Daftar 12 Pahlawan Nasional yang Merupakan Tokoh NU, Termasuk Hasyim Asy'ari

Suhardiman | Suara.com

Senin, 12 Agustus 2024 | 16:24 WIB
Daftar 12 Pahlawan Nasional yang Merupakan Tokoh NU, Termasuk Hasyim Asy'ari
KH M Hasyim Asy'ari. [Ist]

Suara.com - Tanggal 17 Agustus menjadi momen yang dinantikan oleh seluruh masyarakat Indonesia. Pasalnya, Indonesia terbebas dari penjajahan. Hal ini ditandai dengan proklamasi kemerdekaan Indonesia.

Tahun 2024, Indonesia akan merayakan HUT RI ke-79 dengan cara yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Peringatan HUT RI bakal digelar di Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur (Kaltim). Presiden Jokowi akan bertindak sebagai inspektur upacara.

Di Jakarta, Wapres Maruf Amin bakal memimpin upacara 17 Agustus 2024 di Istana Merdeka. Kemerdekaan Indonesia yang telah diraih tidak terlepas dari peran berbagai elemen bangsa, termasuk peran Nahdlatul Ulama (NU).

Organisasi ini memiliki sejumlah tokoh pejuang NU yang ditetapkan sebagai pahlawan nasional. NU tidak hanya sekadar organisasi yang mencetak tokoh besar, melainkan juga berperan dalam pembangunan bangsa sejak 31 Januari 1926.

Melansir dari situs NU Online, setidaknya ada 12 tokoh pejuang NU yang telah ditetapkan sebagai pahlawan nasional.

Berikut 12 Tokoh NU yang Ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional

1. KH M Hasyim Asy'ari

Kiai Hasyim Asy'ari merupakan sosok pendiri NU yang bergelar Rais Akbar. Ayah dari KH Abdul Wahid Hasyim ini ditetapkan sebagai pahlawan nasional pada 17 November 1964. Hal itu berkat jasanya yang berperan besar dalam pendidikan melalui NU dan melawan penjajah.

Dirinya pernah mengeluarkan Resolusi Jihad saat mempertahankan kemerdekaan Indonesia pada 22 Oktober 1945. Fatwanya berhasil menarik tiap orang dewasa yang berada dalam radius 90 km dari medan pertempuran dengan penjajah diwajibkan untuk berperang.

2. KH Zainul Arifin

KH Zainul Arifin adalah tokoh NU keturunan raja-raja Barus, Sumatera Utara. Ia ditetapkan sebagai pahlawan nasional pada 4 Maret 1963. Salah satu jasanya yakni membentuk sekaligus memimpin pasukan semi militer Hizbullah. Ia juga pernah menduduki posisi sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Gotong Royong (DPR-GR) hingga anggota Komite Nasional Pusat.

3. KH Abdul Wahid Hasyim

KH Abdul Wahid Hasyim merupakan ayah dari Presiden Indonesia keempat, Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. Ia ditetapkan sebagai pahlawan nasional pada 17 November 1960. Abdul Wahid merupakan salah satu anggota Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) dan anggota Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI). Dirinya turut menjadi pelopor Madrasah Nidzmiyah dengan ilmu umum 70 persen, sedangkan ilmu agama 30 persen.

4. KH Zainal Musthafa

KH Zainal Musthafa bergelar pahlawan sejak 1972. Pria ini pernah menjadi Wakil Rais Syuriyah. Ia adalah kiai yang terang-terangan melawan para penjajah Belanda hingga Jepang bersama para santrinya.

5. KH Idham Chalid

KH Idham Chalid merupakan salah satu tokoh ulama yang ditetapkan menjadi pahlawan nasional pada 8 November 2011. Atas jasanya, ia bahkan pernah diabadikan dalam pecahan uang kertas Rp 5 ribu pada 2016. Wakil Perdana Menteri Indonesia pada Kabinet Ali Sastroamidjojo II dan Kabinet Djuanda ini merupakan sosok pejuang kemerdekaan dari tanah kelahirannya sebelum aktif berpolitik.

6. KH Abdul Wahab Chasbullah

KH Abdul Wahab Chasbullah adalah salah satu pendiri NU, penggagas Majelis Islam A'la Indonesia (MIAI), dan Rais 'Aam PBNU. Sebelumnya, ia dikenal sebagai pendiri kelompok diskusi Tashwirul Afkar (Pergolakan Pemikiran), Madrasah Nahdlatul Wathan (Kebangkitan Negeri), Nahdlatut Tujjar (Kebangkitan Pedagang). Kiai yang wafat pada 29 Desember 1971 tersebut mendapatkan gelar pahlawan pada 8 November 2014.

7. KH As'ad Syamsul Arifin

Kiai satu ini ditetapkan menjadi pahlawan nasional pada 9 November 2016. Jasanya terlihat saat ia berhasil menggerakan massa untuk bertempur melawan penjajah pada 10 November 1945. Dirinya juga merupakan pemimpin para pejuang di Situbondo, Jember, dan Bondowoso. Ia juga menjadi sosok yang berdiri untuk menjelaskan bahwa kedudukan Pancasila tidak akan mengganggu nilai keislaman.

8. KH Syam'un

KH Syam'un merupakan pengurus NU di Serang, Banten. Selain alim dalam keilmuan, ia menguasai tiga bahasa asing dan pernah mengajar di Arab Saudi pada masa mudanya. Ketika kembali ke tanah air, dirinya bergabung dengan kelaskaran. Ia pernah menjadi perwira tentara sukarela Pembela Tanah Air (PETA).

Pangkatnya terus naik hingga menjadi seorang kolonel saat Tentara Keamanan Rakyat (TKR) dibentuk dan naik pangkat menjadi brigadir jenderal yang memimpin gerilya di wilayah Banten hingga wafat. Atas jasanya tersebut, Kiai Syam'un dinobatkan sebagai pahlawan nasional pada 8 November 2018.

9. KH Masykur

Tokoh NU selanjutnya yang ditetapkan menjadi pahlawan nasional adalah KH Masykur. Kiai yang pernah menjadi anggota BPUPKI ini turut terlibat dalam perumusan Pancasila sebagai dasar negara. Ia bahkan pernah memimpin Barisan Sabilillah pada pertempuran 10 November 1945. Kiai ini juga tercatat sebagai pendiri Pembela Tanah Air (Peta) yang kemudian menjadi unsur laskar rakyat dan TNI di seluruh Jawa yang membuatnya digelari pahlawan nasional pada 8 November 2019.

10. H Andi Mappanyukki

H Andi Mappanyukki adalah Raja Bone, pendiri NU Sulawesi Selatan, yang turut berjuang melawan penjajah Belanda dan Jepang 1945-1949. Ia mendapatkan gelar Pahlawan Nasional RI berdasarkan SK Pres RI No 089 5 November 2004.

11. H Andi Djemma

Andi Djemma merupakan pendiri NU Sulawesi Selatan yang berjuang melawan penjajah Belanda 1946-1948. Ia mendapatkan gelar Pahlawan Nasional RI berdasarkan SK Pres RI No. 073 6 November 2002.

12. Usmar Ismail

Usmar Ismail mendapatkan gelar pahlawan nasional berdasarkan SK Presiden RI No 109 TK 5 November 2021.Ia dikenala sebagai sutradara film, sastrawan, wartawan, dan pejuang Indonesia. Dirinya dianggap sebagai pelopor perfilman di Indonesia. Selain itu, dikenal sebagai pelopor drama modern di Indonesia, dan juga Bapak Film Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Masjid Negara IKN Gelar Salat Id Perdana, Jadi Momen Bersejarah

Masjid Negara IKN Gelar Salat Id Perdana, Jadi Momen Bersejarah

Foto | Sabtu, 21 Maret 2026 | 10:53 WIB

Pengelolaan TMPN Kalibata Dialihkan ke Kemenhan, Target Resmi Mulai 1 April 2026

Pengelolaan TMPN Kalibata Dialihkan ke Kemenhan, Target Resmi Mulai 1 April 2026

News | Kamis, 12 Maret 2026 | 10:14 WIB

Kapan Waktu Salat Gerhana 3 Maret 2026? PBNU dan Muhammadiyah Ungkap Detail Jamnya

Kapan Waktu Salat Gerhana 3 Maret 2026? PBNU dan Muhammadiyah Ungkap Detail Jamnya

Lifestyle | Senin, 02 Maret 2026 | 13:06 WIB

Masjid Negara IKN Siap Gelar Tarawih Perdana

Masjid Negara IKN Siap Gelar Tarawih Perdana

Foto | Rabu, 18 Februari 2026 | 14:42 WIB

Kabar Gembira! Ramadan 2026, Warga IKN Sudah Bisa Salat Tarawih di Masjid Baru

Kabar Gembira! Ramadan 2026, Warga IKN Sudah Bisa Salat Tarawih di Masjid Baru

News | Kamis, 12 Februari 2026 | 10:22 WIB

Ratusan Relawan Sisir Kawasan Wisata IKN, Hampir Satu Ton Sampah Diangkut

Ratusan Relawan Sisir Kawasan Wisata IKN, Hampir Satu Ton Sampah Diangkut

News | Senin, 09 Februari 2026 | 11:43 WIB

Prabowo Janji Sediakan Lapangan Kerja dan Jutaan Rumah Murah, Ini Rencana Lengkapnya!

Prabowo Janji Sediakan Lapangan Kerja dan Jutaan Rumah Murah, Ini Rencana Lengkapnya!

News | Minggu, 08 Februari 2026 | 11:51 WIB

Prabowo di Mujahadah Kubro NU: Pemimpin Tak Boleh Dengki dan Cari-cari Kesalahan Orang Lain

Prabowo di Mujahadah Kubro NU: Pemimpin Tak Boleh Dengki dan Cari-cari Kesalahan Orang Lain

News | Minggu, 08 Februari 2026 | 10:17 WIB

Pesan Keras Prabowo di Kandang NU: Jangan Ada Dendam, Mari Bersatu Demi Rakyat

Pesan Keras Prabowo di Kandang NU: Jangan Ada Dendam, Mari Bersatu Demi Rakyat

News | Minggu, 08 Februari 2026 | 12:10 WIB

Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya

Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya

News | Rabu, 04 Februari 2026 | 22:45 WIB

Terkini

Tips Menyimpan Kue Kering Sisa Lebaran agar Tetap Renyah dan Tidak Melempem

Tips Menyimpan Kue Kering Sisa Lebaran agar Tetap Renyah dan Tidak Melempem

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 16:00 WIB

7 Amalan Sunah di Bulan Syawal yang Dianjurkan dalam Islam, Jangan Terlewat!

7 Amalan Sunah di Bulan Syawal yang Dianjurkan dalam Islam, Jangan Terlewat!

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 15:54 WIB

5 Tempat Wisata di Jogja yang Tetap Buka saat Lebaran, Tiket Masuk Mulai Rp10 Ribuan

5 Tempat Wisata di Jogja yang Tetap Buka saat Lebaran, Tiket Masuk Mulai Rp10 Ribuan

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 15:35 WIB

Kapan Puncak Arus Balik Lebaran 2026? Ini Prediksi dan Tips Hindari Macet

Kapan Puncak Arus Balik Lebaran 2026? Ini Prediksi dan Tips Hindari Macet

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 15:17 WIB

Jadwal Operasional Transportasi Publik Selama Libur Lebaran 2026: Transjakarta, MRT, dan KRL

Jadwal Operasional Transportasi Publik Selama Libur Lebaran 2026: Transjakarta, MRT, dan KRL

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 15:15 WIB

Tips Menyimpan Opor Ayam Sisa Lebaran di Kulkas agar Tahan Lama dan Tetap Enak, Jangan Sampai Basi

Tips Menyimpan Opor Ayam Sisa Lebaran di Kulkas agar Tahan Lama dan Tetap Enak, Jangan Sampai Basi

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 15:00 WIB

Bolehkah Puasa Syawal 1 Hari Saja? Ini Penjelasan Lengkapnya Sesuai Sunnah

Bolehkah Puasa Syawal 1 Hari Saja? Ini Penjelasan Lengkapnya Sesuai Sunnah

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 14:35 WIB

Rencana ke Ragunan saat Libur Lebaran? Cek Harga Tiket dan Jam Buka Terbaru

Rencana ke Ragunan saat Libur Lebaran? Cek Harga Tiket dan Jam Buka Terbaru

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 14:28 WIB

Bolehkah Wanita Haid Ziarah Kubur dan Membaca Yasin? Ini Hukumnya

Bolehkah Wanita Haid Ziarah Kubur dan Membaca Yasin? Ini Hukumnya

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 14:23 WIB

Apakah Puasa Syawal Harus Berturut-Turu atau Boleh Diselingi? Ini Penjelasan Lengkapnya

Apakah Puasa Syawal Harus Berturut-Turu atau Boleh Diselingi? Ini Penjelasan Lengkapnya

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 14:20 WIB