Beda Tren We Listen We Don't Judge dengan Unpopular Opinion yang Viral di Medsos

Agatha Vidya Nariswari

Rabu, 04 Desember 2024 | 15:15 WIB
Beda Tren We Listen We Don't Judge dengan Unpopular Opinion yang Viral di Medsos
ilustasi media sosial (Pexels/Cottonbro Studio)

Suara.com - Istilah we listen we don’t judge saat ini menjadi tren baru yang kerap digunakan oleh anak muda di media sosial, khususnya TikTok dan X.

Sebelumnya, istilah ini banyak digunakan di TikTok yang kemudian menjalar ke berbagai media sosial lainnya.

Lantas, apa arti we listen we don’t judge?

Apabila diterjemahkan, we listen we don’t judge berarti kami mendengar, kami tidak menghakimi. Sesuai dengan artinya, tren ini mengajak atau mengampanyekan untuk mengedepankan konsep mendengar tanpa menghakimi.

Dari tren ini, masyarakat diajak untuk lebih berani mengungkapkan pendapatnya secara jujur di muka umum tanpa takut penghakiman dari orang lain.

Jika melihat arti dan maksudnya, istilah ini mirip dengan istilah unpopular opinion yang sebelumnya juga pernah menjadi tren bagi anak muda.

Istilah unpopular opinion berarti pendapat yang tidak populer. Artinya, pemikiran atau pendapat yang kebanyakan orang cenderung tidak setuju.

Lalu, apa bedanya we listen we don’t judge dengan unpopular opinion?

Tren we listen we don’t judge mengedepankan agar setiap orang saling memahami dan mendengarkan tapi tanpa menghakimi. Harapannya, ketika tidak ada penghakiman, maka orang-orang mampu berkata jujur sesuai apa yang dialami.

baca juga

Umumnya, tren ini dilakukan untuk mengungkap sebuah rahasia atau fakta tersembunyi terkait kehidupan masing-masing. Contohnya hubungan asmara, hubungan keluarga, pekerjaan, dan berbagai macam hubungan lainnya.

Cara untuk menggunakan tren ini cukup mudah. Untuk konten video, ada dua orang yang bersamaan mengucap we listen we don’t judge. Setelahnya, barulah salah seorang menjelaskan fakta tersembunyi dengan sejujur-jujurnya, tanpa ditambah maupun dikurangi.

Sementara untuk teks yang biasanya dilakukan di media sosial X, pengguna hanya perlu menulis kalimat we listen we don’t judge dan kemudian menuliskan fakta tentang dirinya yang belum banyak diketahui oleh orang lain.

Dengan maraknya tren tersebut, diharap setiap orang mampu berkata jujur dan menerima apa yang telah terjadi pada dirinya, alias berhasabat dengan masa lalu.

Sementara tren unpopular opinion merupakan tren yang mendukung seseorang untuk berani mengutarakan gagasan yang berbeda dari kebanyakan orang.

Konsekuensi dari unpopular opinion adalah kritikan hingga cacian karena pendapat tersebut dianggap tabu bagi masyarakat luas. Namun, tren ini mengajarkan untuk berani mengutarakan pendapat kendati berbeda dari kebanyakan orang.

Jadi, dari keberanian mengutarakan itu diharapkan muncul ide atau gagasan baru yang bisa memperkaya pemikiran masyarakat luas.

Kontributor : Damayanti Kahyangan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tren Self-Care Meningkat Pesat: Ini Kombinasi Ampuh untuk Relaksasi dan Perawatan Tubuh

Tren Self-Care Meningkat Pesat: Ini Kombinasi Ampuh untuk Relaksasi dan Perawatan Tubuh

Lifestyle | Selasa, 03 Desember 2024 | 20:48 WIB

Tren Kecantikan 2025: Penggunaan Teknologi AI untuk Perawatan Kulit dan Pencegahan Penuaan, Ini Kelebihannya

Tren Kecantikan 2025: Penggunaan Teknologi AI untuk Perawatan Kulit dan Pencegahan Penuaan, Ini Kelebihannya

Lifestyle | Selasa, 03 Desember 2024 | 18:55 WIB

Ramai Tren We Listen We Don't Judge di Medsos, Gimana Cara Mainnya?

Ramai Tren We Listen We Don't Judge di Medsos, Gimana Cara Mainnya?

Lifestyle | Selasa, 03 Desember 2024 | 12:08 WIB

Viral Tren We Listen We Don't Judge di Tiktok, Apa Itu?

Viral Tren We Listen We Don't Judge di Tiktok, Apa Itu?

Lifestyle | Minggu, 01 Desember 2024 | 15:52 WIB

Cuan di 2025: 10 Ide Bisnis Menguntungkan & Tren Masa Depan

Cuan di 2025: 10 Ide Bisnis Menguntungkan & Tren Masa Depan

Bisnis | Minggu, 01 Desember 2024 | 13:15 WIB

Terkini

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

×