Sosok Prof. Budi Santoso, Dekan FK Unair Berprestasi Dipecat Buntut Penolakan Dokter Asing?

Chyntia Sami Bhayangkara

Kamis, 04 Juli 2024 | 17:46 WIB
Sosok Prof. Budi Santoso, Dekan FK Unair Berprestasi Dipecat Buntut Penolakan Dokter Asing?
Sosok Prof. Budi Santoso, Dekan FK Unair Berprestasi Dipecat Buntut Penolakan Dokter Asing? (Dok. Unair)

Suara.com - Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (Unair) Prof. Dr. Budi Santoso, dr., Sp.OG (K) secara resmi diberhentikan dari jabatannya per Rabu (3/7/2024). Hal ini dilakukan usai responsnya dalam menolak rencana Kemenkes mendatangkan dokter asing ke Tanah Air. Ini dia profil dekan FK Unair diberhentikan usai tolak dokter asing.

Akademisi eks Dekan Fakultas Kedokteran UNAIR yang dipecat tersebut kini jadi perbincangan hangat setelah tiba-tiba dipecat. Usai adanya naturalisasi dokter asing, Budi Santoso mengaku diberhentikan dari jabatannya melalui WhatsApp Grup UNAIR.

Profil Budi Santoso

Prof. Dr. Budi Santoso, dr., Sp.OG (K) adalah Dekan Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Airlangga (UNAIR) asal Jawa Timur yang kini viral usai dipecat karena menolak dokter asing. Sosoknya dikenal sebagai ahli dalam bidang Ginekologi dan Onkologi.

Selain menjadi tenaga pendidik, Budi adalah seorang pakar obgyn yang rutin melakukan berbagai penelitian. Selain menjabat sebagai dekan, pria kelahiran Banyuwangi yang akrab dipanggil Prof. Bus ini juga merupakan staf medis di Departemen Obstetri dan Ginekologi RSUD Dr. Soetomo. Tak hanya itu, sebelumnya ia juga pernah menjabat sebagai sekretaris II di Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Surabaya.

Sejauh ini, Prof. Bus sudah menulis sembilan buku, salah satunya "Bayi Tabung: Jalan Terakhir Pejuang Dua Garis" yang diterbitkan pada tahun 2020. Satu buku terlarisnya yaitu "Panduan Kesehatan Reproduksi Wanita," yang sudah mencapai Volume 2.

Adapun sebelum mejabat sebagai Dekan FK di UNAIR, berikut beberapa latar belakang pendidikan Budi Santoso:

• Dr - Ilmu Kedokteran di Universitas Airlangga

• K - Fertilitas Endokrinologi Reproduksi di Universitas Airlangga

• Sp.OG - Obstetrics dan Gynecology

baca juga

• dr. MD - Medical Doctor

Diketahui semua riwayat pendidikan Budi Santoso itu diselesaikan di Unair, namun kini berujung dipecat.

Kronologi Dekan FK Unair Diberhentikan Usai Tolak Dokter Asing

Budi memaparkan bahwa dirinya dipecat melalui WhatsApp Grup UNAIR yang beranggotakan 300 orang.

"Per hari ini saya diberhentikan sebagai Dekan FK Unair. Saya menerima dengan lapang dada dan ikhlas," ungkapnya seperti dikutip dari ANTARA.

Dokter ahli kandungan tersebut juga meminta maaf dan berharap kampus tempatnya mengabdi itu terus berkembang dan maju.

"Mohon maaf selama saya memimpin FK Unair ada salah dan khilaf, mari terus kita perjuangkan FK Unair tercinta untuk terus maju dan berkembang," demikian petikan pernyataan Budi Santoso dalam WAG tersebut.

Prof. Bus juga menyebutkan bahwa sebelumnya terdapat perbedaan pendapat antara pimpinan Unair dan dirinya tentang program Kemenkes untuk mendatangkan dokter asing di lingkup kampusnya tersebut.

Klarifikasi Unair Terhadap Pemberhentian Dekan FK Unair

Unair membenarkan pencopotan Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (Unair) Prof Dr dr Budi Santoso SpOG FER, sebab hal ini merupakan kebijakan internal.

"Terkait beredarnya pemberitaan tentang pemberhentian Dekan FK Unair di beberapa media sosial, dengan ini kami humas Universitas Airlangga menyatakan bahwa pemberitaan tersebut benar adanya," kata Ketua Pusat Komunikasi dan Informasi Publik (PKIP) Unair dr Martha Kurnia Kusumawardani SpKFR (K) melalui keterangannya, dikutip pada Kamis (4/7/2024).

Martha mengungkapkan alasan atau pertimbangan pimpinan Unair tentang pemberhentian ini adalah kebijakan internal. Tepatnya demi menerapkan tata kelola yang lebih baik guna untuk penguatan kelembagaan khususnya di lingkup FK Unair.

"Kami menghaturkan terima kasih dan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada Prof Dr dr Budi Santoso SpOG (K) atas semua pengabdian dan jasa-jasanya selama memangku jabatan tersebut," lanjut Martha.

Tanggapan Kemenkes Terhadap Pemberhentian Dekan FK Unair

Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi menegaskan, bahwa Kemenkes tidak terlibat dalam pemberhentian Dekan FK Unair dari jabatannya.

"Kami tegaskan, ini tidak ada hubungannya dengan Kemenkes," tegas Nadia ketika dikonfirmasi, Kamis (4/7/2024).

"Ini adalah keputusan internal Unair. Tidak ada hubungan dengan Kemenkes dan tidak ada jalur struktural Kemenkes ke institusi universitas," timpalnya.

Ia juga menyampaikan bahwa, keputusan pemberhentian dekan FK tersebut merupakan wewenang dari Rektor Unair sendiri.

Kemenkes Bantah Datangkan 6.000 Dokter WNA

Sejalan dengan itu, Juru Bicara Kemenkes Mohammad Syahril menjelaskan, pihaknya tidak mempunyai wewenang untuk mengatur kebijakan Unair.

"Kemenkes tidak membawahi Unair, dan tidak memiliki wewenang mengatur Unair," kata Syahril ketika dihubungi secara terpisah, pada Kamis (4/7/2024).

"Informasi yang mengatakan Menkes mengontak Rektor Unair untuk meminta memberhentikan Dekan FK merupakan fitnah dan hoaks," tambahnya.

Dalam keterangan yang sama, ia juga membantah kabar yang meyebut jika Kemenkes sudah mendatangkan sebanyak 6.000 dokter Warga Negara Asing (WNA).

Menurutnya, dokter asing yang dihadirkan Kemenkes dan belakangan viral ini merupakan tim dari Arab Saudi yang bertugas di RS Adam Malik, Medan, Sumatera Utara untuk melakukan tindakan operasi jantung anak yang baru pertama kali dikerjakan di wilayah tersebut.

"Selama ini anak yang mengalami gangguan jantung kompleks selalu dirujuk ke Jakarta, sehingga memberatkan keluarga secara finansial. Ini dikarenakan memang dokter spesialisnya tidak tersedia di sana," pungkasnya.

Itu tadi profil dekan FK Unair diberhentikan usai tolak dokter asing. Semoga bermanfaat!

Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Belum Tindaklanjuti Putusan DKPP soal Kasus Cabul Ketua KPU, Jokowi: Keppres Belum ke Meja Saya

Belum Tindaklanjuti Putusan DKPP soal Kasus Cabul Ketua KPU, Jokowi: Keppres Belum ke Meja Saya

News | Kamis, 04 Juli 2024 | 17:28 WIB

Sosok Semuel Abrijani, Petinggi Kominfo Mundur Rela Lepas Gaji Fantastis Buntut PDN Diretas

Sosok Semuel Abrijani, Petinggi Kominfo Mundur Rela Lepas Gaji Fantastis Buntut PDN Diretas

Lifestyle | Kamis, 04 Juli 2024 | 17:27 WIB

Selain Hasyim, Ini Empat Ketua KPU yang Alami Nasib Tragis Jelang Akhir Jabatannya

Selain Hasyim, Ini Empat Ketua KPU yang Alami Nasib Tragis Jelang Akhir Jabatannya

Kotak Suara | Kamis, 04 Juli 2024 | 16:12 WIB

Terkini

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:49 WIB

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:39 WIB

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:22 WIB

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:11 WIB

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

×