OPINI Fitria Ayuningtyas: Gaya Hidup Hedonisme Menyerang Kalangan Gen Z?

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Senin, 16 Desember 2024 | 11:26 WIB
OPINI Fitria Ayuningtyas: Gaya Hidup Hedonisme Menyerang Kalangan Gen Z?
Associate Professor bidang Ilmu Komunikasi/Dosen Program Studi S2 Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta Dr. Fitria Ayuningtyas, S.Sos., M.Si.(Dok. Istimewa)

Suara.com - Seiring waktu, gaya hidup individu terus bertransformasi. Seperti gaya hidup hedonisme yang cenderung terjadi di kalangan Gen Z, generasi yang berusia 12-27 tahun pada 2024 ini. Kecenderungan ini dilihat dari kalangan Gen Z yang cukup konsumtif, hal ini sejalan dengan fenomena hedonisme yang menjadikan kesenangan serta kepuasan diri sebagai tujuan Utama hidup. 

Hedonisme kerap dikaitkan dengan pencarian kesenangan sebagai tujuan hidup. Segala sesuatu yang menimbulkan kesedihan atau ketidaknyamanan dianggap buruk.

Sebagai gaya hidup, hedonisme terlihat dalam perilaku generasi muda yang menghabiskan waktu untuk berbelanja, jalan-jalan, atau menikmati hiburan mewah. Aktivitas ini sering berpusat pada konsumsi, penampilan, dan gaya hidup glamor, yang kemudian dipamerkan melalui media sosial.

Media sosial, mulai dari era Friendster hingga platform global seperti Facebook, Instagram, X (sebelumnya Twitter), dan TikTok, menjadi panggung utama untuk menunjukkan gaya hidup tersebut. Kehadirannya semakin memperkuat fenomena hedonisme di kalangan anak muda.

Ilustrasi belanja.[Pexels.com/Andrea Piacquadio]
Ilustrasi belanja.[Pexels.com/Andrea Piacquadio]

Riset Good Stats menunjukkan bahwa per Januari 2024, 5,04 miliar orang, atau 62,3% populasi dunia, menggunakan media sosial. Angka ini meningkat 75 juta pengguna (1,5%) dibandingkan kuartal 4 tahun 2023.

Menurut laporan We Are Social, Facebook memimpin sebagai platform terpopuler dengan 3,05 miliar pengguna aktif, diikuti oleh YouTube (2,49 miliar), WhatsApp, dan Instagram (masing-masing 2 miliar). TikTok, meski berada di peringkat kelima dengan 1,56 miliar pengguna aktif, terus menjadi favorit terutama di kalangan anak muda, termasuk di Indonesia (Yonatan, 2024).

Hedonisme, yang berfokus pada pencarian kesenangan materi, menjadi isu relevan di masyarakat modern, khususnya di kalangan Gen Z. Prinsipnya menolak kerja keras sebagai sesuatu yang melelahkan dan berfokus pada kenikmatan hidup. Salah satu manifestasi ekstrem gaya hidup ini adalah fenomena Sugar Dating.

Menurut Septiana (2020), Sugar Dating melibatkan hubungan antara Sugar Baby—remaja atau dewasa muda yang menawarkan kencan hingga layanan seksual—dengan Sugar Daddy, pria dewasa yang memberikan dukungan finansial. Hubungan ini berlanjut selama kebutuhan materi sang Sugar Baby terpenuhi (Winawati & Mubarokah, 2022).

Fenomena ini marak di kota-kota besar di Indonesia, didorong oleh tuntutan ekonomi dan gaya hidup mewah. Banyak individu melihat Sugar Dating sebagai jalan pintas untuk memenuhi kebutuhan, mencerminkan sisi gelap hedonisme di masyarakat urban.

Kemewahan yang ditampilkan ini disebut gaya hidup hedonisme yang ditampilkan untuk membantu menunjang persepsi masyarakat akan kehidupan seseorang, biasanya orang yang sering memposting suatu hal yang terlihat mewah akan memberikan pandangan bahwa orang tersebut makmur dan bahagia dalam hidupnya dari segi materiil. Hal ini juga dapat menarik para Sugar Daddy yang memiliki prinsip dominan sehingga merasa ingin menyokong gaya hidup Sugar Baby tersebut.

Kondisi ini menjadi mengkhawatirkan karena berdasarkan penelitian yang dilakukan situs resmi Seeking Arrangement yang dirilis langsung dalam situsnya menunjukkan bahwa Indonesia termasuk dalam 10 negara dengan jumlah Sugar Daddy terbanyak di Asia Tenggara.

Survei menunjukan, 10 negara dengan Sugar Daddy terbanyak di Asia ditempati oleh India sebagai peringkat pertama dengan angka 338.000, Indonesia di peringkat kedua yakni 60.250, disusul oleh Malaysia 42.500, Jepang 32.500, Hong Kong 28.600, Taiwan 27.300, Vietnam 12.000, Korea Selatan 7.000, Sri Lanka 5.000 dan terakhir Kamboja 3.500. Mashable SEA juga mengungkapkan dalam risetnya pada tahun 2021 jumlah Sugar Daddy di Indonesia mencapai 60.250, yang merupakan jumlah tertinggi di Asia Tenggara (Ridhotulloh, 2023).

Indonesia pun merupakan Negara tertinggi kedua dengan jumlah Sugar Baby mencapai 10.200 orang, dan kebanyakan berasal dari Jakarta. Ini disebabkan oleh fakta bahwa Jakarta adalah kota dengan tingkat urbanisasi tertinggi.

Hasil penelitian Seeking Arrangement, menunjukkan bahwa pendidikan juga mempengaruhi cara seseorang berpikir tentang memutuskan untuk menjadi Sugar Baby. 12 persen orang di antara usia 25 dan 34 tahun memiliki gelar sarjana, lalu 56% nyatanya belum memiliki kesempatan untuk belajar hingga perguruan tinggi bagi penduduk perkotaan di Indonesia yang berkembang pesat.

Berdasarkan beberapa penelitian sebelumnya yang telah dilakukan, gaya hidup yang terlihat dalam sosial media dapat menjadi faktor pemicu bagi para seorang Sugar Baby. Sejalan dengan hasil penelitian Winawati & Mubarokah (2022) sebagian besar dari subjek penelitiannya menginginkan kehidupan yang lebih baik karena mayoritas subjek memiliki kondisi ekonomi yang sulit, sehingga dengan memiliki media sosial, memudahkan untuk mendapatkan Sugar Daddy. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengenal Istilah "Gig Worker" yang Kini jadi Idaman Pekerja dari Generasi Z

Mengenal Istilah "Gig Worker" yang Kini jadi Idaman Pekerja dari Generasi Z

Lifestyle | Kamis, 12 Desember 2024 | 17:02 WIB

BI: Gen Z Doyan Belanja Bikin Indeks Keyakinan Konsumen Meningkat

BI: Gen Z Doyan Belanja Bikin Indeks Keyakinan Konsumen Meningkat

Bisnis | Senin, 09 Desember 2024 | 13:15 WIB

The Power of Viral: Bagaimana Pengaruh TikTok dalam Membentuk Tren Gen Z?

The Power of Viral: Bagaimana Pengaruh TikTok dalam Membentuk Tren Gen Z?

Your Say | Senin, 09 Desember 2024 | 10:29 WIB

Terkini

Lebih dari Sekadar Cantik: Mengapa Privasi Menjadi 'Kemewahan' Baru dalam Perawatan Estetika

Lebih dari Sekadar Cantik: Mengapa Privasi Menjadi 'Kemewahan' Baru dalam Perawatan Estetika

Lifestyle | Senin, 27 April 2026 | 21:51 WIB

Merayakan Hari Kartini, Perusahaan Wajib Bangun Ekosistem Kerja yang 'Family-Friendly' bagi Wanita

Merayakan Hari Kartini, Perusahaan Wajib Bangun Ekosistem Kerja yang 'Family-Friendly' bagi Wanita

Lifestyle | Senin, 27 April 2026 | 21:38 WIB

7 Pilihan Sepeda Gunung 26 Inch yang Paling Worth It Mulai Rp1 Jutaan, Gowes Enteng Banget

7 Pilihan Sepeda Gunung 26 Inch yang Paling Worth It Mulai Rp1 Jutaan, Gowes Enteng Banget

Lifestyle | Senin, 27 April 2026 | 21:32 WIB

Silent Book Club: Ditemani Tanpa Kehilangan Ruang untuk Diri Sendiri

Silent Book Club: Ditemani Tanpa Kehilangan Ruang untuk Diri Sendiri

Lifestyle | Senin, 27 April 2026 | 20:22 WIB

65 Persen Lembaga Keuangan Sudah Pakai AI, Apa Keuntungannya Buat Kita?

65 Persen Lembaga Keuangan Sudah Pakai AI, Apa Keuntungannya Buat Kita?

Lifestyle | Senin, 27 April 2026 | 20:22 WIB

Jadi Tulang Punggung Ekonomi, UMKM Juga Penggerak Akses Keuangan di Masyarakat

Jadi Tulang Punggung Ekonomi, UMKM Juga Penggerak Akses Keuangan di Masyarakat

Lifestyle | Senin, 27 April 2026 | 20:11 WIB

Tren Bold Flavor, Toast Hitam dengan Sentuhan Gochujang hingga Buldak Ikut Meramaikan

Tren Bold Flavor, Toast Hitam dengan Sentuhan Gochujang hingga Buldak Ikut Meramaikan

Lifestyle | Senin, 27 April 2026 | 19:56 WIB

5 Bedak Viva Cosmetics untuk Usia 45 Tahun ke Atas: Formula Ringan, Hasil Natural

5 Bedak Viva Cosmetics untuk Usia 45 Tahun ke Atas: Formula Ringan, Hasil Natural

Lifestyle | Senin, 27 April 2026 | 19:00 WIB

Lebih Tahan Lama Lip Tint atau Lip Cream? Ini 5 Rekomendasinya yang Awet

Lebih Tahan Lama Lip Tint atau Lip Cream? Ini 5 Rekomendasinya yang Awet

Lifestyle | Senin, 27 April 2026 | 17:29 WIB

Siapa Pemilik Toba Pulp Lestari? Perusahaan yang Diisukan PHK Massal 80 Persen Karyawan

Siapa Pemilik Toba Pulp Lestari? Perusahaan yang Diisukan PHK Massal 80 Persen Karyawan

Lifestyle | Senin, 27 April 2026 | 17:11 WIB