Apa Arti Kata Boti? Dikaitkan Dengan Suami Meylisa Zaara Yang Ketahuan Selingkuh dengan Pria

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Rabu, 12 Juli 2023 | 13:58 WIB
Apa Arti Kata Boti? Dikaitkan Dengan Suami Meylisa Zaara Yang Ketahuan Selingkuh dengan Pria
Ilustrasi LGBT. (Shutterstock)

Suara.com - Boti menjadi salah satu kata yang trending di Twitter beberapa hari belakangan. Banyak warganet di Twitter mengaitkan kata boti dengan suami selebgram Meylisa Zaara yang ketahuan selingkuh dengan pria lain.

Hubungan gelap itu dibongkar sendiri oleh Meylisa melalui akun Instagram pribadinya. Kabar itu pun langsung ramai jadi pembicaraan di media sosial. Seperti yang dibagikan oleh akun Twitter @jogmfs yang mengungkap kalau suami Meylisa Zaara berprofesi sebagai dokter kulit. 

"Ada lagi yang mempermainkan SAKRAL nya pernikahan, A teman manten laki² sekaligus saksi akad nikad ternyata selingkuhan si manten lelaki, info nya laki nya dokter kecantikan, si mbak nya selebgram," tulis akun tersebut dikutip Rabu (12/7/2023). 

Ilustrasi seksual (Elements Envato)
Ilustrasi seksual (Elements Envato)

Diunggah pula foto ketika Meylisa menikah. Dalam foto ditulis keterangan boti yang mengarah pada suami Meylisa dan tanda A pada sosok prua yang diduga selingkuhannya juga bertugas sebagai saksi pernikahan ketika itu.

"Buat kalian yang boti, kalau gak bisa keluar dari zona nyaman mu gak usah deketin apalagi nikahin cewek. Loe bukan hanua bohongin istri loe tapi ngancurin masa depan anak orang," demikian tulisan pada foto tersebut. 

Cuitan itu pun langsung viral dan telah dilihat lebih dari 5,7 juta kali. Sejumlah komentar netizen ada yang masih heran dengan istilah boti yang digunakan.

"Boti itu apa ya," tanya @nollxxxx.

Lantas, apa sebenarnya arti kata boti?

Kata tersebut memang termasuk bahasa gaul yang tidak ada dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Dari penelusuran suara, arti kata boti diambil dari kata bottom

baca juga

Bottom sendiri merujuk ke salah satu peran di dalam hubungan sejenis. Ia biasanya berpasangan dengan 'top'.  DIkutip dari bussines insider 'top' adalah seseorang yang lebih suka menjadi orang yang memegang kendali saat berhubungan seks

'Top' umumnya lebih memilih untuk mengambil peran yang lebih aktif dalam berhubungan seks dengan berperan sebagai orang yang melakukan penetrasi, memberikan oral seks, atau melakukan tindakan seksual lainnya. Bagi orang dengan penis, ini bisa berarti ingin menjadi orang yang melakukan penetrasi daripada menerima.

Bagi orang dengan vagina, itu bisa berarti lebih memilih untuk memberikan seks oral daripada menerima, menurut Autostraddle publikasi queer.

Karena seks queer dapat terlihat dalam berbagai cara, menjadi top tidak harus mengacu pada spesifikasi bagaimana seks dilakukan. Sebaliknya, ini mengacu pada dinamika kekuatan di mana satu orang memegang kendali dan orang lain memimpin.

Di dalam kategori "atas", ada subbagian yang mungkin merujuk pada hal-hal spesifik tentang bagaimana orang suka berhubungan seks.

Sebuah "top" mengacu pada seseorang yang hanya suka "memberi" saat berhubungan seks dan tidak menerima. Ini bisa berarti penetrasi, seks oral, atau tindakan lain dan berasal dari istilah "tukang batu" yang merupakan ekspresi gender maskulin yang umum di ruang lesbian pada tahun 1970-an, 80-an, dan 90-an, dan masih digunakan sampai sekarang oleh beberapa orang dalam komunitas tersebut. .

"Touch me nots" termasuk dalam "puncak batu" karena merujuk pada orang-orang aneh, seringkali orang transmaskulin atau lesbian, yang tidak suka disentuh saat berhubungan seks dalam keadaan apa pun dan sebaliknya hanya suka memberi.

Bottom adalah seseorang yang suka melepaskan kendali saat berhubungan seks. Bottom biasanya suka menerima saat berhubungan seks, baik itu oral seks, dipenetrasi saat berhubungan seks, atau tindakan seksual lainnya. Namun, seperti top, spesifikasi jenis kelamin tidak sepenting dinamika kekuatan.

Umumnya, bottom adalah orang yang melepaskan kendali saat berhubungan seks dan mengikuti jejak orang yang berada di atasnya. Namun bukan berarti bokong tidak bisa asertif dan aktif saat berhubungan seks.

"Power bottoms" mengacu pada bawahan yang mengarahkan atasan mereka persis bagaimana menyenangkan mereka saat berhubungan seks dan sangat vokal ketika mereka melakukan kesalahan. "Bratty bottoms" sama-sama vokal dan umumnya menggoda orang yang memakainya dengan cara yang merendahkan dan menyenangkan.

Sementara beberapa bottom mungkin sering terbuka untuk diberi topping, ada kategori bottomyang tidak pernah suka menjadi orang yang melakukan penetrasi atau memberikan seks oral.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Suami Selebgram Meylisa Zaara Diduga Selingkuh dengan Sesama Pria, Warganet: Gerak Geriknya Udah Keliatan

Suami Selebgram Meylisa Zaara Diduga Selingkuh dengan Sesama Pria, Warganet: Gerak Geriknya Udah Keliatan

Lifestyle | Rabu, 12 Juli 2023 | 07:43 WIB

Terkuak Lelaki Selingkuhan Suami Meylisa Zaara Ternyata Saksi di Pernikahan Sang Selebgram: Laknat Banget!

Terkuak Lelaki Selingkuhan Suami Meylisa Zaara Ternyata Saksi di Pernikahan Sang Selebgram: Laknat Banget!

Entertainment | Selasa, 11 Juli 2023 | 19:08 WIB

Pergoki Suami Selingkuh dengan Pria, Selebgram Meylisa Zaara Butuh Waktu untuk Bersuara

Pergoki Suami Selingkuh dengan Pria, Selebgram Meylisa Zaara Butuh Waktu untuk Bersuara

Entertainment | Selasa, 11 Juli 2023 | 19:44 WIB

Terkini

Kemenhut Bekukan Izin 26 Perusahaan Terkait Karhutla, Bisa Berujung Pidana

Kemenhut Bekukan Izin 26 Perusahaan Terkait Karhutla, Bisa Berujung Pidana

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:26 WIB

Batas Minimal Harga Saham Rp1 Diterapkan Akhir September

Batas Minimal Harga Saham Rp1 Diterapkan Akhir September

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 13:25 WIB

10 Dampak Pencemaran Air dan Tanah bagi Kehidupan Organisme

10 Dampak Pencemaran Air dan Tanah bagi Kehidupan Organisme

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 13:25 WIB

7 Cara Menata Area Teras dan Foyer Rumah sebagai Mulut Chi Penarik Keberuntungan

7 Cara Menata Area Teras dan Foyer Rumah sebagai Mulut Chi Penarik Keberuntungan

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 13:25 WIB

Menilik Sisi Rapuh Stray Kids Lewat Lagu Sorry, I Love You, Bikin Nyesek!

Menilik Sisi Rapuh Stray Kids Lewat Lagu Sorry, I Love You, Bikin Nyesek!

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 13:24 WIB

Datang Jadi Saksi, Pulang Masuk Bui: Pak Dur Ditahan Usai Cekcok dengan Anggota DPRD Malang

Datang Jadi Saksi, Pulang Masuk Bui: Pak Dur Ditahan Usai Cekcok dengan Anggota DPRD Malang

Malang | Rabu, 16 September 2026 | 13:22 WIB

Perang Arab Saudi vs Houthi, Jet F-15 Ditembak Jatuh Pakai Rudal Buatan Lokal di Marib

Perang Arab Saudi vs Houthi, Jet F-15 Ditembak Jatuh Pakai Rudal Buatan Lokal di Marib

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:21 WIB

Antrean Panjang di SPBU Akibat Perubahan Pola Konsumsi, Bahlil Siapkan Aturan sebagai Solusi

Antrean Panjang di SPBU Akibat Perubahan Pola Konsumsi, Bahlil Siapkan Aturan sebagai Solusi

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 13:20 WIB

Tak Disangka, 3 Anak Kurir SPX Express Lanjut Kuliah di Kampus Bergengsi

Tak Disangka, 3 Anak Kurir SPX Express Lanjut Kuliah di Kampus Bergengsi

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:20 WIB

Ketum Parpol Koalisi Pemerintah Sudah Bahas RUU Pemilu, Gerindra Tegaskan Sepakat Threshold 5 Persen

Ketum Parpol Koalisi Pemerintah Sudah Bahas RUU Pemilu, Gerindra Tegaskan Sepakat Threshold 5 Persen

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:18 WIB

×