Siapa Pemilik Sritex? Dinyatakan Pailit dan Bangkrut Setelah Terlilit Utang

Farah Nabilla

Selasa, 29 Oktober 2024 | 10:15 WIB
Siapa Pemilik Sritex? Dinyatakan Pailit dan Bangkrut Setelah Terlilit Utang
Ilustrasi Sritex SRIL

Suara.com - Baru-baru ini, tersiar kabar buruk yang datang dari dunia industri manifaktur, khususnya dari produsen tekstil, yakni PT Sri Rejeki Isman alias Sritex.

Pasalnya, Pengadilan Niaga kota Semarang, Jawa Tengah menyatakan jika perusahaan tersebut telah pailit atau mengalami kebangkrutan.

Bangkrutnya Sritex dikarenakan memiliki banyak utang. Permintaan pembatalan perdamaian terkait penundaan pembayaran utang oleh salah satu kreditur telah dikabulkan sehingga pengadilan menyatakan jika perusahaan ini pailit.

Bangkrutnya salah satu perusahaan tekstil terbesar di Indonesia ini tentu menjadi sebuah mimpi buruk bagi seluruh pekerja yang sudah mengabdi selama bertahun-tahun.

Diketahui, ada sekitar 11 ribu tenaga kerja yang sudah lama bekerja dan menggantungkan hidupnya pada Sritex.

Peristiwa itu membuat sebagian orang penasaran dengan Sritex dan sosok pemilik perusahaan tekstil terbesar di Asia Tenggara tersebut.

Sejarah Sritex dan sosok pemiliknya

Sritex berdiri sejak tahun 1966 yang didirikan oleh H.M Lukminto. Sebelum mendirikan sebuah perusahaan besar, pria tersebut hanyalah seorang pedagang kain yang merintis usaha di Pasar Klewer.

Pada tahun 1967, Lukminto berhasil membeli dua kios di Pasar Klewer dan membuka pabrik cetak pertama yang menghasilkan kain putih.

baca juga

Usaha nya terus berkembang pesat. Beberapa tahun kemudian, tepatnya di tahun 1972, dia membangun sebuah pabrik kain di Semanggi Surakarta.

Kemudian, pabrik kain ini direlokasi ke Desa Jetis, Sukoharjo dan diberi nama PT Sri Rejeki Isman.

Pabriknya terdaftar di Kementrian Perdagangan sebagai perusahaan perseroan terbatas. Tahun 1992, Presiden Soeharto meresmikan Sritex.

Sritex mampu mencapai kesuksesan hanya dalam waktu singkat hingga mencapai kancah internasional dengan menembus pasar Eropa.

Tahun 2007, Lukminto menyerahkan kepemimpinan perusahaan yang sudah lama dia rintis kepada sang putera, yakni Iwan Kurniawan Lukminto.

Usai H.M Lukminto meninggal dunia pada tahun 2014, Sritex sepenuhnya dipegang oleh Iwan Setiawan.

Berkat tangan dinginnya, Sritex berkembang menjadi grup tekstil besar an memiliki sekitar 10 hotel di Solo, Yogyakarta, dan Bali.

Belum cukup sampai disitu, perusahaan ini resmi terdaftar sahamnya dengan kode ticker dan SRIL pada Bursa Efek Indonesia.

Bahkan, Iwan Kurniawan berhasil masuk ke dalam jajaran 50 orang terkaya pada tahun 2020 menurut Forbes. Kekayaannya pada saat itu tercatat sekitar 515 juta dollar AS atau sekitar Rp 8 triliun.

Iwan juga berhasil memperoleh penghargaan sebagai Businessman of the Year dari Forbes Indonesia pada 2014.

Hingga mengalami kebangkrutan, PT Sri Rejeki Isman atau Sritex tetap dipegang oleh Iwan Kurniawan Lukminto.

Kontributor : Damayanti Kahyangan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

50 Ribu Buruh Terancam PHK, Bos Sritex: Haram!

50 Ribu Buruh Terancam PHK, Bos Sritex: Haram!

Bisnis | Senin, 28 Oktober 2024 | 17:22 WIB

Sritex Dinyatakan Pailit, Gimana Nasib Utangnya di BCA?

Sritex Dinyatakan Pailit, Gimana Nasib Utangnya di BCA?

Bisnis | Senin, 28 Oktober 2024 | 15:07 WIB

Bongkar-Bongkaran Utang Sritex: 28 Bank Terjerat Jaring Utang Raksasa Tekstil

Bongkar-Bongkaran Utang Sritex: 28 Bank Terjerat Jaring Utang Raksasa Tekstil

Bisnis | Senin, 28 Oktober 2024 | 14:46 WIB

Siapa Pendiri Sritex? Dulu Berjaya Produksi Baju Tentara Jerman, Kini Harus Diselamatkan Prabowo

Siapa Pendiri Sritex? Dulu Berjaya Produksi Baju Tentara Jerman, Kini Harus Diselamatkan Prabowo

Bisnis | Sabtu, 26 Oktober 2024 | 18:47 WIB

Profil PT Sritex yang Kini Dinyatakan Pailit, Dikenal Sebagai Produsen Seragam Militer

Profil PT Sritex yang Kini Dinyatakan Pailit, Dikenal Sebagai Produsen Seragam Militer

News | Jum'at, 25 Oktober 2024 | 18:08 WIB

Terkini

Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai, Dedi Congor Dicegah ke Luar Negeri!

Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai, Dedi Congor Dicegah ke Luar Negeri!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:43 WIB

Menteri Wihaji: Mau Memperbaiki Negara? Perbaiki Dulu Keluarganya

Menteri Wihaji: Mau Memperbaiki Negara? Perbaiki Dulu Keluarganya

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:39 WIB

Pemerintah Mau Bangun Kawasan Industri di Pulau Kecil Maluku

Pemerintah Mau Bangun Kawasan Industri di Pulau Kecil Maluku

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:36 WIB

Tambang Emas Nabire: Izin Dicabut, Konsesi Diserahkan ke Antam, Nasib Warga Bagaimana?

Tambang Emas Nabire: Izin Dicabut, Konsesi Diserahkan ke Antam, Nasib Warga Bagaimana?

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:32 WIB

Park Ju Hyun Resmi Gabung Film Prekuel Inside Men, Gantikan Yeonwoo

Park Ju Hyun Resmi Gabung Film Prekuel Inside Men, Gantikan Yeonwoo

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:30 WIB

Perkuat Ekosistem Pendidikan Digital, Metranet dan Jayantara Jalin Kerja Sama Strategis

Perkuat Ekosistem Pendidikan Digital, Metranet dan Jayantara Jalin Kerja Sama Strategis

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:27 WIB

Refleksi Mariposa 2: Belajar Mengerti Komitmen & Kedewasaan dalam Asmara

Refleksi Mariposa 2: Belajar Mengerti Komitmen & Kedewasaan dalam Asmara

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:20 WIB

IMF: Kekayaan Vietnam Lampaui Indonesia Tahun Ini Berkat Pembangunan Infrastruktur

IMF: Kekayaan Vietnam Lampaui Indonesia Tahun Ini Berkat Pembangunan Infrastruktur

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:17 WIB

Investor Asing Ramai-ramai Tarik Dana, Rupiah Ditutup Lesu ke Level Rp18.147

Investor Asing Ramai-ramai Tarik Dana, Rupiah Ditutup Lesu ke Level Rp18.147

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:15 WIB

4 Hydrating Cleanser Buat Melembapkan Kulit yang Sedang Kering dan Sensitif

4 Hydrating Cleanser Buat Melembapkan Kulit yang Sedang Kering dan Sensitif

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:15 WIB

×