Hitung-hitungan Rakyat Gaji UMR Kalau Mau Beli Rumah Menteri di IKN: Nabungnya Bisa Ratusan Tahun

Farah Nabilla, Fita Nofiana

Rabu, 08 Mei 2024 | 14:54 WIB
Hitung-hitungan Rakyat Gaji UMR Kalau Mau Beli Rumah Menteri di IKN: Nabungnya Bisa Ratusan Tahun
Penampakan rumah menteri di IKN Nusantara dalam bentuk maket. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Momen Menteri PUPR Basuki Hadimuljono atau sering dipanggil Pak Bas memamerkan rumah barunya di Ibu Kota Nusantara (IKN) mengundang berbagai respons publik.

Rumah dengan luas 900 meter persegi itu sudah rampung dikerjakan dan siap dihuni.

Pada video yang diunggah akun X @adarwis, Pak Bas tampak memperlihatkan isi rumah baru itu. Rumah tersebut terdiri dari dua lantai dengan empat kamar.

Rumah dengan dominan cat warna abu-abu tua itu juga dilengkapi dengan ruang rapat serta halaman yang cukup luas.

Diketahui, rumah 36 menteri di IKN memakan biaya Rp 519,06 miliar. Maka pembangunan per unit rumah menteri di IKN menelan biaya sekitar Rp14 miliar lebih.

Rumah menteri di IKN bertabur marmer dan kristal. [Instagram @merindink]
Rumah menteri di IKN bertabur marmer dan kristal. [Instagram @merindink]

Penampakan dan kemahalan menuai berbagai komentar, salah satunya dari akun X @andikamalreza. Akun tersebut bahkan mencoba hitung-hitungan berapa lama orang biasa bisa punya rumah seperti para menteri di IKN.

"Kok pada nyinyir rumah menteri ya? Dari data, rata-rata gaji lulusan S1 di Indonesia itu kisaran Rp4,5 jt. Misal ngekost 1 juta per bulan, makan 1 juta per bulan, 500k buat lain-lain, maka kita bisa menabung 2 jt/bulan," tulis akun tersebut.

"Jika menabung 2jt bulan, cuma butuh waktu 583 tahun kok buat beli rumah 14 M ini," imbuhnya.

Pernyataan @andikamalreza sontak mengundang berbagai reaksi dari warganet.

baca juga

"Satu generasi kurang lebih 25-30 tahun. 583 tahun dibagi 30 tahun per generasi berarti sampai 20 generasi. Masya Allah, investasi untuk 20 keturunan," komentar warganet.

"Coba bang kerjanya di Jakarta jangan jadi katak dalam tempurung bisa sampe 6-9 juta misal buat sehari-sehari habis 3 juta masih punya 5 juta untuk di tabung lebih efisien 50 persen jadi 234 tahun," tulis warganet di kolom komentar.

"Emang pada rese ini netizen, padahal hanya butuh 5,8 abad saja ga sampai 100 abad, buat beli rumah seharga 14M," timpal lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Soroti Wacana Pembentukan 40 Pos Kementerian, Mahfud MD Nilai Hanya akan Perbanyak Sumber Korupsi

Soroti Wacana Pembentukan 40 Pos Kementerian, Mahfud MD Nilai Hanya akan Perbanyak Sumber Korupsi

News | Rabu, 08 Mei 2024 | 13:58 WIB

Kemewahannya Dikritik, Begini Beda Fasilitas Rumah Dinas Menteri di IKN Vs Jakarta

Kemewahannya Dikritik, Begini Beda Fasilitas Rumah Dinas Menteri di IKN Vs Jakarta

Lifestyle | Rabu, 08 Mei 2024 | 13:51 WIB

Sederhana Tapi Rakyat Marah, Pak Bas Unboxing Rumah Menteri di IKN, Publik: Begini Rasanya Bahagiain Pejabat

Sederhana Tapi Rakyat Marah, Pak Bas Unboxing Rumah Menteri di IKN, Publik: Begini Rasanya Bahagiain Pejabat

Lifestyle | Rabu, 08 Mei 2024 | 13:24 WIB

Terkini

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Health | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:54 WIB

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat,  Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:50 WIB

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Bola | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:42 WIB

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:34 WIB

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:31 WIB

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:07 WIB

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:38 WIB

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Jatim | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:30 WIB

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Sumbar | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:24 WIB

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Lampung | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:19 WIB

×