Bolehkah Naikkan Gaya Hidup Usai UMP Naik? Pakar Keuangan Sarankan Bayar Utang Dulu

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Jum'at, 24 November 2023 | 10:55 WIB
Bolehkah Naikkan Gaya Hidup Usai UMP Naik? Pakar Keuangan Sarankan Bayar Utang Dulu
Ilustrasi menabung (pexels/Karolina Grabowska)

Suara.com - Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta ditetapkan naik 3,3 persen menjadi Rp 5,06 juta. Menyikapi kenaikan gaji tersebut, sebaiknya jangan buru-buru menaikan gaya hidup juga. Pakar keuangan Prita Ghozie mengingatkan, langkah pertama dalam memanfaatkan kenaikan gaji tersebut dengan membayarkan utang yang masih ada. 

"Jadi menyikapi adanya kenaikan gaji, baik itu dalam bentuk UMP maupun lainnya, itu harus bijaksana. Pertama kita lihat dulu saat ini masih memiliki pinjaman yang belum terbayar atau tidak. Karena kalau memang kita masih memiliki pinjaman yang belum terbayar, maka sebaiknya itu dibayarkan terlebih dahulu," saran Prita, ditemui usai acara ZAP Finance di Jakarta, Jumat (24/11/2023).

Sisa uang yang telah dipakai untuk bayar utang selanjutnya perlu ditentukan anggarannya sesuai kebutuhan. Anggaran tersebut, kata Prita, berguna untuk permudah plot keuangan selanjutnya. Juga melihat alur pengeluaran uang yang dipakai.

ilustrasi menabung. (freepik.com/freepik)
ilustrasi menabung. (freepik.com/freepik)

"Pos pengeluaran ini akan kita bagi menjadi tiga, yaitu kewajiban dan kebutuhan ini semua masuknya adalah ke dalam pos living. Lalu ada lagi yang namanya keinginan yang masuknya kenpos playing. Terakhir jangan lupa ada namanya pos saving," tuturnya.

Di sisi lain, kenaikan UMP sebenarnya bertujuan untuk mengejar terjadinya inflasi atau kenaikan harga bahan pokok. Menurut Prita, nominal UMP hitungannya memang selalu tepat sesuai dengan biaya hidup di setiap daerah. Tetapi, terkadang yang membuat gaji UMP terasa kurang, katanya, akibat tanggungan berlebih yang harus dihadapi satu orang.

"Misal yang kerja satu orang UMP, tapu tanggungannya lima orang, ya gak akan cukup," ujarnya.

Itu sebabnya, membuat anggaran penghasilan jadi sangat perlu dilakukan. Prita menyebut kalau membuat anggaran sebenarnya menjadi jantung dari pengolahan keuangan. Sebab dengan begitu juga seseorang bisa menentukan secara bijak gaya hidup yang bisa dia lakukan.

"Sehingga untuk semua teman-teman dan juga masyarakat yang mengalami kenaikan penghasilan, tolong jangan gegabah untuk langsung menaikkan gaya hidup. Ingat lunasi dulu utang-utangnya, pastikan anggaran untuk kebutuhan dan juga savingnya terpenuhi, baru kemudian naikan gaya hidup anda," pungkasnya. 

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Survei: Komunitas Pendukung Dirasa Penting Bagi Banyak Orang Untuk Mendukung Gaya Hidup Sehat

Survei: Komunitas Pendukung Dirasa Penting Bagi Banyak Orang Untuk Mendukung Gaya Hidup Sehat

Lifestyle | Rabu, 22 November 2023 | 22:15 WIB

Daftar Lengkap Kenaikan UMP 2024 di Indonesia, Jakarta Tertinggi

Daftar Lengkap Kenaikan UMP 2024 di Indonesia, Jakarta Tertinggi

Lifestyle | Rabu, 22 November 2023 | 13:46 WIB

Minta Heru Budi Naikkan UMP Jadi Rp 5,6 Juta, Massa Buruh Geruduk Balai Kota DKI

Minta Heru Budi Naikkan UMP Jadi Rp 5,6 Juta, Massa Buruh Geruduk Balai Kota DKI

News | Senin, 20 November 2023 | 18:11 WIB

Terkini

Perbedaan Shio Kelinci Kayu, Api, Tanah, Logam, dan Air: Bagaimana Karakternya?

Perbedaan Shio Kelinci Kayu, Api, Tanah, Logam, dan Air: Bagaimana Karakternya?

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 19:05 WIB

Heboh Napi Bisa Pakai HP, Lapas Ujungtanjung Angkat Bicara

Heboh Napi Bisa Pakai HP, Lapas Ujungtanjung Angkat Bicara

Riau | Selasa, 29 September 2026 | 19:02 WIB

Review Serial American Classic: Kisah Kehidupan Teater Kecil yang Unik

Review Serial American Classic: Kisah Kehidupan Teater Kecil yang Unik

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 19:00 WIB

Cerita Inspiratif: Desa Sungai Rasau Bangun Kemandirian dari Potensi Alam

Cerita Inspiratif: Desa Sungai Rasau Bangun Kemandirian dari Potensi Alam

Video | Selasa, 29 September 2026 | 19:00 WIB

Kevin Diks 'Baper' Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Kevin Diks 'Baper' Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Video | Selasa, 29 September 2026 | 19:00 WIB

ASII, BBCA dan BUMI Sudah Bisa Jadi Amunisi Short Selling

ASII, BBCA dan BUMI Sudah Bisa Jadi Amunisi Short Selling

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 18:59 WIB

Penuh Ambisi! BoyNextDoor Siap Raih Masa Depan Cerah di Lagu Animal

Penuh Ambisi! BoyNextDoor Siap Raih Masa Depan Cerah di Lagu Animal

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 18:56 WIB

Banpres Karhutla Rp100 Miliar Sudah Turun, Apa yang Sudah Berubah di Sumsel?

Banpres Karhutla Rp100 Miliar Sudah Turun, Apa yang Sudah Berubah di Sumsel?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 18:56 WIB

Kades di Bogor Ditangkap, Polisi Bongkar Modus Jual Tanah 4 Hektare Pakai Pemilik Jadi-jadian

Kades di Bogor Ditangkap, Polisi Bongkar Modus Jual Tanah 4 Hektare Pakai Pemilik Jadi-jadian

Bogor | Selasa, 29 September 2026 | 18:49 WIB

Perkiraan Gaji Yoseph Jhon Ferry, Kasi Binadik Lapas Cibinong yang Dinonaktifkan

Perkiraan Gaji Yoseph Jhon Ferry, Kasi Binadik Lapas Cibinong yang Dinonaktifkan

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 18:46 WIB

×