Nestle Ganti Sedotan Plastik dengan Kertas untuk Produk Susu Kotak Milo

Kamis, 19 Desember 2024 | 10:25 WIB
Nestle Ganti Sedotan Plastik dengan Kertas untuk Produk Susu Kotak Milo
Milo UHT hadirkan sedotan dengan versi baru. (Dok: Nestle)

Suara.com - Tidak lengkap rasanya menjalani hari tanpa meminum sekotak susu. Hingga akhirnya minum susu kotak menjadi aktivitas yang tidak bisa dilepaskan dari gaya hidup sehari-hari.

Sayangnya, produk susu kotak yang kini makin merajalela berpotensi meninggalkan sampah sedotan yang berakibat buruk pada lingkungan.

Menyadari hal tersebut, Nestlé Milo berinisiatif baru menjadikan minum susu kotak sebagai gaya hidup yang ramah lingkungan dengan mengganti sedotan produk susu kotak Milo dengan sedotan kertas. Gerakan ini diharapkan mampu mengurangi penggunaan sedotan plastik di Indonesia.

Inisiatif ini juga merupakan komitmen nyata Nestlé untuk menggunakan 100% kemasan yang dapat didaur ulang atau dapat digunakan kembali pada tahun 2025. Sejalan dengan komitmen perusahaan untuk memastikan kelestarian lingkungan. 

Sedotan kertas yang digunakan juga telah memiliki Sertifikasi keberlanjutan FSC. Produk Milo UHT juga menggunakan sedotan kertas yang aman untuk digunakan pada minuman kemasan. Penggunaan sedotan kertas, yang merupakan bagian dari upaya Milo ini mampu mengurangi 93.000 kg plastik per tahunnya.

Bahan kertas yang digunakan terbuat dari kertas bersertifikasi food grade yang aman untuk makanan dan minuman serta tidak mengandung bahan kimia yang berbahaya. Penggunaan sedotan kertas di setiap produk Milo UHT dipastikan tidak akan mengubah rasa minuman.

Meski sedotan kertas Milo UHT lebih kuat dan lebih tahan lama, namun untuk mendapatkan manfaat yang optimal, dianjurkan produk Milo UHT dapat dikonsumsi dan dihabiskan segera setelah dibuka.

Adapun, cara menikmati Milo UHT dengan sedotan kertas adalah pegang sedotan dekat dengan ujung sedotan yang lancip dan langsung dimasukkan ke lubang sedotan Milo UHT. Lalu, untuk mendapatkan manfaat yang optimal, sedotan kertas sebaiknya tidak digigit agar sedotan tidak berlubang dan menjadi rapuh. Selanjutnya agar bisa berkontribusi terhadap lingkungan, dianjurkan agar sedotan kertas dapat dibuang bersama dengan kemasannya dengan cara memasukkan kembali sedotan ke dalam, dengan begitu sedotan tersebut dapat didaur ulang bersama dengan kemasannya. 

Baca Juga: Cara Citra Kirana Kenalkan Anaknya Makanan dan Minuman Sehat Sejak Kecil, Ajak ke Toko Susu?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI