Perjalanan Karier Prabowo di TNI: Dulu Diberhentikan, Kini Diberi Pangkat Jenderal Kehormatan

Agatha Vidya Nariswari

Rabu, 28 Februari 2024 | 15:08 WIB
Perjalanan Karier Prabowo di TNI: Dulu Diberhentikan, Kini Diberi Pangkat Jenderal Kehormatan
Presiden Joko Widodo (kiri) menyematkan pangkat Jenderal TNI Kehormatan kepada Menteri Pertahanan Prabowo Subianto (kanan) dalam Rapat Pimpinan (Rapim) TNI dan Polri Tahun 2024 di Mabes TNI, Jakarta, Rabu (28/2/2024). [ANTARA FOTO/Bayu Pratama S].

Suara.com - Karier Prabowo Subianto kala mengabdi sebagai perwira TNI tak pernah luput dari pasang surut.  Pria yang kini menjabat sebagai Menteri Pertahanan RI tersebut mendapat pangkat Jenderal TNI Kehormatan yang diberikan langsung oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (28/2/2024).

Lantas, seperti apa pengabdian Prabowo kala masih aktif sebagai perwira? Mengapa ia bisa sampai dipecat dari TNI?

Mari ulas kilas balik karier Prabowo Subianto di TNI.

Lulus Akmil dan melalang buana di TNI

Karier Prabowo Subianto di TNI bermula kala ia menempuh pendidikan di Akabri (sekarang bernama Akademi Tentara Nasional Indonesia atau Akmil). Prabowo merupakan salah satu lulusan Akabri angkatan 1974.

Usai menamatkan pendidikan, Prabowo bangga dengan pangkatnya sebagai Letnan Dua TNI Angkatan Darat (TNI AD) dan sontak melalang buana menjabat berbagai jabatan bergengsi.

Prabowo di usianya yang relatif muda, yakni 36 tahun sudah mendapat amanah besar. Ia kala itu menjabat sebagai wakil komandan Batalion Infanteri Lintas Udara 328 Kostrad.

Dua tahun setelahnya, Prabowo diangkat menjadi Komandan Batalion Infanteri Lintas Udara 328 Kostrad dengan pangkat Mayor.

Prabowo menunjukkan kiprahnya di Kostrad hingga menyandang Kepala Staf Brigade Infanteri Lintas Udara 17/Kujang I/Kostrad sebelum digandeng oleh Komando Pasukan Khusus (Kopassus).

baca juga

Sempat rasakan medan perang saat berkiprah di Kopassus

Prabowo di Kopassus menunjukkan beragam prestasi hingga akhirnya menjabat sebagai komandan Grup 3/Sandhi Yudha.

Dengan baret merah di kepalanya, Prabowo merasakan kelamnya kondisi di medan perang. Ia pernah diterjunkan di operasi penyelamatan penumpang Garuda DC-9 Woyla di Bangkok pada 1981 yang kala itu dibajak oleh teroris.

Prabowo juga turun langsung di operasi Lorentz 95 untuk menyelamatkan para peneliti dari pasukan Organisasi Papua Merdeka (OPM).

Setelah beberapa tahun di Kopassus, Prabowo akhirnya kembali ke Kostrad dan sempat menikmati puncak kariernya sebagai Panglima Kostrad.

Pernah diberhentikan dari TNI

Sayangnya, karier Prabowo yang mentereng tersebut tak bertahan lama. Adapun terjadi demonstrasi besar-besaran di tahun 1998 yang menuntut mundurnya Presiden Soeharto yang menjabat kala itu.

Dalam demonstrasi tersebut, terjadi kerusuhan demonstran dan penculikan beberapa aktivis yang dilayangkan ke sosok Prabowo.

Prabowo sempat dimutasi sebagai Komandan Sekolah Staf dan Komando ABRI di Bandung buntut kejadian itu.

Namun, sosok Wiranto yang kala itu menjabat sebagai Menteri Pertahanan sekaligus Panglima Angkatan Bersenjata RI mengumumkan bahwa Prabowo diberhentikan oleh Dewan Kehormatan Perwira (DKP).

Kini diberi pangkat Jenderal Kehormatan

Prabowo akhirnya harus menanggalkan jabatan menterengnya di TNI. Akhirnya, Prabowo hidup sebagai warga sipil biasa hingga akhirnya terjun ke bisnis dan berpolitik.

Terlepas dari karier Prabowo yang sempat berhenti, Prabowo akhirnya kembali berjaya dan diberi amanah oleh Presiden Jokowi untuk menjabat sebagai Menteri Pertahanan RI.

Prabowo juga kini mendapat pangkat Jenderal TNI Kehormatan sebagai penghargaan atas jasa dan prestasinya, sebagaimana yang tertuang dalam Keppres Nomor 13/TNI/Tahun 2024 tanggal 21 Februari 2024 tentang Penganugerahan Pangkat Secara Istimewa berupa Jenderal TNI Kehormatan.

Kontributor : Armand Ilham

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Subianto Dapat Pangkat Jenderal Kehormatan, Ini Pahlawan Nasional yang Juga Pernah Mendapat Bintang Empat

Prabowo Subianto Dapat Pangkat Jenderal Kehormatan, Ini Pahlawan Nasional yang Juga Pernah Mendapat Bintang Empat

Lifestyle | Rabu, 28 Februari 2024 | 15:03 WIB

Reaksi Guru Besar Lihat Prabowo Terima Pangkat Jenderal Kehormatan: Melecehkan Sejarah!

Reaksi Guru Besar Lihat Prabowo Terima Pangkat Jenderal Kehormatan: Melecehkan Sejarah!

News | Rabu, 28 Februari 2024 | 15:02 WIB

Fahri Hamzah Beri Selamat Prabowo Berpangkat Bintang 4, Malah Dirujak Warganet

Fahri Hamzah Beri Selamat Prabowo Berpangkat Bintang 4, Malah Dirujak Warganet

News | Rabu, 28 Februari 2024 | 14:53 WIB

Profil Agus Subiyanto, Sosok yang Kasih Ide Jokowi Agar Prabowo Diberi Gelar Jenderal Bintang 4

Profil Agus Subiyanto, Sosok yang Kasih Ide Jokowi Agar Prabowo Diberi Gelar Jenderal Bintang 4

Lifestyle | Rabu, 28 Februari 2024 | 14:45 WIB

Jokowi Naikkan Pangkat Prabowo Jadi Jenderal Bintang 4, Hasto: Bertentangan Dengan Fakta-fakta Awal Reformasi!

Jokowi Naikkan Pangkat Prabowo Jadi Jenderal Bintang 4, Hasto: Bertentangan Dengan Fakta-fakta Awal Reformasi!

News | Rabu, 28 Februari 2024 | 14:33 WIB

Terkini

Penumpang MRT Dievakuasi Massal, Gerbong Berasap di Stasiun Bukit Gombak

Penumpang MRT Dievakuasi Massal, Gerbong Berasap di Stasiun Bukit Gombak

News | Selasa, 15 September 2026 | 15:52 WIB

Kini Bela SC Heerenveen, Mees Hilgers Kecewa Gagal Gabung ke Juara 2X Liga Champions

Kini Bela SC Heerenveen, Mees Hilgers Kecewa Gagal Gabung ke Juara 2X Liga Champions

Bola | Selasa, 15 September 2026 | 15:52 WIB

Warga 9 Kelurahan Jakbar dan Jakut Siap-Siap, Pasokan Air Bersih Terganggu hingga Besok

Warga 9 Kelurahan Jakbar dan Jakut Siap-Siap, Pasokan Air Bersih Terganggu hingga Besok

News | Selasa, 15 September 2026 | 15:51 WIB

Purbaya Dicopot, DPRD DIY Tantang Menkeu Baru Batalkan Seluruh Pemangkasan Anggaran Daerah

Purbaya Dicopot, DPRD DIY Tantang Menkeu Baru Batalkan Seluruh Pemangkasan Anggaran Daerah

Jogja | Selasa, 15 September 2026 | 15:51 WIB

Buat Kaget! Hoshi SEVENTEEN Alami Cedera Lutut saat Ikuti Wajib Militer

Buat Kaget! Hoshi SEVENTEEN Alami Cedera Lutut saat Ikuti Wajib Militer

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 15:50 WIB

MBG Ikut Dongkrak Harga Pangan, Pedagang Pasar Mulai Tertekan

MBG Ikut Dongkrak Harga Pangan, Pedagang Pasar Mulai Tertekan

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 15:49 WIB

Hakim Kabulkan Praperadilan Roy Suryo, Menkeu Kena Perintah Bayar Ganti Rugi

Hakim Kabulkan Praperadilan Roy Suryo, Menkeu Kena Perintah Bayar Ganti Rugi

News | Selasa, 15 September 2026 | 15:45 WIB

Suahasil Gantikan Purbaya, DPR: Gaya 'Koboi' Kini Berganti Sosok Pendiam yang Bekerja

Suahasil Gantikan Purbaya, DPR: Gaya 'Koboi' Kini Berganti Sosok Pendiam yang Bekerja

News | Selasa, 15 September 2026 | 15:44 WIB

Modernisasi Keselamatan Kelautan: Dari Analisis Pascatragedi Menuju Pencegahan Dini Berbasis AI

Modernisasi Keselamatan Kelautan: Dari Analisis Pascatragedi Menuju Pencegahan Dini Berbasis AI

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 15:41 WIB

Era Mobil Bensin Terancam Usai: Mobil Pembakaran Internal Perlahan Sirna di China

Era Mobil Bensin Terancam Usai: Mobil Pembakaran Internal Perlahan Sirna di China

Otomotif | Selasa, 15 September 2026 | 15:40 WIB

×