Hati-Hati! 5 Merek Teh Celup Favorit Ini Mengandung Mikroplastik

Farah Nabilla | Suara.com

Kamis, 27 Maret 2025 | 14:00 WIB
Hati-Hati! 5 Merek Teh Celup Favorit Ini Mengandung Mikroplastik
Ilustrasi teh celup (Freepik.com/Mkstudio)

Suara.com - Teh menjadi salah satu minuman favorit masyarakat Indonesia karena memiliki rasa nikmat, serta aroma yang menenangkan.

Kandungan kafein yang cukup rendah di dalam teh, menjadi pilihan terbaik bagi mereka yang tidak bisa mengonsumsi kopi.

Jika sebelumnya pembuatan teh dengan cara direndam dalam air hangat lalu disaring, namun seiring berjalannya waktu terciptalah teh dengan kantong yang disebut teh celup.

Teh celup sangat praktis dan mudah, yakni perlu menyiapkan secangkir air panas lalu masukkan teh celup ke dalamnya.

Diamkan selama 2-5 menit hingga warna air berubah, kemudian angkat kantong teh. Tambahkan gulu dan aduk sampai rata. Teh sudah siap untuk dinikmati.

Meski terbilang lebih praktis, namun ternyata ada bahaya mengintai  dibaliknya. Sebuah studi yang dilakukan oleh Organisasi pemerhati lingkungan Ecoton Foundation menemukan bahwa ada partikel mikroplastik di sejumlah teh celup yang kini populer di kalangan masyarakat.

Seperti yang kita tahu bahwa saat ini ada banyak merek teh celup yang menawarkan rasa nikmat, mulai dari merek terkenal hingga merek baru yang muncul di pasaran.

Ecoton membuat unggahan resmi di akun Instagram mereka @ecoto.id dan mengatakan jika mereka telah menemukan jenis fiber dalam kantong teh celup.

Mereka menyebut jika mikroplastik itu diduga berasal dari polimer sintesis seperti Polietilen dan Nylon, yang dijadikan sebagai bahan pelapis dari kantong teh celup.

Penggunaan kedua polimer tersebut dalam pembuatan kantong teh celup adalah untuk meningkatkan daya rekat dan ketahanan terhadap air panas.

Hal itu kemudian dijelaskan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) bahwa kantong teh celup memang terbuat dari kertas kraft yang dilapisi oleh plastik polietilen dengan tujuan agar bisa mendukung proses penyegelan panas pada air.

Polimer terbukti bisa terlepas saat kantong teh diseduh menggunakan air panas bersuhu 95°C. Saat bahan tersebut terlepas, maka beresiko masuk ke dalam tubuh manusia saat mengonsumsinya sehingga dapat menimbulkan efek samping berhaya bagi tubuh.

Daftar merek teh celup mengandung mikroplastik

Seperti yang sudah dirilis Ecoton Foundation sebelumnya bahwa ada banyak merek teh celup, baik yang sudah sangat terkenal maupun yang baru muncul di pasaran, diminati oleh sebagian besar masyarakat.

Namun, dari banyaknya merek teh celup, ada beberapa merek yang sudah sangat terkenal dan menjadi favorit banyak orang, yang ternyata mengandung mikroplastik.

Adapun beberapa merek tersebut diantaranya:

1. Teh Poci

2. Sosro

3. Sariwangi

4. Sari murni

5. Tong Ji

Kelima merek teh di atas memang memiliki rasa nikmat dan digemari oleh banyak orang dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga dewasa.

Sebaiknya, hentikan konsumsi teh celup mengandung mikroplastik dan gantilah dengan teh daun lepas agar tubuh terhindar dari efek samping berbahaya.

Penjelasan BPOM

Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) pernah menjelaskan soal klaim racun dalam teh celup yang telah beredar. Dikutip dari laman resminya, berikut tanggapan BPOM.

1. Kantong teh celup umumnya terbuat dari kertas dan plastik.

2. Kantong teh celup terbuat dari kertas biasanya berupa jenis kraft dilapisi plastik polietilen  yang berfungsi dalam perekatan panas. Industri kertas untuk kemasan pangan sudah tidak menggunakan senyawa klorin sebagai pemutih dan syarat ini sertakan pada saat permohonan penilaian keamanan produk.

3. Polietilen yang digunakan sebagai fungsi perekatan tidak meleleh pada suhu titik didih air, hal ini terlihat saat kantong kertas teh celup tidak terbuka saat diseduh dengan air panas.

4.Selain kantong kertas, kantong plastik teh celup juga terbuat dari plastik jenis nilon, polietilen terefltalat (PET) atau asam polilaktat (PLA).

5. Teh celup yang terdaftar di Badan POM telah melalui evaluasi penilaian keamanan pangan termasuk penilaian keamanan kemasannya (kantong teh celup).

6. Penilaian keamanan kantong teh celup juga mensyaratkan pemenuhan terhadap batas migrasi baik yang berbahan kertas maupun plastik yang tercantum dalam Peraturan Kepala Badan POM Nomor HK.03.1.23.07.11.6664 tahun 2011 tentang Pengawasan Kemasan Pangan.

7. Sebagai perlindungan terhadap masyarakat, Badan POM senantiasa terus melakukan pengawasan terhadap produk yang kemungkinan tidak memenuhi syarat.

8. Dihimbau kepada masyarakat yang memerlukan informasi lebih lanjut, dapat menghubungi Contact Center HALO BPOM 1-500-533, SMS 0812-1-9999-533, e-mail [email protected] atau Unit Layanan Pengaduan Konsumen (ULPK) Balai Besar/Balai POM diseluruh Indonesia.

Kontributor : Damayanti Kahyangan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Es Teh atau Teh Hangat? Pilihan Terbaik untuk Berbuka Puasa

Es Teh atau Teh Hangat? Pilihan Terbaik untuk Berbuka Puasa

Lifestyle | Minggu, 09 Maret 2025 | 15:48 WIB

Industri Teh Indonesia: Produksi Meningkat, Konsumsi Terus Bertumbuh

Industri Teh Indonesia: Produksi Meningkat, Konsumsi Terus Bertumbuh

Lifestyle | Selasa, 04 Maret 2025 | 14:09 WIB

Hindari Minum Kopi dan Teh Saat Sahur, Ini Alasannya

Hindari Minum Kopi dan Teh Saat Sahur, Ini Alasannya

Lifestyle | Selasa, 04 Maret 2025 | 12:20 WIB

Pratiwi Noviyanthi Dituding Gelapkan Uang Yayasan, Diduga Untuk Beli Mobil Pribadi

Pratiwi Noviyanthi Dituding Gelapkan Uang Yayasan, Diduga Untuk Beli Mobil Pribadi

Entertainment | Jum'at, 28 Februari 2025 | 14:50 WIB

Ketika Manusia Kembali ke Naluri Dasar: Review Novel 'Lord of the Flies'

Ketika Manusia Kembali ke Naluri Dasar: Review Novel 'Lord of the Flies'

Your Say | Kamis, 20 Februari 2025 | 10:24 WIB

Jadi Ciri Khas, Rahasia Bikin Teh Solo yang Asli Pakai Campuran Teh Jadul Ini

Jadi Ciri Khas, Rahasia Bikin Teh Solo yang Asli Pakai Campuran Teh Jadul Ini

Lifestyle | Minggu, 16 Februari 2025 | 14:00 WIB

Terkini

Bolehkah Puasa Syawal 1 Hari Saja? Ini Penjelasan Lengkapnya Sesuai Sunnah

Bolehkah Puasa Syawal 1 Hari Saja? Ini Penjelasan Lengkapnya Sesuai Sunnah

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 14:35 WIB

Rencana ke Ragunan saat Libur Lebaran? Cek Harga Tiket dan Jam Buka Terbaru

Rencana ke Ragunan saat Libur Lebaran? Cek Harga Tiket dan Jam Buka Terbaru

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 14:28 WIB

Bolehkah Wanita Haid Ziarah Kubur dan Membaca Yasin? Ini Hukumnya

Bolehkah Wanita Haid Ziarah Kubur dan Membaca Yasin? Ini Hukumnya

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 14:23 WIB

Apakah Puasa Syawal Harus Berturut-Turu atau Boleh Diselingi? Ini Penjelasan Lengkapnya

Apakah Puasa Syawal Harus Berturut-Turu atau Boleh Diselingi? Ini Penjelasan Lengkapnya

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 14:20 WIB

Waduh, Lupa Bayar Zakat Fitrah Setelah Sholat Idulfitri? Ini Hukum dan Cara Mengatasinya

Waduh, Lupa Bayar Zakat Fitrah Setelah Sholat Idulfitri? Ini Hukum dan Cara Mengatasinya

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 14:18 WIB

5 Tips Aman Makan Makanan Bersantan saat Lebaran agar Tetap Sehat

5 Tips Aman Makan Makanan Bersantan saat Lebaran agar Tetap Sehat

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 14:10 WIB

Jangan Biarkan Iman 'Drop', 7 Tips Menjaga Semangat Ibadah Tetap On Fire setelah Ramadan

Jangan Biarkan Iman 'Drop', 7 Tips Menjaga Semangat Ibadah Tetap On Fire setelah Ramadan

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 14:00 WIB

Kapan Mulai Puasa Syawal? Ini Penjelasan Waktu yang Dianjurkan

Kapan Mulai Puasa Syawal? Ini Penjelasan Waktu yang Dianjurkan

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 13:10 WIB

Mengapa Opor Ayam Selalu Ada saat Lebaran? Ini Sejarah dan Makna Simbolisnya

Mengapa Opor Ayam Selalu Ada saat Lebaran? Ini Sejarah dan Makna Simbolisnya

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 12:40 WIB

Promo Lebaran di Indomaret: Diskon hingga 50 Persen, Berlaku sampai 1 April 2026

Promo Lebaran di Indomaret: Diskon hingga 50 Persen, Berlaku sampai 1 April 2026

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 12:35 WIB