Profil Kak Seto, Setia Jadi Sahabat Anak di Usia 73 Tahun

Vania Rossa

Selasa, 24 September 2024 | 11:32 WIB
Profil Kak Seto, Setia Jadi Sahabat Anak di Usia 73 Tahun
Ketua LPAI Seto Mulyadi atau yang akrab disapa Kak Seto berpose usai wawancara khusus di Galeri Foto Jurnalistik Antara (GFJA), Pasar Baru, Jakarta, Minggu (10/7/2022). [Dok.Antara]

Suara.com - Sosok Seto Mulyadi atau terkenal dengan panggilannya Kak Seto baru saja merayakan ulang tahun yang ke-73. Kak Seto merayakannya bersama anak-anak, cucu, dan juga bersama yayasan untuk anak-anak pejuang kanker. Mari kita simak profil kak Seto, psikolog pemerhati anak.

Melalui akun instagramnya, Kak Seto membagikan kebahagiaannya saat merayakan ulang tahunnya yang ke-73. Perayaan ulang tahun Kak Seto tampak penuh makna bersama ana-anak.

"Setiap merayakan ulang tahun, saya selalu memaknainya dengan upaya pengabdian dalam dunia anak-anak. Salah satunya dengan mendirikan “Tabungan Sahabat Anak” sejak tahun 2023 untuk mewadahi penggalangan dana oleh masyarakat yang akan disalurkan bagi anak-anak yang membutuhkan. Saya sangat gembira pada tahun kedua tabungan ini dibentuk, sudah terkumpul dana cukup banyak. Maka pada kesempatan ulang tahun ke-73 yang lalu, menjadi tanggungjawab dan tradisi tahunan bagi saya untuk menyalurkan dana tersebut," tulis Kak Seto dalam caption reels Instagram @kaksetosahabatanak yang memperlihatkannya sedang meniup lilin bersama anak-anak.

Profil Kak Seto

Kak Seto merupakan psikolog anak yang namanya sudah tidak asing lagi bagi masyarakat. Menyebut dirinya sebagai sahabat anak, setiap anak yang sudah berinteraksi dengannya pasti sudah bisa merasakan sendiri keramahan kak Seto. Ia merupakan psikolog anak yang terkenal di berbagai media, termasuk sosial media. Saat ini, ia juga aktif di Instagram @kaksetosahabatanak untuk membagikan kampanye inspiratif berbagi kebahagiaan bersama anak-anak.

Kak Seto bernama lengkap Seto Mulyadi. Pria kelahiran Klaten, Jawa Tengah pada 28 Agustus 1951 ini dikenal juga dengan sapaan Sang Mentor. Di tahun 1990-an ia menciptakan karakter Si Komo untuk menarik perhatian anak-anak di kala ia menyampaikan materi-materi edukasi untuk mereka.

Kak Seto terlahir dari pasangan Mulyadi Effendy dan Mariati. Ia juga punya saudara kembar bernama Kresno Mulyadi yang berprofesi sebagai psikiater anak. Kak Seto juga punya seorang kakak kandung bernama Maruf Mulyadi.

Saat merayakan ulang tahunnya yang ke-73, kak Seto membuat konten bersama kembarannya yang identik. Mereka melakukan dancepool, twins telepathy challenge, dan bahkan olahraga pull up bersama. Keseruan mereka bisa disimak di akun Instagram kak Seto.

Kehidupan pribadi Kak Seto tidak pernah terkena kontroversi sehingga jarang jadi sorotan publik. Kak Seto menikah dengan Deviana dan pernikahan mereka telah dikaruniai empat orang anak bernama Minuk Eka Putri Duta Sari, Bimo Dwi Putra Utama, Shelomita Kartika Putri Maharani, dan Nindya Putri Catur Permatasari.

baca juga

Pendidikan Kak Seto

Kak Seto menempuh pendidikan sekolah dasar di SD Ngepos, Klaten dan lulus pada 1963. Setelah itu melanjutkan pendidikan di SMP Pangudi Luhur 1 Klaten yang kemudian lulus di tahun 1966. Kak Seto kemudian melanjutkan pendidikan ke tingkat sekolah menengah atas di St. Louis Surabaya, lalu lulus di tahun 1969.

Usai lulus SMA, Kak Seto berkeinginan melanjutkan pendidikan ke Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga atau Universitas Indonesia. Akan tetapi, Kak Seto gagal ujian masuk sehingga tidak diterima. Kak Seto kemudian memilih merantau ke Jakarta meskipun tidak punya bekal keahlian apapun.

Kak Seto menjalani hidup sebagai pekerja serabutan di Jakarta sambil menunggu jadwal ujian masuk ke Fakultas Kedokteran di tahun berikutnya. Akan tetapi, perjumpaan dengan Pak Kasur mengubah keinginannya.

Pak Kasur atau yang bernama asli Soerjono sendiri merupakan pemilik sebuah taman kanak-kanak. Kak Seto dan Pak Kasur saling berbincang sampai Kak Seto memutuskan pindah haluan dan memutuskan mendaftar ke Fakultas Psikologi UI. Pertemuan Kak Seto dengan Pak Kasur sendiri berawal dari Ibu Kasur yang bernama asli Sandiah, pengisi acara Taman India di TVRI pada masa itu. Saat melihat Ibu Kasur mengisi acara di TVRI, Kak Seto ingin berjumpa dengannya sehingga pergi ke TVRI. Di sana ia tak dapat berjumpa dengan Ibu Kasur, namun ia berhasil mendapatkan alamat rumah Ibu Kasur dari salah seorang staf TVRI.

Kak Seto pun berkunjung ke rumah Ibu Kasur. Sosok yang membukakan pintu saat itu adalah Pak Kasur. Kak Seto memperkenalkan diri dan menawarkan jasa sebagai asisten tanpa dibayar kepada pasangan Bapak dan Ibu Kasur. Pak Kasur menerimanya dan menyuruh Kak Seto datang ke Taman Situ Lembang, Menteng. Kak Seto diperkenalkan sebagai asisten, dan di situlah ia mendapatkan panggilan 'Kak Seto' untuk pertama kalinya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Momen Eca Aura Panggil Kak Seto dengan Sebutan Kakek Tuai Pro dan Kontra

Momen Eca Aura Panggil Kak Seto dengan Sebutan Kakek Tuai Pro dan Kontra

Entertainment | Minggu, 22 September 2024 | 12:10 WIB

Kak Seto Sebut Pelaku Perkosa dan Pembunuh Siswi SMP di Palembang Lakukan Kamuflase Kreatif

Kak Seto Sebut Pelaku Perkosa dan Pembunuh Siswi SMP di Palembang Lakukan Kamuflase Kreatif

News | Sabtu, 07 September 2024 | 07:00 WIB

Tragedi Palembang: Kak Seto Ungkap Pentingnya Pendidikan Etika Cegah Kekerasan Anak

Tragedi Palembang: Kak Seto Ungkap Pentingnya Pendidikan Etika Cegah Kekerasan Anak

News | Jum'at, 06 September 2024 | 23:30 WIB

Terkini

Jadwal Pasar Murah di Kampar dan 4 Kecamatan Wilayah Pekanbaru

Jadwal Pasar Murah di Kampar dan 4 Kecamatan Wilayah Pekanbaru

Riau | Senin, 27 Juli 2026 | 22:04 WIB

Debut Gemilang Mitchell Baker, Cetak Hattrick untuk Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Debut Gemilang Mitchell Baker, Cetak Hattrick untuk Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Bola | Senin, 27 Juli 2026 | 22:00 WIB

Agustiar Sabran Resmi Pimpin PB Percasi 2026-2030, Ini Targetnya

Agustiar Sabran Resmi Pimpin PB Percasi 2026-2030, Ini Targetnya

Sport | Senin, 27 Juli 2026 | 21:46 WIB

Usut Etik Kasat Narkoba Tangsel, Polda Metro Tegaskan AKP Pardiman Tak Terkait Kasus Etomidate

Usut Etik Kasat Narkoba Tangsel, Polda Metro Tegaskan AKP Pardiman Tak Terkait Kasus Etomidate

News | Senin, 27 Juli 2026 | 21:46 WIB

Bukan Sekadar Angkat Beban, Ini Wajah Baru Tren Gym Modern yang Wajib Kamu Tahu!

Bukan Sekadar Angkat Beban, Ini Wajah Baru Tren Gym Modern yang Wajib Kamu Tahu!

Lifestyle | Senin, 27 Juli 2026 | 21:44 WIB

Komplotan Buzzer Diciduk Polda Metro Jaya, Rp220 Juta Hasil Pembayaran Disita

Komplotan Buzzer Diciduk Polda Metro Jaya, Rp220 Juta Hasil Pembayaran Disita

News | Senin, 27 Juli 2026 | 21:39 WIB

Hasil Babak Pertama: Mitchell Baker Gemilang, Timnas Indonesia Unggul 3-0

Hasil Babak Pertama: Mitchell Baker Gemilang, Timnas Indonesia Unggul 3-0

Bola | Senin, 27 Juli 2026 | 21:38 WIB

Kronologi CR-V Terguling di Depan Kejari Palembang, Tabrak Dua Mobil Parkir Usai Hindari Motor

Kronologi CR-V Terguling di Depan Kejari Palembang, Tabrak Dua Mobil Parkir Usai Hindari Motor

Sumsel | Senin, 27 Juli 2026 | 21:38 WIB

Perry Warjiyo Mundur dari Gubernur BI, Airlangga Tak Ambil Pusing: Yang Penting Institusi Berjalan

Perry Warjiyo Mundur dari Gubernur BI, Airlangga Tak Ambil Pusing: Yang Penting Institusi Berjalan

Video | Senin, 27 Juli 2026 | 21:25 WIB

Kronologi Komplotan Curanmor Bersenpi di Gandus Terbongkar, Satu Ditangkap dan Dua Masih Buron

Kronologi Komplotan Curanmor Bersenpi di Gandus Terbongkar, Satu Ditangkap dan Dua Masih Buron

Sumsel | Senin, 27 Juli 2026 | 21:16 WIB

×