KBRI Doha Imbau Penggemar di Qatar Tak Merangsek Masuk ke Hotel Tempat Timnas Indonesia Menginap: Beri Mereka Istirahat

Dinda Rachmawati

Rabu, 01 Mei 2024 | 15:09 WIB
KBRI Doha Imbau Penggemar di Qatar Tak Merangsek Masuk ke Hotel Tempat Timnas Indonesia Menginap: Beri Mereka Istirahat
Skuad Timnas Indonesia U-23. (pssi.org)

Suara.com - Timnas Indonesia U-23 masih harus menjalani pertandingan penting melawan Irak pada Kamis 2 Mei 2024 demi bisa mendapatkan tiket Olimpiade Paris 2024. 

Hal inilah yang membuat KBRI Doha, melalui Pelaksana Fungsi Penerangan dan Sosial Budaya Ali Murtado memberi peringatan tertulis pada penggemar dan diaspora Indonesia di Qatar agar tetap menjaga privasi dan kenyamanan para pemain.

Pasalnya, sejak Indonesia masuk semifinal Piala Asia U-23, tak sedikit dari penggemar yang merangsek masuk ke hotel tempat skuad Garuda menginap. Mereka bahkan secara bergerombol berada di lorong-lorong kamar hingga mengetuk pintu kamar pemain.

Pertandingan antara Timnas Indonesia U-23 melawan Uzbekistan (pssi.org)
Pertandingan antara Timnas Indonesia U-23 melawan Uzbekistan (pssi.org)

"Saya juga mendapat laporan ada anggota masyarakat yang sampai mengetuk pintu kamar pemain atau bergerombol di lorong kamar pemain ini. Tindakan ini sudah sangat berlebihan," tulis pesan yang ditulis pihak KBRI Doha yang beredar di TikTok.

Terlebih menurut mereka, pengamanan Piala Asia U-23 tidak seketat Piala Asia senior. Meski begitu, hal tersebut tak bisa dijadikan alasan suporter bisa bebas merangsek sampai ke area privasi. 

Apalagi, banyak konten media sosial menunjukkan para pemain yang kelelahan masih saja diserbu diserbu pendukung mengajak foto bersama maupun meminta tanda tangan pemain.

Pihak KBRI pun meminta pengertian dari seluruh WNI di Qatar untuk memberikan waktu yang cukup kepada para pemain untuk beristirahat.

"Sekali lagi mohon berikan waktu mereka istirahat yang cukup, jangan ganggu privasi mereka, apalagi sampai harus menyentuh fisik tanpa persetujuan," ujarnya.

Ia juga mengatakan pihaknya menghargai euforia yang dirasakan Warga Negara Indonesia (WNI) yang menyaksikan langsung perjuangan Timnas Indonesia selama berkompetisi di Qatar.

baca juga

Namun, mulai hari ini sampai dengan 2 Mei 2024 mendatang, kata dia, jangan ada lagi permintaan tanda tangan atau foto bergerombol di Westin Hotel (tempat menginap tim Garuda Muda) yang dapat mengganggu kenyamanan pemain.

"Pertandingan (Indonesia lawan Irak) tanggal 2 Mei nanti sama pentingnya dengan pertandingan final bagi timnas," ujarnya.

Murtado menambahkan, Rizki Ridho dan kawan-kawan dipersiapkan untuk menjalani sesi pertandingan yang panjang, sehingga para suporter perlu terus mendukung dengan menghindari hal-hal yang dapat mengganggu fokus mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gestur dan Gaya Bicara Shin Tae-yong Kayak Keturunan Madura, Pengamat Politik: Lekas Naturalisasi

Gestur dan Gaya Bicara Shin Tae-yong Kayak Keturunan Madura, Pengamat Politik: Lekas Naturalisasi

Lifestyle | Rabu, 01 Mei 2024 | 14:18 WIB

Resmi Menjadi WNI, Ini Harapan Maarten Paes Untuk Timnas Indonesia

Resmi Menjadi WNI, Ini Harapan Maarten Paes Untuk Timnas Indonesia

Your Say | Rabu, 01 Mei 2024 | 13:59 WIB

Jika FIFA Manut Arsene Wenger, Gol Muhammad Ferrari ke Gawang Uzbekistan akan Sah

Jika FIFA Manut Arsene Wenger, Gol Muhammad Ferrari ke Gawang Uzbekistan akan Sah

Bola | Rabu, 01 Mei 2024 | 14:00 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×