7 Lagu Sukatani Terbaik selain Bayar Bayar Bayar, Maknanya Deep Banget!

Ruth Meliana

Jum'at, 21 Februari 2025 | 09:49 WIB
7 Lagu Sukatani Terbaik selain Bayar Bayar Bayar, Maknanya Deep Banget!
Band Sukatani (Instagram/sukatani.band)

Suara.com - Lagu Bayar Bayar Bayar milik Sukatani tengah viral dan menjadi perbincangan hangat. Gara-gara lagu tersebut, grup band asal Purbalingga, Jawa Tengah itu minta maaf ke Institusi Polri. Bahkan mereka sampai menarik lagu tersebut dari berbagai platform digital dan meminta pihak lain untuk menghapusnya.

Namun tahukah kamu bahwa Sukatani memiliki lagu-lagu lain yang tak kalah keren dan memiliki pesan yang kuat? Lagu Bayar Bayar Bayar yang mengangkat isu korupsi dan pungutan liar di kepolisian itu termasuk dalam 8 lagu di album Sukatani yang berjudul Gelap Gempita dan dirilis pada 24 Juli 2023 lalu.

Simak penjelasan mendalam soal karya-karya terbaik Sukatani selain lagu yang sedang viral dengan lirik kontroversial itu.

Lagu Terbaik Sukatani Selain Bayar Bayar Bayar

Band Punk Sukatani. (Instagram/sukatani.band)
Band Punk Sukatani. (Instagram/sukatani.band)

1. Gelap Gempita

Lagu Gelap Gempita dari Sukatani adalah lagu yang memiliki lirik yang kuat dan relevan dengan kehidupan sehari-hari. Lagu ini menggambarkan sebuah perlawanan terhadap pemerintah atas ketidakadilan dan kesenjangan yang terjadi di masyarakat.

Lirik-liriknya yang kritis dan tajam mampu menyuarakan keresahan dan realitas sosial yang terjadi di sekitar kita. Gelap Gempita adalah representasi dari semangat perjuangan dan perlawanan terhadap segala bentuk penindasan dan ketidakadilan.

2. Semakin Tua Semakin Punk

Lagu Semakin Tua Semakin Punk dari Sukatani adalah lagu yang menggambarkan semangat dan jiwa punk yang tak lekang oleh waktu. Liriknya mengajak pendengar untuk tetap bersemangat dan mempertahankan idealisme mereka, meskipun usia semakin bertambah.

Lagu ini juga mencerminkan sikap kritis Sukatani terhadap kehidupan modern dan nilai-nilai yang dianggap usang. Mereka mengajak pendengar untuk tidak menyerah pada tekanan sosial dan tetap berjuang untuk apa yang mereka yakini.

baca juga

3. Sukatani

Lagu Sukatani dari Sukatani adalah lagu yang menggambarkan identitas dan semangat dari band itu sendiri. Liriknya yang penuh semangat mengajak pendengar untuk mengenal lebih dekat Sukatani, band punk asal Purbalingga yang memiliki ciri khas tersendiri.

Lagu ini juga mencerminkan perjuangan dan idealisme Sukatani dalam bermusik. Lagu ini cukup sederhana, tetapi memiliki pesan yang kuat. Pengulangan kata "Maturnuwun wong tani" (Terima kasih petani) menekankan rasa syukur dan penghargaan Sukatani kepada para petani.

4. Alas Wirasaba

Lagu Alas Wirasaba membahas bagaimana pembangunan infrastruktur berdampak bagi lingkungan sekitarnya. Lagu ini ditulis dengan menggunakan dialek bahasa Banyumasan yang membawa nostalgia masa kecil para personil Sukatani di hutan yang dulunya menjadi tempat bermain mereka waktu kecil yang sekarang berubah menjadi bandara.

Lagu ini menjadi pengingat dampak dari pembangunan bandara yang tidak jarang akan berdampak mengorbankan alam dan kenangan masa kecil personil Sukatani.

Alas atau kerap disebut hutan memiliki peran yang sangat penting bagi masyarakat sekitar. Dampak negatif dengan adanya bandara dapat menghilangkan sumber daya alam, kerusakan habitat flora dan fauna, serta menyebabkan pencemaran air bagi masyarakat sekitarnya.

5. Jangan Bicara Solidaritas

Lagu 'Jangan Bicara Solidaritas' dari Sukatani merupakan sebuah kritik tajam terhadap kemunafikan dan ketidakpedulian yang seringkali tersembunyi di balik kata-kata manis solidaritas. Liriknya yang lugas menggambarkan kekecewaan terhadap orang-orang yang hanya pandai berbicara tentang solidaritas, tetapi tidak pernah benar-benar bertindak atau peduli terhadap sesama.

Pengulangan kata 'Jangan bicara tentang solidaritas' menekankan bahwa kata-kata tanpa tindakan adalah hampa. Lagu ini ingin menyampaikan bahwa solidaritas sejati membutuhkan tindakan nyata, bukan hanya kata-kata manis. Sukatani mengajak pendengar untuk tidak hanya berbicara tentang solidaritas, tetapi juga untuk peduli dan membantu sesama yang membutuhkan.

6. Realitas Konsumerisme

Lagu Realitas Konsumerisme menggambarkan kritik terhadap gaya hidup konsumtif yang semakin marak di masyarakat. Lagu ini mengangkat tema utama tentang realitas konsumerisme yang tak terkendali dan dampaknya terhadap kehidupan manusia.

Lirik lagunya menyoroti adanya kesenjangan antara keinginan yang tak terbatas dengan kemampuan finansial yang terbatas. Banyak orang terjebak dalam siklus konsumerisme karena dorongan keinginan yang kuat, tanpa mempertimbangkan kemampuan ekonomi mereka.

7. Tanam Kemandirian

Lagu Tanam Kemandirian berisi pesan-pesan moral dan motivasi tentang pentingnya kemandirian dalam menjalani kehidupan. Liriknya yang sederhana namun penuh makna mengajak pendengar untuk tidak hanya bergantung pada orang lain, tetapi juga berusaha dan berjuang untuk mencapai tujuan mereka sendiri.

Lagu ini ingin menyampaikan bahwa kemandirian adalah kunci untuk mencapai kesuksesan. Sukatani mengajak pendengar untuk tidak hanya mengandalkan orang lain, tetapi juga untuk berjuang dan berusaha sendiri. Selain itu, lagu ini juga menekankan pentingnya membangun relasi keluarga yang aman dan suportif.

Kontributor : Trias Rohmadoni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fanny Soegi dan Sederet Musisi Beri Dukungan untuk Sukatani: Masa Sama Lagu Takut?

Fanny Soegi dan Sederet Musisi Beri Dukungan untuk Sukatani: Masa Sama Lagu Takut?

Entertainment | Jum'at, 21 Februari 2025 | 09:17 WIB

Lagu 'Bayar...Bayar...Bayar' Ditarik, Amnesty: Kapolri Harus Undang Band Sukatani Nyanyi di Mabes Polri!

Lagu 'Bayar...Bayar...Bayar' Ditarik, Amnesty: Kapolri Harus Undang Band Sukatani Nyanyi di Mabes Polri!

News | Jum'at, 21 Februari 2025 | 08:07 WIB

Band Sukatani Disebut Dicegat Aparat di Banyuwangi, Isu Intimidasi Mencuat

Band Sukatani Disebut Dicegat Aparat di Banyuwangi, Isu Intimidasi Mencuat

Entertainment | Jum'at, 21 Februari 2025 | 05:50 WIB

Arti Kode 1312 yang Ditambahkan di Tagar 'Kami Bersama Sukatani', Berkaitan dengan Polisi

Arti Kode 1312 yang Ditambahkan di Tagar 'Kami Bersama Sukatani', Berkaitan dengan Polisi

Entertainment | Jum'at, 21 Februari 2025 | 06:10 WIB

Aksi Kamisan: Lagu Bayar Bayar Bayar Bergema di Depan Polisi, Soroti Pembungkaman Musisi

Aksi Kamisan: Lagu Bayar Bayar Bayar Bergema di Depan Polisi, Soroti Pembungkaman Musisi

News | Kamis, 20 Februari 2025 | 23:00 WIB

Andovi da Lopez Tanggapi Kasus Band Sukatani yang Diduga Diintimidasi: Jangan Bikin Lagu yang Membuat Rakyat Resah!

Andovi da Lopez Tanggapi Kasus Band Sukatani yang Diduga Diintimidasi: Jangan Bikin Lagu yang Membuat Rakyat Resah!

Entertainment | Kamis, 20 Februari 2025 | 22:15 WIB

Terkini

Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya

Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya

Sumut | Minggu, 27 September 2026 | 23:46 WIB

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:31 WIB

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jabar | Minggu, 27 September 2026 | 22:22 WIB

Elektabilitas PPP Cuma 1,9 Persen, Mardiono Singgung 'Kecelakaan Politik' 2024

Elektabilitas PPP Cuma 1,9 Persen, Mardiono Singgung 'Kecelakaan Politik' 2024

Jogja | Minggu, 27 September 2026 | 22:10 WIB

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:06 WIB

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

News | Minggu, 27 September 2026 | 21:40 WIB

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 21:05 WIB

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Health | Minggu, 27 September 2026 | 21:00 WIB

×