Kenali Apa Itu Hoarding Disorder: Gejala, Penyebab dan Cara Mengatasi

Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Kamis, 18 Juli 2024 | 16:54 WIB
Kenali Apa Itu Hoarding Disorder: Gejala, Penyebab dan Cara Mengatasi
Apa Itu Hoarding Disorder (TikTok/@siskavizar)

Suara.com - Hoarding disorder baru-baru ini menjadi topik yang banyak diperbincangkan di media sosial. Hal ini terjadi usai video viral yang memperlihatkan penghuni kos diusir oleh pemilik kos lantaran diduga mengidap hoarding disorder. Lantas apa itu hoarding disorder? Kenali pengertian, penyebab hingga gejalanya.

Dalam video viral yang pertama kali diunggah oleh pemilik TikTok @siskavizar, memperlihatkan aksi seorang wanita paruh baya yang merupakan pemilik atau ibu kos, menggerebek salah satu kamar kosan miliknya di Pondok Gede, Bekasi.

Penggerebekan dilakukan karena muncul kecurigaan tetangga kos lantaran tercium bau yang tidak sedap dari dalam kamar. Melalui unggahan video yang dilihat Suara.com, pemilik kos menggerebek sebuah kamar dengan menggunakan masker lantaran bau tak sedap yang menyengat. Ketika pintu dibuka, alangkah kagetnya ia saat mendapati kamar tersebut penuh dengan timbunan sampah dan barang yang berserakan dimana-mana.

Atas kejadian tersebut, pemilik kos pun mengusir penghuni yang diduga kuat mengidap hoarding disorder itu. Akan tetapi, sebelum meninggalkan kos penghuni harus membersihkan tumpukan sampah di sana. Pemilik kos juga mengungkapkan, pihaknya memberi waktu agar penghuni tersebut mencari kos baru.

Apa Itu Hoarding Disorder?

Dikutip dari berbagai sumber, hoarding disorder adalah kebiasaan seseorang yang sulit untuk membuang atau berpisah dengan benda-benda miliknya karena kebutuhan yang dirasa untuk menyimpan benda-benda tersebut. Pengidap gangguan ini umumnya akan mengalami kesulitan untuk menyingkirkan atau membuang barang-barang tersebut. 

Pengidap hoarding disorder kerap kali akan merasa stres ketika memikirkan untuk membuang barang-barang tak perlu. Dalam beberapa kondisi tertentu, kondisi ini tidak memiliki dampak berarti pada kehidupan sehari-hari, namun bisa memengaruhi fungsi kehidupan. 

Selain itu, pengidapnya sering kali tidak merasa jika yang dialaminya adalah sebuah gangguan. Sehingga mereka akan tetap menyimpan barang-barang itu tanpa mempedulikan fungsi dan manfaatnya.

Penyebab Hoarding Disorder

Sampai saat ini belum diketahui secara jelas apa yang menyebabkan seseorang mengalami gangguan hoarding disorder. Namun dalam beberapa kasus hoarding disorder bisa terjadi karena kondisi genetik, gangguan fungsi otak, kebiasaan burik maupun tekanan hidup.

Hoarding disorder disebut bisa dimulai sekitar usia 11-15 tahun. Bahkan kondisi ini bisa memburuk seiring bertambahnya usia. Ada beberapa faktor yang dapat memicu risiko hoarding disorder, antara lain yaitu:

• Kepribadian

Banyak orang yang mengalami gangguan ini memiliki sifat suka marah atau temperamen, ragu-ragu atau plin-plan hingga menutup diri.

• Keturunan Keluarga

Kondisi hoarding disorder bisa menurun dari keluarga. Jadi, gangguan ini bisa diturunkan dari orang tua atau saudara.

• Stres dalam Kehidupan

Perjalanan hidup yang penuh tekanan dapat menyebabkan seseorang mengidap hoarding disorder. Beberapa orang dengan gangguan ini akan melakukan penimbunan setelah mengalami peristiwa kehidupan yang penuh tekanan yang sulit untuk mereka atasi. Misalnya karena kematian orang yang dicintai, pengusiran, perceraian, atau kehilangan harta benda akibat bencana.

Gejala Hoarding Disorder

Gejala gangguan ini bersifat tidak pasti, sehingga gejala di setiap orang bisa jadi berbeda. Namun gejala hoarding disorder bisa berkembang dari waktu ke waktu dan cenderung menjadi perilaku pribadi. Selain itu, gejala lain hoarding disorder yaiti: 

• Menyimpan barang-barang yang tidak diperlukan secara berlebihan sampai-sampai rumah pengidap penuh sesak.

• Kesulitan untuk berpisah dengan barang-barang yang dimilikinya.

• Merasa perlu untuk menyimpan benda-benda dan merasa kesal ketika memikirkan untuk membuang barang-barang tersebut.

• Mengalami kekacauan karena tidak ada lagi ruang untuk menyimpan barang-barang.

• Memiliki kecenderungan keragu-raguan terhadap suatu hal, perfeksionisme, penghindaran, penundaan, setta masalah dengan perencanaan dan pengorganisasian.

• Mengalami konflik dengan orang lain yang mencoba mengurangi atau menghilangkan benda-benda yang disimpannya.

• Merasa aman saat dikelilingi oleh barang-barang yang ditimbun tersebut. 

Pengobatan Hoarding Disorder

Pengobatan gangguan penimbunan barang menjadi tantangan tersendiri bagi seseorang. Sebab banyak orang yang tidak menyadari dampak negatif dari penimbunan pada kehidupan sehari-hari mereka. Bahkan dalam beberapa kasus, pengidapb tidak percaya bahwa mereka membutuhkan pengobatan. 

Berikut beberapa tips awal untuk mengobati hoarding disorder:

• Belajar manahan keinginan untuk menyimpan lebih banyak barang yang tidak berguna.

• Belajarlah untuk mengatur serta mengkategorikan barang untuk membantu memutuskan mana yang harus dibuang dan yang tetap disimpan.

• Tingkatkan keterampilan untuk mengambil keputusan dan sistem koping.

• Rapikan rumah dan tempat tidur secara rutin setiap harim

• Kurangilah mengisolasi diri dan tingkatkan keterlibatan sosial dengan kegiatan yang lebih bermakna.

• Pelajari cara meningkatkan motivasi untuk perubahan diri.

Demikian informasi tentang apa itu hoarding disorder, mulai dari pengertian, penyebab, gejala, hingga pengobatannya. Semoga bermanfaat!

Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Kamar Penuh Tumpukan Sampah dan Bau, Pemilik Kos Sampai Shock

Viral Kamar Penuh Tumpukan Sampah dan Bau, Pemilik Kos Sampai Shock

Your Say | Rabu, 17 Juli 2024 | 16:08 WIB

Mengenal Ciri-Ciri Hoarding Disorder, Lagi Viral Gegara Anak Kos Timbun Sampah di Kamar

Mengenal Ciri-Ciri Hoarding Disorder, Lagi Viral Gegara Anak Kos Timbun Sampah di Kamar

Health | Rabu, 17 Juli 2024 | 15:20 WIB

10 Kebiasaan Buruk yang Tak Baik untuk Otak

10 Kebiasaan Buruk yang Tak Baik untuk Otak

Lifestyle | Rabu, 17 Juli 2024 | 13:23 WIB

Terkini

Tips Atasi Ketombe ala Sarwendah dan Giorgio Antonio: Rambut Sehat dan Bebas Gatal

Tips Atasi Ketombe ala Sarwendah dan Giorgio Antonio: Rambut Sehat dan Bebas Gatal

Lifestyle | Rabu, 25 Maret 2026 | 22:25 WIB

Bosan ke Ragunan? 5 Destinasi Wisata Murah di Jakarta yang Bikin Liburan Hemat dan Berkesan!

Bosan ke Ragunan? 5 Destinasi Wisata Murah di Jakarta yang Bikin Liburan Hemat dan Berkesan!

Lifestyle | Rabu, 25 Maret 2026 | 21:56 WIB

Kapan Pendaftaran UTBK 2026? Cek Jadwal Lengkap hingga Rincian Biaya yang Diperlukan

Kapan Pendaftaran UTBK 2026? Cek Jadwal Lengkap hingga Rincian Biaya yang Diperlukan

Lifestyle | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:26 WIB

Khutbah Jumat Bulan Syawal Menyentuh Hati:  7 'Penyakit' Pasca-Ramadan yang Wajib Diwaspadai

Khutbah Jumat Bulan Syawal Menyentuh Hati: 7 'Penyakit' Pasca-Ramadan yang Wajib Diwaspadai

Lifestyle | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:21 WIB

6 Shio Paling Hoki dan Panen Rezeki pada 26 Maret 2026, Kamu Termasuk?

6 Shio Paling Hoki dan Panen Rezeki pada 26 Maret 2026, Kamu Termasuk?

Lifestyle | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:00 WIB

Tren Mobilitas Ramah Lingkungan, Mimpi Menuju Jalanan Indonesia yang Bersih

Tren Mobilitas Ramah Lingkungan, Mimpi Menuju Jalanan Indonesia yang Bersih

Lifestyle | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:00 WIB

Niat Puasa Syawal Sekaligus Senin Kamis dan Qadha Ramadhan, Bolehkah Digabung?

Niat Puasa Syawal Sekaligus Senin Kamis dan Qadha Ramadhan, Bolehkah Digabung?

Lifestyle | Rabu, 25 Maret 2026 | 19:35 WIB

One Way Arus Balik Lebaran Jalur Pantura sampai Tanggal Berapa?

One Way Arus Balik Lebaran Jalur Pantura sampai Tanggal Berapa?

Lifestyle | Rabu, 25 Maret 2026 | 19:27 WIB

Promo Alfamidi Pekan Ini 23-29 Maret 2026: Diskon Susu, Snack, hingga Kebutuhan Rumah Tangga

Promo Alfamidi Pekan Ini 23-29 Maret 2026: Diskon Susu, Snack, hingga Kebutuhan Rumah Tangga

Lifestyle | Rabu, 25 Maret 2026 | 18:26 WIB

Cara Cerdas Menyetok Ulang Kebutuhan Rumah Pasca Lebaran

Cara Cerdas Menyetok Ulang Kebutuhan Rumah Pasca Lebaran

Lifestyle | Rabu, 25 Maret 2026 | 18:08 WIB