Pendidikan Habib Bahar, Ngaku Berani Oposisi Jika Suatu Saat Anies Jadi Presiden

Rabu, 24 April 2024 | 13:48 WIB
Pendidikan Habib Bahar, Ngaku Berani Oposisi Jika Suatu Saat Anies Jadi Presiden
Habib Bahar bin Smith (tengah) memberikan keterangan kepada media saat tiba di Polda Jabar untuk menjalani pemeriksaan di Bandung, Jawa Barat, Senin (3/1/2022). Tim Gabungan Polda Jabar memeriksa Bahar Smith terkait dengan kasus dugaan ujaran kebencian dalam isi sebuah ceramah yang dilakukan di Bandung. [ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi]

Suara.com - Dukungan Habib Bahar bin Smith kepada paslon 01 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar diakuinya hanya sampai di hari pemilu saja. Ia mengaku akan selalu melawan pihak manapun yang menzalimi rakyat, sekalipun orang tersebut adalah Anies Baswedan.

Dalam video di Youtube-nya @SayyidBaharbinSumaithOfficial, Habib Bahar mengaku akan melawan Anies Baswedan jika ia terpilih menjadi presiden dan melakukan kezaliman.

"Anies saja kalau dia jadi Presiden, terus nantinya melakukan kezaliman dengan mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang menyengsarakan rakyat, ana (saya) lawan," ungkap Bahar dalam pernyataannya di video tersebut pada Selasa (23/4/2024) kemarin.

Keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) untuk menolak semua tuntutan para paslon pun menjadi perhatian Habib Bahar. Keputusan ini pun diterima dengan lapang dada oleh Bahar.

"MK sudah memutuskan tadi bahwasanya yang menang, pemenang Pilpres adalah 02 atau Prabowo," lanjut Bahar dalam video tersebut.

Meskipun Anies gagal menang dalam pilpres dan Prabowo akan segera ditetapkan sebagai presiden terpilih, Bahar sendiri mengaku akan tetap menantau hasil dan kinerja Prabowo. Baginya, siapapun yang menang harus berpihak ke rakyat.

"Siapapun jadi presiden perjuangan akan terus kita lanjutkan. Mau itu Anies, Prabowo, Ganjar, buat saya nggak ngaruh. Siapapun presidennya, Bahar akan tetap di pihak oposisi yang selalu ada di pihak rakyat. Kita sama samamelawan kebijakan-kebijakan pemerintah yang menyengsarakan merugikan rakyat," ungkap Bahar.

Habib Bahar sendiri sudah mendeklarasikan dukungannya terhadap Anies Baswedan sejak awal tahun 2024 lalu. Kini, ia pun mengaku akan berada di pihak oposisi pemerintah sebagai fungsi kontrol.

Lalu, apa sebenarnya latar belakang pendidikan Habib Bahar? Simak inilah selengkapnya.

Baca Juga: Sebanding Harta Kekayaan Anies Baswedan, Reaksi Hotman Paris saat Keaslian Cincin Mewahnya Dipertanyakan

Pendidikan Habib Bahar

Habib Bahar bin Smith merupakan salah satu pendakwah yang berasal dari Manado, Sulawesi Utara. Sejak kecil, Bahar sendiri sudah menjalani pendidikan di Pondok Pesantren Darullughah Wadda'wah Bangil, Pasuruan, Jawa Timur. 

Ia pun mendirikan Paguyuban bernama Pondok Pesantren Tajul Alawiyyin di Bogor, Jawa Barat. Ia juga mendirikan Majelis Pembela Rasulullah di Tangerang Selatan.

Bahar sendiri diketahui tidak menjalani pendidikan tinggi di bidang agama. Habib Bahar sendiri dikenal sebagai orang dekat dari mantan pimpinan Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab.

Kontributor : Dea Nabila

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI