Mengenal BPUPKI: Sejarah Serta Perannya Dalam Kemerdekaan Indonesia

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Rabu, 02 Agustus 2023 | 13:15 WIB
Mengenal BPUPKI: Sejarah Serta Perannya Dalam Kemerdekaan Indonesia
Sejarah Pembentukan BPUPKI - Sidang Resmi Pertama "Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia atau BPUPKI (Arsip Nasional Republik Indonesia/Wikimedia Commons)

Suara.com - Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) adalah sebuah entitas yang memiliki makna mendalam dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia menuju kemerdekaan.

Dibentuk oleh pemerintah Jepang pada 29 April 1945 selama masa penjajahan, BPUPKI memiliki peran penting dalam perjalanan panjang menuju kedaulatan Indonesia. Berikut ini ringkasan mengenai sejarha pembentukan BPUPKI hingga perannya bagi kemerdekaan Indonesia seperti dilansir dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Sejarah Terbentuknya BPUPKI

Dalam situasi perang yang semakin meruncing pada masa itu, Pemerintah Jepang merasa perlu untuk mendapatkan dukungan dan simpati dari bangsa Indonesia. Oleh karena itu, pada tanggal 29 April 1945, mereka membentuk Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI).

Soekarno mengemukakan Pancasila saat Sidang Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI). (Kemendikbud.go.id)
Soekarno mengemukakan Pancasila saat Sidang Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI). (Kemendikbud.go.id)

Tujuannya adalah untuk memberikan janji akan membantu dalam mewujudkan kemerdekaan Indonesia, dalam upaya untuk meraih dukungan dan kerjasama dari rakyat Indonesia.

BPUPKI memiliki 70 anggota, terdiri dari 62 orang Indonesia dan 8 orang Jepang yang hanya berfungsi sebagai pengamat. Meskipun demikian, keberadaan BPUPKI menjadi tonggak penting dalam upaya merumuskan dasar-dasar untuk negara Indonesia yang merdeka.

Sidang Pertama BPUPKI: Menyusun Dasar Negara

Sidang pertama BPUPKI dimulai pada tanggal 29 Mei 1945 di gedung Chuo Sangi In, Jalan Pejambon, Jakarta. Sidang ini membahas perumusan dasar negara Indonesia yang akan menjadi landasan bagi negara merdeka yang diinginkan. Banyak tokoh terkemuka seperti Mohammad Yamin, Soepomo, dan Soekarno memberikan pandangan mereka mengenai bentuk dan nilai-nilai dasar negara.

Dalam proses perumusan ini, Pancasila muncul sebagai nama yang dipilih untuk menjadi dasar negara. Pada tanggal 1 Juni 1945, Pancasila secara resmi diakui sebagai dasar negara Indonesia.

Panitia Delapan, yang terdiri dari tokoh-tokoh seperti Soekarno, Hatta, dan Mohammad Yamin, ditugaskan untuk menampung dan mengidentifikasi berbagai pandangan dan usulan mengenai dasar negara.

Panitia Sembilan: Penjembatan Perbedaan

Meskipun Pancasila telah dipilih sebagai dasar negara, terdapat perbedaan pendapat di antara golongan mengenai aspek keagamaan dalam dasar negara. Ini mengakibatkan pembentukan Panitia Sembilan yang dipimpin oleh Ir. Soekarno dan Mohammad Hatta. Panitia ini bertugas untuk menengahi dan merumuskan rumusan dasar negara yang dapat diterima oleh semua pihak.

Pada tanggal 22 Juni 1945, Panitia Sembilan menghasilkan rumusan dasar negara yang terkenal dengan Piagam Jakarta. Piagam ini berisi nilai-nilai penting seperti Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya, kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan Indonesia, kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan, dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Sidang Kedua BPUPKI: Membentuk Rancangan Undang-Undang Dasar

Sidang kedua BPUPKI pada Juli 1945 membahas aspek-aspek penting lainnya seperti bentuk negara, wilayah, kewarganegaraan, dan ekonomi. Panitia Perancang Undang-Undang Dasar dibentuk untuk merumuskan rancangan UUD 1945. Hasil kerja panitia ini kemudian disahkan pada tanggal 14 Juli 1945 oleh sidang BPUPKI.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Inilah Isi dari Piagam Jakarta dan Sejarah di Baliknya

Inilah Isi dari Piagam Jakarta dan Sejarah di Baliknya

News | Senin, 31 Juli 2023 | 15:10 WIB

Sejarah Perumusan Pancasila Sebagai Dasar Negara, Ditetapkan Pada 18 Agustus 1945

Sejarah Perumusan Pancasila Sebagai Dasar Negara, Ditetapkan Pada 18 Agustus 1945

News | Kamis, 18 Agustus 2022 | 16:23 WIB

Daftar Anggota Panitia Sembilan, Pencetus Lahirnya Piagam Jakarta

Daftar Anggota Panitia Sembilan, Pencetus Lahirnya Piagam Jakarta

News | Rabu, 10 Agustus 2022 | 21:27 WIB

Terkini

Kenalan sama Godzilla El Nino, Fenomena Iklim Dampaknya Sampai Indonesia?

Kenalan sama Godzilla El Nino, Fenomena Iklim Dampaknya Sampai Indonesia?

Lifestyle | Selasa, 31 Maret 2026 | 19:10 WIB

7 Skincare Bengkoang untuk Mencerahkan Wajah, Kulit Glowing Mulai Rp6 Ribuan

7 Skincare Bengkoang untuk Mencerahkan Wajah, Kulit Glowing Mulai Rp6 Ribuan

Lifestyle | Selasa, 31 Maret 2026 | 19:05 WIB

Bolehkah Retinol dan Niacinamide Dipakai Bersamaan? Ini Panduannya

Bolehkah Retinol dan Niacinamide Dipakai Bersamaan? Ini Panduannya

Lifestyle | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:58 WIB

Bikin SKCK Bayar Berapa? Cek Biaya Resmi Terbaru dan Syarat Lengkapnya di Sini!

Bikin SKCK Bayar Berapa? Cek Biaya Resmi Terbaru dan Syarat Lengkapnya di Sini!

Lifestyle | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:16 WIB

5 Risiko Melahirkan di Usia 40-an seperti Annisa Pohan, Ada Tantangan Fisik dan Mental

5 Risiko Melahirkan di Usia 40-an seperti Annisa Pohan, Ada Tantangan Fisik dan Mental

Lifestyle | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:01 WIB

Cara Seru Nikmati Kebersamaan Usai Lebaran: Pilih Sampai Nikmati Daging Durian Super Tebal di PIK

Cara Seru Nikmati Kebersamaan Usai Lebaran: Pilih Sampai Nikmati Daging Durian Super Tebal di PIK

Lifestyle | Selasa, 31 Maret 2026 | 17:08 WIB

Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi

Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi

Lifestyle | Selasa, 31 Maret 2026 | 16:16 WIB

Apakah Kapal Tanker Indonesia Boleh Melewati Selat Hormuz? Cek Info Terkini

Apakah Kapal Tanker Indonesia Boleh Melewati Selat Hormuz? Cek Info Terkini

Lifestyle | Selasa, 31 Maret 2026 | 16:01 WIB

Apakah Tarif Listrik PLN Naik? Heboh Gonjang Ganjing Kenaikan Harga Imbas Krisis BBM Global

Apakah Tarif Listrik PLN Naik? Heboh Gonjang Ganjing Kenaikan Harga Imbas Krisis BBM Global

Lifestyle | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:57 WIB

Label Dapat Didaur Ulang Starbucks Dipertanyakan, Pakar Ungkap Realitas Sebenarnya

Label Dapat Didaur Ulang Starbucks Dipertanyakan, Pakar Ungkap Realitas Sebenarnya

Lifestyle | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:30 WIB