Belajar Dari Kasus Perundungan Geng Anak Vincent Rompies, Ini Tips Untuk Orang Terdekat Bantu Korban Bullying

M. Reza Sulaiman, Fajar Ramadhan

Kamis, 22 Februari 2024 | 15:47 WIB
Belajar Dari Kasus Perundungan Geng Anak Vincent Rompies, Ini Tips Untuk Orang Terdekat Bantu Korban Bullying
Ilustrasi bullying (pexels.com/Mikhail Nilov)

Suara.com - Aksi bullying yang dilakukan anak Vincent Rompies dan teman-temannya hingga kini masih menjadi sorotan. Pasalnya, tindakan yang dilakukan oleh geng bernama Geng Tai membuat korban mengalami berbagai luka parah.

Berdasarkan keterangan sang teman, Arin Febriana, dampak bullying itu membuat kondisi korban cukup parah. Korban alami luka bakar hingga bengkak akibat bullying yang dilakukan oleh geng anak Vincent Rompies tersebut.

"Lengan sebelah kiri korban dibakar sama anggota GT, di belakang pundak banyak banget sundutan rokok. Mukanya itu rada bengkak dan lehernya itu benar-benar sakit karena dicekik berkali-kali," kata Arin Febriana di kanal YouTube CumiCumi, Rabu (21/2/2024).

Ilustrasi bullying (hercampus.com/HerCampus)
Ilustrasi bullying (hercampus.com/HerCampus)

Tak hanya luka fisik, adanya tindakan bullying ini juga berpotensi membuat korban alami trauma. Oleh sebab itu, penting adanya pendampingan dan dukungan dari orang-orang terdekat terhadap korban yang alami bullying. Namun, apa yang bisa dilakukan orang terdekat jika ada seseorang yang alami bullying?

Psikolog Klinis & Co-Founder Ohana Space, Veronica Adesla, M.Psi. menjelaskan, ketika seseorang alami bullying, banyak hal yang bisa dilakukan oleh orang terdekat, baik orang tua maupun teman-temannya. Berikut penjelasannya

Orang tua

Veronica menjelaskan, untuk orang tua memiliki peranan penting ketika anaknya menjadi korban bullying. Pasalnya, mereka bisa mengalami trauma berat sehingga depresi dan tidak mau berinteraksi dengan orang lain.

Dalam hal ini, orang tua dapat memberikan dukungan sosial untuk meningkatkan kemampuan anak dalam menghadapi suatu masalah. Orang tua harus bisa lebih intens memberikan perhatian kepada anaknya. Itu adalah bentuk dukungan yang menunjukkan kalau anaknya dipedulikan.

“Keluarga perlu untuk memberikan dukungan dan juga perhatian yang lebih intens kepada anak korban bullying. Dukungan orangtua merupakan sistem dukungan sosial yang terpenting di masa remaja dibandingkan dengan sistem dukungan sosial lainnya,” jelas Veronica saat dihubungi Suara.com, Selasa (20/2/2024).

baca juga

Tak hanya itu, jika timbul gejala trauma yang mengganggu aktivitas anak orang tua harus lebih peka. Cobalah ajak anak untuk bisa bertemu profesional untuk mendapatkan konseling lebih lanjut terkait masalahnya.

Sementara untuk orang tuanya bisa selalu mendengarkan apa yang dirasakan oleh anak. Selalu ada buat anak saat dibutuhkan juga menjadi bentuk pendampingan agar mereka tidak merasa sendiri.

“Dukungan yang dapat diberikan orang tua antara lain adalah dalam bentuk mendengarkan aktif (active listening), memberikan perasaan tenang dan aman untuk anak (namun bukan berlebihan) dengan bersikap peka dan menemani ataupun mendampinginya ketika dibutuhkan, termasuk juga dalam memberikan sentuhan dan kata-kata yang menenangkan ketika dibutuhkan, bahwa ia tidak sendirian dan bahwa mereka (orangtua) akan selalu ada untuk mendampinginya,” jelas Veronica.

Teman

Dukungan lain juga bisa dilakukan oleh teman. Ketika seseorang alami bullying, teman dapat menjadi sosok yang memberikan dukungan untuknya. Hal ini dapat dilakukan dengan menghabiskan waktu bersama dan memberikan kata-kata positif. Dukungan dari teman ini juga menjadi alasan korban bullying untuk bisa bangkit kembali.

“Teman sebaya berperan penting karena anak remaja umumnya di masa ini mereka lebih banyak menghabiskan waktu dengan teman-temannya dibandingkan dengan keluarganya. Empati dan juga kata-kata positif dari teman dapat menjadi sumber kekuatan, dan dorongan semangat dukungan untuk bangkit kembali bagi korban bullying,” jelas Veronica.

Seorang teman dapat menjadi teman mencurahkan keluh kesah yang dialami. Di sisi lain, teman juga bisa mendorong korban untuk melakukan konsultasi pada profesional. Dengan adanya teman, korban jadi lebih berani.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lee Na Eun Akan Muncul dalam Drama 'Crash' Usai Kontroversi

Lee Na Eun Akan Muncul dalam Drama 'Crash' Usai Kontroversi

Your Say | Kamis, 22 Februari 2024 | 13:00 WIB

Anak Jadi Pelaku Bully, Curhatan Vincent Rompies Viral: Saya Bukan Ayah yang Baik

Anak Jadi Pelaku Bully, Curhatan Vincent Rompies Viral: Saya Bukan Ayah yang Baik

Entertainment | Kamis, 22 Februari 2024 | 10:21 WIB

Kasus Bullying di Binus School Serpong: Pengamat Nilai Semakin Meningkat Setelah Masa Pandemi

Kasus Bullying di Binus School Serpong: Pengamat Nilai Semakin Meningkat Setelah Masa Pandemi

Video | Kamis, 22 Februari 2024 | 13:10 WIB

Terkini

Kisah di Balik Reshuffle Purbaya: Ditelepon Mensesneg Saat Rapat, Tak Kembali ke Ruang Sidang

Kisah di Balik Reshuffle Purbaya: Ditelepon Mensesneg Saat Rapat, Tak Kembali ke Ruang Sidang

News | Selasa, 15 September 2026 | 06:11 WIB

Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Foto | Selasa, 15 September 2026 | 06:00 WIB

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

×