Ini Hukum Makan Daging Kucing dalam Islam dan Bahaya Bagi Kesehatan

Chyntia Sami Bhayangkara

Kamis, 08 Agustus 2024 | 15:40 WIB
Ini Hukum Makan Daging Kucing dalam Islam dan Bahaya Bagi Kesehatan
Ini Hukum Makan Daging Kucing dalam Islam dan Bahaya Bagi Kesehatan (Freepik)

Suara.com - Sebuah video yang memperlihatkan seorang pemilik kos berinisial NY (63) di daerah Sekaran, Gunungpati, Kota Semarang, yang diduga memakan daging kucing, telah menyebar luas di media sosial. Tindakannya tersebut terungkap setelah penghuni kosnya sendiri menangkap basah perbuatannya. Sebenarnya, apa hukum makan daging kucing dalam Islam?

Peristiwa ini tentu saja menjadi pembicaraan hangat di kalangan netizen dan memicu berbagai reaksi dari masyarakat. Banyak pihak yang mengutuk tindakan NY dan meminta pihak berwenang untuk segera mengambil tindakan tegas. Situasi ini juga meningkatkan kesadaran akan pentingnya perlindungan hewan dan memperkuat desakan untuk penegakan hukum yang lebih ketat terkait perlakuan terhadap hewan. NY diduga telah memakan sekitar 10 kucing dengan alasan sebagai obat untuk penyakit diabetes yang dideritanya. Menurut NY, jika tidak makan daging kucing, kadar gula darahnya akan tetap tinggi.

Polrestabes Semarang telah mengamankan beberapa barang bukti yang diduga terkait dengan insiden tersebut, termasuk tulang belulang yang diyakini merupakan tulang kucing, rice cooker, sabit, dan palu. 

Bagaimana sebenarnya hukum memakan daging kucing dalam Islam?

Hukum Makan Daging Kucing dalam Islam 

Kucing merupakan salah satu hewan peliharaan yang sangat populer dan banyak disukai oleh masyarakat. Namun, kucing tidak termasuk dalam kategori hewan ternak yang diperbolehkan untuk dikonsumsi. Dalam ajaran Islam, terdapat larangan tegas bagi umatnya untuk memakan daging kucing.

Menurut Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili dalam bukunya yang berjudul "Fiqih Islam wa Adillatuhu Jilid 4", para ulama sepakat bahwa diperbolehkan untuk mengonsumsi hewan jinak jenis burung yang tidak memiliki kuku tajam, seperti ayam, burung dara, itik, bebek, dan angsa. Namun, meskipun termasuk hewan jinak, kucing dan anjing tetap haram untuk dimakan karena dianggap buas.

Syekh al-Azhim Abadi dalam 'Aunul Ma‘bud menjelaskan bahwa baik kucing liar maupun kucing rumahan haram untuk dimakan. Alasannya adalah kucing termasuk hewan yang bertaring untuk memangsa, dan hewan bertaring pada dasarnya haram dikonsumsi. Pendapat ini sejalan dengan pandangan Imam Nawawi dalam kitab al-Majmu’ Syarah al-Muhadzab, yang menyatakan:

"Kucing tidak dianggap halal untuk dikonsumsi. Hal ini didasarkan pada hadits Nabi yang menyatakan bahwa kucing adalah hewan pemangsa. Mereka berburu menggunakan taring dan kadang-kadang memakan bangkai, mirip dengan singa".

Mayoritas ulama, kecuali dari mazhab Malikiyyah, berpendapat bahwa mengonsumsi setiap hewan atau burung yang berkuku adalah haram karena mereka cenderung memakan bangkai. Selain itu, haram juga untuk memakan daging hewan buas yang memiliki taring seperti singa, serigala, anjing hutan, macan tutul, macan kumbang, musang, kucing, tupai, beruang, kera, gajah, dan ad-dilqu (sejenis hewan yang mirip musang). Pendapat ini didasarkan pada sifat hewan-hewan tersebut yang berperilaku sebagai pemangsa dan pemakan bangkai. Menambahkan pada itu, hewan-hewan ini biasanya menunjukkan perilaku agresif yang tidak sesuai dengan standar makanan yang diizinkan dalam Islam.

baca juga

Dalam Mazhab Syafi'i yang sahih, daging kucing haram dimakan karena termasuk dalam kategori hewan yang mempunyai taring untuk memangsa. Hal ini berdasarkan hadis yang diriwayatkan dari Jabir radhiallahu anhu, yang berkata:

"Rasulullah sollallahu alaihi wa sallam melarang makan daging kucing dan jual belinya", (Riwayat Abu Daud, al-Tirmizi, dan Ibn Majah).

Dengan demikian, memakan daging kucing tidak hanya bertentangan dengan norma-norma masyarakat, tetapi juga dilarang secara tegas dalam ajaran Islam.

Bahaya Daging Kucing 

Dari sudut pandang kesehatan dan etika, mengonsumsi daging kucing dianggap tidak layak. Daging kucing bukanlah produk hewani yang sesuai untuk dapat dikonsumsi manusia. Hal ini didasarkan pada Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2009 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan, yang telah diubah dengan UU 41 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang tersebut.

Selain aspek etis, mengonsumsi daging kucing juga berpotensi menimbulkan penyakit bawaan daging (meat borne disease), yaitu penyakit yang ditularkan melalui konsumsi daging. Penyakit-penyakit ini meliputi Tuberkulosis, Brucellosis, Salmonellosis, Botulisme, Intoksikasi Daging Stafilokokus, Taeniasis, Trikinosis, hingga Clostridiosis dan bahkan infeksi rabies.

Meskipun demikian, daging kucing masih menjadi alternatif makanan di beberapa negara seperti China, Korea, dan Vietnam. Di China, daging kucing bahkan diolah menjadi hidangan khas pada musim dingin dengan resep khusus.

Sejarah mencatat bahwa daging kucing sering dikonsumsi dengan alasan tertentu, termasuk untuk keberuntungan dan kesehatan. Dilansir dari berbagai sumber, daging kucing memiliki beberapa khasiat seperti menghangatkan tubuh di musim dingin, meningkatkan daya tahan tubuh, tinggi protein, sampai dianggap menjadi pengobatan tradisional arthritis.

Meskipun ada manfaat kesehatan yang disebutkan, tapi wajib dicatat bahwa daging kucing bukanlah makanan favorit bagi banyak orang. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mereka yang pernah mengonsumsi daging kucing tidak menganggapnya sebagai pilihan utama. Jika ada pilihan makanan lain, daging kucing biasanya menjadi alternatif terakhir atau hanya dikonsumsi oleh mereka yang penasaran.

Kontributor : Rishna Maulina Pratama

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daging Kucing Haram Apa Halal? Heboh Bapak Kos Sembelih 10 Anabul Atas Dasar Diabetes

Daging Kucing Haram Apa Halal? Heboh Bapak Kos Sembelih 10 Anabul Atas Dasar Diabetes

News | Kamis, 08 Agustus 2024 | 13:56 WIB

Hukum Membersihkan Najis Pakai Kain Pel

Hukum Membersihkan Najis Pakai Kain Pel

Religi | Kamis, 08 Agustus 2024 | 10:10 WIB

Hukum Kencing Sambil Berdiri, Dilarangkah?

Hukum Kencing Sambil Berdiri, Dilarangkah?

Religi | Rabu, 07 Agustus 2024 | 20:07 WIB

Terkini

Prambanan Jazz 2026: Hemat Liburan dengan Promo Hotel & Kuliner dari BRImo

Prambanan Jazz 2026: Hemat Liburan dengan Promo Hotel & Kuliner dari BRImo

Lifestyle | Minggu, 05 Juli 2026 | 19:59 WIB

5 Flat Shoes Matahari di Shopee yang Diskon Besar-besaran, Jadi Rp60 Ribuan Saja!

5 Flat Shoes Matahari di Shopee yang Diskon Besar-besaran, Jadi Rp60 Ribuan Saja!

Lifestyle | Minggu, 05 Juli 2026 | 19:00 WIB

Perbedaan Lip Tint dan Lip Gloss, Mana yang Paling Tahan Lama di Bibir?

Perbedaan Lip Tint dan Lip Gloss, Mana yang Paling Tahan Lama di Bibir?

Lifestyle | Minggu, 05 Juli 2026 | 19:00 WIB

5 Pengalaman Epik di Morotai yang Akan Membuat Liburan Anda Tak Terlupakan

5 Pengalaman Epik di Morotai yang Akan Membuat Liburan Anda Tak Terlupakan

Lifestyle | Minggu, 05 Juli 2026 | 18:45 WIB

Direkomendasikan Dokter Estetika, Ini Jenis Sunscreen yang Pas untuk Wajah dengan Flek Hitam

Direkomendasikan Dokter Estetika, Ini Jenis Sunscreen yang Pas untuk Wajah dengan Flek Hitam

Lifestyle | Minggu, 05 Juli 2026 | 18:35 WIB

Flek Hitam Susah Hilang? Dokter Estetika Rekomendasikan Serum Ampuh Atasi Hiperpigmentasi

Flek Hitam Susah Hilang? Dokter Estetika Rekomendasikan Serum Ampuh Atasi Hiperpigmentasi

Lifestyle | Minggu, 05 Juli 2026 | 18:05 WIB

Tren Baru Generasi Urban: Jadikan Rumah Tempat Healing dan Isi Ulang Energi

Tren Baru Generasi Urban: Jadikan Rumah Tempat Healing dan Isi Ulang Energi

Lifestyle | Minggu, 05 Juli 2026 | 17:44 WIB

Sepeda MTB untuk Apa? Kenali Fungsi dan Cara Memilih yang Tepat Sebelum Membeli

Sepeda MTB untuk Apa? Kenali Fungsi dan Cara Memilih yang Tepat Sebelum Membeli

Lifestyle | Minggu, 05 Juli 2026 | 17:25 WIB

5 Tips Menata Dapur Menurut Feng Shui agar Rezeki Lancar dan Energi Positif Mengalir

5 Tips Menata Dapur Menurut Feng Shui agar Rezeki Lancar dan Energi Positif Mengalir

Lifestyle | Minggu, 05 Juli 2026 | 16:15 WIB

Staycation Ramah Lingkungan, Tren Baru Menikmati Waktu Istirahat dengan Lebih Bermakna

Staycation Ramah Lingkungan, Tren Baru Menikmati Waktu Istirahat dengan Lebih Bermakna

Lifestyle | Minggu, 05 Juli 2026 | 15:35 WIB

×