Viral Ajaran Cak Nun yang Membekas: Dari 'Slilit Sang Kiai', Sampai Doa Jangan To The Point

Ruth Meliana, Dita Alvinasari

Kamis, 11 April 2024 | 11:01 WIB
Viral Ajaran Cak Nun yang Membekas: Dari 'Slilit Sang Kiai', Sampai Doa Jangan To The Point
Cak Nun dan Nomo Koeswoyo. [Caknun.com]

Suara.com - Muhammad Ainun Nadjib alias Cak Nun merupakan salah satu tokoh agama, penyair, sekaligus budayawan terkenal di Tanah Air. Tak heran apabila ajarannya membekas bagi banyak orang.

Mengutip dari unggahan akun X @/hasyimmah pada Kamis (11/4/2024), ajaran dari Cak Nun yang dinilai begitu membekas adalah pembelajaran tentang bagaimana cara berdoa kepada Allah SWT.

Cak Nun mengatakan apabila umat Islam perlu memberikan puji-pujian dahulu sebelum berdoa ataupun meminta sesuatu kepada Allah SWT. Hal ini seperti yang tercermin dalam surat Al-Fatihah.

"Menurut Cak Nun, saat kita berdoa atau meminta sesuatu ke Allah, itu jangan ujug-ujug atau langsung to the point. Buka dulu dengan pujian-pujian ke 'pihak' yang kita minta," tulisnya.

"Begitulah ajaran Al Fatihah. Di surat itu, kita ditunjukkan bahwa untuk meminta sesuatu, kita diajarkan untuk memuji-muji dulu,"

"Dari 7 ayat Al Fatihah, kita baru benar-benar 'meminta' itu di ayat ke-6. Sebelumnya kita puji-puji dulu Tuhan. Itulah pelajaran pertama yang saya selalu ingat dari Cak Nun," tambahnya.

Cak Nun bahas WS Rendra. [YouTube CakNun.com]
Cak Nun bahas WS Rendra. [YouTube CakNun.com]

Cak Nun mengatakan jika hal tersebut juga harus dilakukan dalam hablum minannas atau ketika umat Islam  berhubungan dengan sesama manusia.

Umat Islam tidak boleh hanya berfokus dengan kebutuhan dan kepentingan sendiri, melainkan juga harus memikirkan kepentingan pihak lain.

"Cak Nun juga menjelaskan bahwa hal tersebut bukan hanya ketika berdoa, melainkan ketika berhubungan sesama manusia. Jangan hanya fokus pada kebutuhan kita saja, kita harus memikirkan yang lain juga," terang akun X @/hasyimmah.

baca juga

"Jangan hanya fokus pada kepentingan kita saja, kita juga memikirkan kepentingan pihak lain. Itulah pelajaran pertama yang saya dapat dari Cak Nun. Simpel. Tapi pelajaran itu tak akan pernah saya lupakan," tambahnya.

Ajaran kedua yang dinilai begitu membekas yaitu terkait dengan dosa-dosa kecil yang sering kali diremehkan oleh umat Islam. Ajaran ini ada dalam buku yang dirilis oleh Cak Nun berjudul Slilit Sang Kiai.

"Cak Nun menyampaikan (kurang lebih) bahwa kita bisa mendapatkan masalah dari dosa kecil yang kita remehkan, terutama pada dosa yang merugikan orang lain," terangnya.

"Meski kecil, dosa kepada orang lain bisa saja tak termaafkan jika orang itu tak mau memaafkan. Bahkan jika yang melakukan dosa itu di level seorang Kiai," imbuhnya.

Pendakwah kondang kelahiran 27 Mei 1953 itu menjelaskan apabila umat Islam harus berhati-hati dalam bertindak agar tak menyakiti dan bahkan mengambil hak orang lain.

"Maka dari itu kita harus hati-hati. Jangan sampai kita mengambil hak atau menyakiti orang lain. Yang kecil saja bisa menghalangi kita dari surga, apalagi yang besar," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prediksi Cak Nun Beras Mahal Dan Menteri Keuangan Mundur Viral, Bakal Terbukti?

Prediksi Cak Nun Beras Mahal Dan Menteri Keuangan Mundur Viral, Bakal Terbukti?

News | Kamis, 29 Februari 2024 | 15:30 WIB

Tokoh Agama Yakin Masyarakat Bisa Jaga Kedamaian Usai Pemilu, Asalkan...

Tokoh Agama Yakin Masyarakat Bisa Jaga Kedamaian Usai Pemilu, Asalkan...

News | Sabtu, 24 Februari 2024 | 04:25 WIB

Sempat Menghina, Denny Siregar Akhirnya Akui 'Kebenaran' Cak Nun soal Pemimpin Firaun

Sempat Menghina, Denny Siregar Akhirnya Akui 'Kebenaran' Cak Nun soal Pemimpin Firaun

News | Minggu, 18 Februari 2024 | 15:15 WIB

Denny Siregar Minta Maaf ke Cak Nun soal Sindiran Pemimpin Firaun: Saya Dulu Buta

Denny Siregar Minta Maaf ke Cak Nun soal Sindiran Pemimpin Firaun: Saya Dulu Buta

News | Minggu, 18 Februari 2024 | 09:39 WIB

Soal Keamanan Daerah, Ganjar Pranowo Ingin Libatkan Tokoh Agama dan Masyarakat

Soal Keamanan Daerah, Ganjar Pranowo Ingin Libatkan Tokoh Agama dan Masyarakat

Kotak Suara | Minggu, 07 Januari 2024 | 20:28 WIB

Diungkap Noe Letto, Cak Nun Belum Sadarkan Diri

Diungkap Noe Letto, Cak Nun Belum Sadarkan Diri

Entertainment | Selasa, 18 Juli 2023 | 16:55 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×