Belajar Dari Nikita Willy, Dokter Sebut Keguguran Bukan Karena Salah Perempuan

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Selasa, 20 Februari 2024 | 17:35 WIB
Belajar Dari Nikita Willy, Dokter Sebut Keguguran Bukan Karena Salah Perempuan
Nikita Willy. (Suara.com/Fajar Ramadhan)

Suara.com - Nikita Willy rupanya sempat alami kabar duka dengan keguguran anak kedua ketika janinnya baru berusia 7 minggu. Kejadian itu terjadi pada bulan lalu dan baru terungkap ke publik ketika istri Indra Priawan itu curhat lewat Instagram story akun pribadinya. 

Di tengah kesedihannya kehilangan calon bayi, Nikita menyebut kalau suaminya yang selalu menjadi pilar yang kekuatan dirinya.

"Indra telah menjadi pilar kekuatanku, menopangku di saat aku merasa bersalah dan hancur," tulis Nikita. 

Indra menghibur sang istri dengan menunjukkan hadits yang menyebut keutamaan bagi ibu yang baru saja mengalami keguguran, yaitu surga. Selain itu, Indra juga mengingatkan Nikita untuk tidak perlu merasa bersalah atas kehilangan calon anak kedua mereka. 

Dilihat dari kacamata medis, keguguran memang tidak mutlak menjadi kesalahan seorang ibu. Dokter spesialis kandungan dr. Novan Satya Pamungkas, Sp.OG., mengatakan bahwa penyebab utama dari terjadinya keguguran sebenarnya sering kali tidak bisa dijelaskan. 

"Penyebab pertama dari keguguran nomor satu itu sebenarnya unexplained, tidak bisa dijelaskan," kata dokter Novan dalam acara diskusi media Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI) di Jakarta, Selasa (20/2/2024). 

Nikita Willy bicara soal me time saat jadi orangtua. (Fajar/Suara.com)
Nikita Willy bicara soal me time saat jadi orangtua. (Fajar/Suara.com)

Penyebab kedua terbanyak, lanjutnya, biasanya karena adanya kelainan genetik. Kondisi itu tidak hanya dipengaruhi dari kesehatan istri, tetapi juga suaminya. Sebab, kehamilan itu sendiri merupakan hasil campuran dari sel telur perempuan dan sperma laki-laki yang akan menjadi cikal-bakal terbentuknya genetik janin. 

"Ada kromosom lain yang kelainannya lebih fatal jadi bisa sebabkan awal keguguran. Terkadang sulit membuktikan keguguran itu karena kelainan genetik. Karena lab untuk pemeriksaannya terbatas, kalaupun ada pasti sangat mahal. Dan ketiga sulit lakukan pemeriksaan karena kadang ada kesulitan teknis," jelasnya. 

Sedangkan faktor ibu kelelahan, menurut dokter Novan, tidak tepat dijadikan penyeban janin keguguran. Karena, sekalipun perempuan sibuk bekerja, tidak berarti janin bisa keguguran karena sang ibu kelelahan. 

baca juga

"Sebenarnya tidak (ibu kelelahan sebabkam keguguran). Gak seperti itu, karena kalau diteliti lebih dalam, penyebabnya bisa entah hormon kurang baik atau memang ada kelainan pada gen," kata dokter Novan. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Indra Priawan Beri Dukungan kepada Nikita Willy Setelah Keguguran, Ini Tips Jadi Suami Idaman!

Indra Priawan Beri Dukungan kepada Nikita Willy Setelah Keguguran, Ini Tips Jadi Suami Idaman!

Lifestyle | Selasa, 20 Februari 2024 | 16:32 WIB

Nikita Willy Dicurigai Permak Hidung, Wajahnya Disebut Mirip Kim Kardashian

Nikita Willy Dicurigai Permak Hidung, Wajahnya Disebut Mirip Kim Kardashian

Entertainment | Selasa, 20 Februari 2024 | 12:46 WIB

Bukan Cari Simpati, Ini Alasan Nikita Willy Bagikan Pengalaman Alami Keguguran Calon Anak ke-2

Bukan Cari Simpati, Ini Alasan Nikita Willy Bagikan Pengalaman Alami Keguguran Calon Anak ke-2

Lifestyle | Selasa, 20 Februari 2024 | 11:36 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×