Cegah Pernikahan Dini Lewat Program Edukasi "Tunda Dulu"

Ririn Indriani

Rabu, 12 Juni 2024 | 14:00 WIB
Cegah Pernikahan Dini Lewat Program Edukasi "Tunda Dulu"
Mahasiswa LSPR Institut Jakarta, menggelar program edukasi bertajuk “Tunda Dulu” untuk para siswa SMP Negeri 244 Jakarta Utara dan Warga Kampung Rawa Malang, Rabu (12/6/2024). (Foto: Dok. LSPR Jakarta)

Suara.com - Dilatarbelakangi oleh keprihatinan masih banyaknya pernikahan dini di Indonesia, Mahasiswa LSPR Institut Jakarta, menggelar program edukasi bertajuk “Tunda Dulu” bekerjasama dengan SMP Negeri 244 Jakarta Utara.

Program edukasi tersebut merupakan kegiatan sosialisasi dan edukasi mengenai isu-isu sosial yang membahas seputar pernikahan dini, nilai-nilai kesetaraan gender, serta pentingnya merencanakan cita-cita untuk masa depan.

Di program "Tunda Dulu", mahasiswa Public Relations & Digital Communications kelas PRDC25-3SP juga memberikan buku komik yang bertemakan pernikahan dini, kelas pembinaan karir berupa kelas memasak dan kelas bisnis untuk siswa SMPN 244 serta warga Rawa Malang.

"Di sini kami tidak hanya memberikan pemahaman mengenai dampak pernikahan dini, tetapi juga menginspirasi untuk merencanakan masa depan yang lebih baik sebelum mengambil langkah besar seperti menikah dini," ujar Ketua Pelaksana program Tunda Dulu, Keyshia Hianusa di Jakarta, Rabu (12/6/2024).

Tak hanya itu, di program edukasi tersebut ditayangkan pula Video Dokumenter bertema “Terikat dalam Usia Muda: Menggali Realitas Pernikahan Dini”.

Video dokumenter tersebut berisikan realita dan wawancara dari pasangan pernikahan dini, orang tua, perangkat desa, serta sudut pandang profesional yang ditujukan untuk mengangkat isu pernikahan dini dengan cara kreatif dan edukatif.

“Kami tidak hanya menciptakan kesadaran akan bahaya pernikahan dini, tetapi juga membangun pondasi untuk sebuah masyarakat yang lebih setara dan berkelanjutan. Mari bersama-sama berkontribusi dalam menciptakan perubahan positif yang berkelanjutan," jelas dosen Community Development LSPR Institute of Communication and Business, Maylaffayza Wiguna.

Hal senada dikemukakan pula oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan dan Kehumasan SMPN 244 Jakarta, Wiwin Supriyaningsih, S.Pd.

Ia mengatakan kerjasama Program Tunda Dulu merupakan langkah yang menginspirasi untuk memperkuat kesadaran akan isu pernikahan dini di kalangan remaja.

baca juga

"Dengan melibatkan siswa/i, orang tua, dan masyarakat, kami yakin dapat menciptakan dampak positif yang berkelanjutan,” imbuh Wiwin.

Sementara itu Psikolog Klinis Anak & Remaja, Farraas Afiefah mengatakan dengan mendukung Program Tunda Dulu, tidak hanya memperkuat kesadaran akan dampak pernikahan dini, tetapi juga membuka pintu bagi generasi muda untuk meraih masa depan yang lebih cerah dan terencana.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Angka Pernikahan Dini di Indonesia Tinggi, Ini Dampak Negatif Bagi Anak

Angka Pernikahan Dini di Indonesia Tinggi, Ini Dampak Negatif Bagi Anak

Lifestyle | Jum'at, 08 Desember 2023 | 14:13 WIB

Dokter Boyke Minta Artis dan Tokoh Agama untuk Menyerukan Bahaya Pernikahan Dini, Emang Dampaknya Apa?

Dokter Boyke Minta Artis dan Tokoh Agama untuk Menyerukan Bahaya Pernikahan Dini, Emang Dampaknya Apa?

Health | Minggu, 02 April 2023 | 09:45 WIB

3 Dampak Pernikahan Dini bagi Kesehatan Mental Remaja, Jangan Diabaikan!

3 Dampak Pernikahan Dini bagi Kesehatan Mental Remaja, Jangan Diabaikan!

Your Say | Jum'at, 09 Desember 2022 | 07:41 WIB

Terkini

Gus Lilur Sebut Dugaan Aliran Rp 480 Miliar ke Muktamar NU, Sebut Nama Nusron Wahid

Gus Lilur Sebut Dugaan Aliran Rp 480 Miliar ke Muktamar NU, Sebut Nama Nusron Wahid

News | Selasa, 22 September 2026 | 17:33 WIB

Setelah MBG, Prabowo Disebut Ingin Program Sepatu untuk Siswa Miskin

Setelah MBG, Prabowo Disebut Ingin Program Sepatu untuk Siswa Miskin

News | Selasa, 22 September 2026 | 17:33 WIB

Bea Cukai Gagalkan Impor Garam, Beras, & Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp 27 Miliar

Bea Cukai Gagalkan Impor Garam, Beras, & Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp 27 Miliar

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 17:33 WIB

Sinopsis Doctor X: Dokter Jenius Melawan Mafia Rumah Sakit, Rilis 9 Oktober

Sinopsis Doctor X: Dokter Jenius Melawan Mafia Rumah Sakit, Rilis 9 Oktober

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 17:30 WIB

Detik-Detik Evakuasi Sopir Truk yang Terjepit Usai Kecelakaan di Ciracas Jakarta Timur

Detik-Detik Evakuasi Sopir Truk yang Terjepit Usai Kecelakaan di Ciracas Jakarta Timur

News | Selasa, 22 September 2026 | 17:28 WIB

Lawan Timnas Indonesia di GBK, Media Malaysia: Apakah Pemain Kami Nanti Naik Baracuda?

Lawan Timnas Indonesia di GBK, Media Malaysia: Apakah Pemain Kami Nanti Naik Baracuda?

Bola | Selasa, 22 September 2026 | 17:25 WIB

Ulasan Lie After Lie: Saat Kebohongan Menjadi Satu-satunya Jalan Keluar

Ulasan Lie After Lie: Saat Kebohongan Menjadi Satu-satunya Jalan Keluar

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 17:25 WIB

Harga Cabai Makin Mahal, Pemerintah Salahkan Cuaca

Harga Cabai Makin Mahal, Pemerintah Salahkan Cuaca

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 17:25 WIB

Rp 50 Juta Ditemukan KPK dalam Koper di Rumah Bupati Bolmut

Rp 50 Juta Ditemukan KPK dalam Koper di Rumah Bupati Bolmut

News | Selasa, 22 September 2026 | 17:21 WIB

Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Terima Gratifikasi Rp11,14 Miliar!

Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Terima Gratifikasi Rp11,14 Miliar!

News | Selasa, 22 September 2026 | 17:19 WIB

×