Paus Fransiskus Meninggal Dunia Akibat Komplikasi Pneumonia Bilateral, Kenali Ciri-cirinya

Andi Ahmad S | Suara.com

Senin, 21 April 2025 | 18:08 WIB
Paus Fransiskus Meninggal Dunia Akibat Komplikasi Pneumonia Bilateral, Kenali Ciri-cirinya
Pemimpin Takhta Suci Vatikan Paus Fransiskus (tengah) disambut Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas (kiri) sebelum meninggalkan Indonesia di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Jumat (6/9/2024). [ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/nym]

Suara.com - Paus Fransiskus, pemimpin Gereja Katolik Roma, meninggal dunia pada Senin, 21 April 2025, di usia 88 tahun.

Beliau tutup usia setelah menjalani perawatan intensif selama 38 hari di Rumah Sakit Gemelli, Roma, akibat pneumonia bilateral atau infeksi paru-paru ganda yang dideritanya sejak pertengahan Februari 2025.

Riwayat Penyakit Paus Fransiskus.

Paus Fransiskus memiliki riwayat kesehatan yang cukup kompleks, terutama terkait dengan sistem pernapasan:

1. Paru-paru Pada usia 21 tahun, beliau menjalani operasi pengangkatan sebagian paru-paru akibat infeksi saluran pernapasan parah.

2. Bronkitis dan Pneumonia Sejak Februari 2025, Paus Fransiskus dirawat karena bronkitis yang kemudian berkembang menjadi pneumonia bilateral. Kondisi ini diperparah oleh infeksi polimikroba yang melibatkan bakteri, virus, dan jamur.

3. Masalah Pencernaan. Beliau pernah menjalani operasi usus besar pada 2021 dan operasi hernia pada 2023.

4. Kesehatan Mental. Pada tahun 2021, Paus Fransiskus mengungkapkan bahwa beliau pernah menjalani terapi psikiatri untuk mengatasi kecemasan selama masa muda di Argentina.

Meskipun menghadapi berbagai tantangan kesehatan, Paus Fransiskus tetap aktif dalam menjalankan tugas-tugas kepausannya hingga akhir hayatnya.

Riwayat sakit Sri Paus

Sebulan lalu, Maret 2025, Vatikan sempat merilis foto pertama Paus Fransiskus sejak ia mendapat perawatan di Rumah Sakit Gemelli, Roma.

Pada foto itu, tampak Sri Paus tengah duduk di kapel rumah sakit. Namun, potret itu dibuat dari belakang sehingga wajahnya tak terlihat.

Tapi dalam foto itu, tampak Paus Fransiskus bernapas tanpa bantuan alat medis. Umat Katolik sedunia bisa mernapas lega melihat potret tersebut karena menandakan pemimpinnya berangsur-angsur pulih.

Paus Fransiskus sendiri mulai dirawat di rumah sakit sejak 14 Februari 2025. Persisnya setelah tim dokter mendiagnosis dirinya menderita pneumonia ganda, yakni kondisi yang memengaruhi kedua paru-parunya.

Infeksi ini memerlukan perawatan lanjutan, dan sejak saat itu, ia tidak terlihat di depan umum.

Awal Maret, pihak Vatikan mengabarkan Paus Fransiskus mengalami dua insiden gangguan pernapasan yang lebih serius.

Insiden itu, menurut keterangan Vatikan, disebabkan oleh penumpukan lendir dalam jumlah besar di paru-paru serta bronkospasme atau kondisi yang menyerupai serangan asma.

Untuk menilai kondisi pernapasannya, tim medis melakukan dua prosedur bronkoskopi, yakni pemeriksaan yang menggunakan alat berbentuk tabung fleksibel berkamera untuk mengamati bagian dalam paru-paru.

"Pada sore hari, Paus kembali menjalani terapi ventilasi mekanis non-invasif," kata perwakilan Vatikan.

"Beliau tetap sadar, dapat berkomunikasi dengan baik, serta menunjukkan respons yang positif. Hingga saat ini, kondisi kesehatannya masih dalam pemantauan ketat," sambungnya.

Sejumlah sumber dari Vatikan mengungkapkan bahwa situasi Paus sempat stabil di pagi hari, sebelum kembali memburuk menjelang sore.

Kesulitan bernapas yang dialaminya diyakini merupakan dampak dari infeksi yang sudah ada sebelumnya, bukan akibat penyakit baru. Meski demikian, dokter masih menilai kondisinya cukup mengkhawatirkan.

Ketika ditanya mengenai keadaan Paus secara keseluruhan, pihak Vatikan enggan memberikan kepastian.

Begitu pula saat ditanya apakah kediamannya di Vatikan mulai dipersiapkan untuk kepulangannya, mereka menyebut bahwa masih terlalu dini untuk membahas hal tersebut.

Ciri-ciri Pneumonia Bilateral

Berikut adalah gejala umum yang sering muncul:

1. Sesak Napas

Napas terasa pendek, berat, atau terengah-engah.

Terjadi karena paru-paru kesulitan menyerap oksigen secara optimal.

2. Batuk Berkepanjangan

Bisa batuk kering atau berdahak.

Dahak biasanya berwarna kuning, hijau, atau bahkan bercampur darah.

3. Demam Tinggi

Suhu tubuh meningkat drastis, sering disertai menggigil dan berkeringat banyak di malam hari.

4. Nyeri Dada

Rasa nyeri atau seperti ditekan di bagian dada, terutama saat bernapas dalam atau batuk.

5. Kelelahan dan Lemah

Tubuh terasa sangat lelah bahkan tanpa aktivitas berat.

Bisa menyebabkan sulit bangun dari tempat tidur.

6. Kebiruan pada Bibir atau Kuku (Sianosis)

Tanda kurangnya oksigen dalam darah.

7. Kebingungan (pada lansia)

Orang tua atau pasien dengan kondisi berat bisa mengalami kebingungan atau penurunan kesadaran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anggun C Sasmi Kenang Sosok Paus Fransiskus: Sosok yang Rendah Hati dan Progresif

Anggun C Sasmi Kenang Sosok Paus Fransiskus: Sosok yang Rendah Hati dan Progresif

Entertainment | Senin, 21 April 2025 | 17:51 WIB

Paus Fransiskus Meninggal Dunia, Pertandingan Liga Italia Ditunda

Paus Fransiskus Meninggal Dunia, Pertandingan Liga Italia Ditunda

Bola | Senin, 21 April 2025 | 17:18 WIB

Perjalanan Hidup Paus Fransiskus, Pemimpin Gereja Katolik Wafat di Usia 88 Tahun

Perjalanan Hidup Paus Fransiskus, Pemimpin Gereja Katolik Wafat di Usia 88 Tahun

Lifestyle | Senin, 21 April 2025 | 17:21 WIB

Vatikan Berduka: Paus Fransiskus Wafat Setelah Berjuang Melawan Pneumonia

Vatikan Berduka: Paus Fransiskus Wafat Setelah Berjuang Melawan Pneumonia

Video | Senin, 21 April 2025 | 17:04 WIB

Duka Menag Nasaruddin Umar Atas Wafatnya Paus Fransiskus: Persahabatan Beliau Tak Bisa Dilupakan

Duka Menag Nasaruddin Umar Atas Wafatnya Paus Fransiskus: Persahabatan Beliau Tak Bisa Dilupakan

News | Senin, 21 April 2025 | 16:49 WIB

Terkini

Cara Baru Traveling: Mengapa AI Kini Jadi Travel Agent Pribadi Anda?

Cara Baru Traveling: Mengapa AI Kini Jadi Travel Agent Pribadi Anda?

Lifestyle | Jum'at, 15 Mei 2026 | 21:35 WIB

Bolehkah Kurban 1 Ekor Kambing untuk Satu Keluarga? Begini Hukumnya dalam Islam

Bolehkah Kurban 1 Ekor Kambing untuk Satu Keluarga? Begini Hukumnya dalam Islam

Lifestyle | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:50 WIB

5 Parfum Lokal yang Wanginya Awet Nempel di Baju meski Sudah Dicuci

5 Parfum Lokal yang Wanginya Awet Nempel di Baju meski Sudah Dicuci

Lifestyle | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:15 WIB

Di Tengah Tantangan Industri Herbal, Produk Lokal Mulai Perluas Pasar hingga Internasional

Di Tengah Tantangan Industri Herbal, Produk Lokal Mulai Perluas Pasar hingga Internasional

Lifestyle | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:25 WIB

5 Lip Cream Lokal Alternatif Tom Ford Liquid Lip Luxe Matte: Transferproof, Awet hingga 14 Jam

5 Lip Cream Lokal Alternatif Tom Ford Liquid Lip Luxe Matte: Transferproof, Awet hingga 14 Jam

Lifestyle | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:10 WIB

Ferdy Sambo Kuliah S2 Dimana? Masih Jalani Hukuman di Lapas Dapat Beasiswa Magister

Ferdy Sambo Kuliah S2 Dimana? Masih Jalani Hukuman di Lapas Dapat Beasiswa Magister

Lifestyle | Jum'at, 15 Mei 2026 | 16:26 WIB

6 Basic Skincare Malam untuk Pemula, Simpel tapi Penting untuk Menjaga Kulit Tetap Sehat

6 Basic Skincare Malam untuk Pemula, Simpel tapi Penting untuk Menjaga Kulit Tetap Sehat

Lifestyle | Jum'at, 15 Mei 2026 | 16:10 WIB

Bedak Sudah Mengandung SPF, Perlukah Pakai Sunscreen?

Bedak Sudah Mengandung SPF, Perlukah Pakai Sunscreen?

Lifestyle | Jum'at, 15 Mei 2026 | 16:03 WIB

Mengenal Lululemon, Tas Premium yang Dicuri di Bandara Soetta sampai Rugi Miliaran

Mengenal Lululemon, Tas Premium yang Dicuri di Bandara Soetta sampai Rugi Miliaran

Lifestyle | Jum'at, 15 Mei 2026 | 14:17 WIB

4 Sunscreen Lokal Alternatif La Roche Posay Anthelios UVMune 400, Murah dan Anti White Cast

4 Sunscreen Lokal Alternatif La Roche Posay Anthelios UVMune 400, Murah dan Anti White Cast

Lifestyle | Jum'at, 15 Mei 2026 | 14:05 WIB