20:53 WIB

Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?

Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?

Sumsel | Senin, 27 Juli 2026 | 20:38 WIB

RUU Sisdiknas Dikritik, Wewenang Menteri Pilih Rektor Dinilai Ancam Demokrasi Kampus

RUU Sisdiknas Dikritik, Wewenang Menteri Pilih Rektor Dinilai Ancam Demokrasi Kampus

News | Senin, 27 Juli 2026 | 20:37 WIB

Review Voicemails for Isabelle: Sebuah Arti Ketulusan Cinta yang Sejati

Review Voicemails for Isabelle: Sebuah Arti Ketulusan Cinta yang Sejati

Your Say | Senin, 27 Juli 2026 | 20:30 WIB

Review Viva Peeling Serum, Harga Rp20 Ribuan tapi Ampuh Bikin Wajah Glowing?

Review Viva Peeling Serum, Harga Rp20 Ribuan tapi Ampuh Bikin Wajah Glowing?

Lifestyle | Senin, 27 Juli 2026 | 20:20 WIB

Dinamika atau Ancaman? Ini Kata Sekjen Golkar soal Kaesang Incar Kursi DPR di Jateng

Dinamika atau Ancaman? Ini Kata Sekjen Golkar soal Kaesang Incar Kursi DPR di Jateng

News | Senin, 27 Juli 2026 | 20:20 WIB

×