Aksi Masyarakat dan DLH Bersama GEF SGP Hijaukan Pesisir Wuihebo dengan Mangrove di Hari Bumi

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Rabu, 23 April 2025 | 13:11 WIB
Aksi Masyarakat dan DLH Bersama GEF SGP Hijaukan Pesisir Wuihebo dengan Mangrove di Hari Bumi
Aksi Masyarakat dan DLH Bersama GEF SGP Hijaukan Pesisir Wuihebo dengan Mangrove di Momen Hari Bumi. (Dok. Istimewa)

Suara.com - Pesisir Kabupaten Sabu Raijua semakin terancam. Penambangan pasir yang tak terkendali menjadi biang kerok utama. Abrasi kian parah. Pantai rusak, kehidupan warga terganggu.

Mama Jubina Wila merasakannya langsung. Ia tinggal di tepi pantai. Rasa takut menghantui tiap hari.

"Jujur ya, saya takut. Takut suatu saat kami nggak bisa tinggal di sini lagi. Dulu kami masih bisa menyeberang, sekarang susah. Abrasi makin melebar tiap tahun," ungkap Mama Jubina.

Ketakutan itu bukan sekadar kecemasan. Abrasi telah menggerus daratan, mengancam rumah ibadah, dan menyulitkan nelayan mencari ikan.

Pada peringatan Hari Bumi 2025, tema "Our Power, Our Planet" diwujudkan dalam aksi nyata. Global Environment Facility Small Grants Programme (GEF SGP) Indonesia berkolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sabu Raijua dan warga menanam mangrove di Pantai Wuihebo.

Aksi Masyarakat dan DLH Bersama GEF SGP Hijaukan Pesisir Wuihebo dengan Mangrove di Momen Hari Bumi. (Dok. Istimewa)
Aksi Masyarakat dan DLH Bersama GEF SGP Hijaukan Pesisir Wuihebo dengan Mangrove di Momen Hari Bumi. (Dok. Istimewa)

Kepala Bidang DLH Sabu Raijua, Dedi Syamhadi, menyoroti bahwa meskipun data pencemaran belum tersedia, dampaknya sudah tampak jelas.

"Pencemarnya bukan pabrik. Tapi penambang liar, itu yang paling sering. Mereka ambil pasir di tepi pantai," ujarnya.

DLH menyambut baik kolaborasi dengan LSM. Harapannya, kerja sama ini berlanjut. Termasuk penyediaan bibit mangrove dari DLH untuk penanaman bersama warga.

"Kami juga punya pembibitan. Kalau bisa, LSM ambil dari kami, tanam bareng-bareng," tambah Dedi.

Saat ini, DLH memang masih fokus pada pandan laut. Tapi mangrove dinilai krusial untuk melindungi pantai dari abrasi. Dedi berharap masyarakat sadar akan bahaya penambangan.

"Kalau tidak ada mangrove, abrasi makin parah. Kesadaran warga penting, supaya kita bisa tanam dan jaga mangrove sama-sama," tegasnya.

Ironisnya, banyak lokasi tambang pasir dulunya adalah lahan mangrove. Kini, fungsinya hilang. Gelombang musim barat memperparah kerusakan.

Dengan anggaran terbatas, harapan terbesar adalah kesadaran masyarakat.

"Kalau pasir terus ditambang, pulau ini makin hari makin hilang. Kalau pun sudah rusak, ya kita harus rehabilitasi bareng-bareng," ucap Dedi.

Koordinator Nasional GEF SGP Indonesia, Sidi Rana Menggala, menyebut Hari Bumi sebagai momen menyatunya manusia dan alam. Bagi Sidi, pelestarian harus dilakukan di tingkat komunitas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengembangan Wisata di Pesisir Jakarta Diminta Tak Asal-asalan, Mengapa?

Pengembangan Wisata di Pesisir Jakarta Diminta Tak Asal-asalan, Mengapa?

News | Rabu, 23 April 2025 | 10:31 WIB

Bangun Perisai Hijau di Pesisir Semarang, Alfamart Tanam 20.000 Mangrove di Hari Bumi 2025

Bangun Perisai Hijau di Pesisir Semarang, Alfamart Tanam 20.000 Mangrove di Hari Bumi 2025

Bisnis | Rabu, 23 April 2025 | 07:30 WIB

DMC Dompet Dhuafa Luncurkan Program Sedekah Pohon untuk Peringati Hari Bumi

DMC Dompet Dhuafa Luncurkan Program Sedekah Pohon untuk Peringati Hari Bumi

Bisnis | Selasa, 22 April 2025 | 20:29 WIB

Terkini

Perbedaan Takbir Idul Adha dan Idul Fitri: Durasi, Waktu, dan Hukumnya

Perbedaan Takbir Idul Adha dan Idul Fitri: Durasi, Waktu, dan Hukumnya

Lifestyle | Senin, 25 Mei 2026 | 14:19 WIB

28 Mei 2026 Bank Buka atau Tidak? Cek Jadwal Operasional saat Iduladha

28 Mei 2026 Bank Buka atau Tidak? Cek Jadwal Operasional saat Iduladha

Lifestyle | Senin, 25 Mei 2026 | 14:13 WIB

5 Moisturizer Wardah untuk Mencerahkan Kulit, Bikin Wajah Glowing dan Lembap

5 Moisturizer Wardah untuk Mencerahkan Kulit, Bikin Wajah Glowing dan Lembap

Lifestyle | Senin, 25 Mei 2026 | 14:08 WIB

7 Warna Dompet Penarik Rezeki Menurut Fengshui dan Maknanya

7 Warna Dompet Penarik Rezeki Menurut Fengshui dan Maknanya

Lifestyle | Senin, 25 Mei 2026 | 14:05 WIB

Menu Makanan Idul Adha yang Tinggi Kandungan Gula Meski Nggak Manis, Apa Saja?

Menu Makanan Idul Adha yang Tinggi Kandungan Gula Meski Nggak Manis, Apa Saja?

Lifestyle | Senin, 25 Mei 2026 | 13:54 WIB

35 Ide Ucapan Selamat Hari Raya Idul Adha 2026 untuk Keluarga, Teman, hingga Rekan Kerja

35 Ide Ucapan Selamat Hari Raya Idul Adha 2026 untuk Keluarga, Teman, hingga Rekan Kerja

Lifestyle | Senin, 25 Mei 2026 | 13:35 WIB

Sunscreen Anessa Berapa Harganya? Ini 5 Varian Terbaik dan Manfaatnya untuk Kulit

Sunscreen Anessa Berapa Harganya? Ini 5 Varian Terbaik dan Manfaatnya untuk Kulit

Lifestyle | Senin, 25 Mei 2026 | 13:35 WIB

5 Rekomendasi Lipstik Anti Luntur Saat Dipakai Makan Gorengan

5 Rekomendasi Lipstik Anti Luntur Saat Dipakai Makan Gorengan

Lifestyle | Senin, 25 Mei 2026 | 13:27 WIB

Bolehkah Puasa di Hari Tasyrik Setelah Idul Adha? Simak Pandangan Ulama dan Amalan yang Dianjurkan

Bolehkah Puasa di Hari Tasyrik Setelah Idul Adha? Simak Pandangan Ulama dan Amalan yang Dianjurkan

Lifestyle | Senin, 25 Mei 2026 | 13:25 WIB

Tren Kecantikan Natural Kian Diminati, Teknik Injeksi Presisi Jadi Penentu Hasil

Tren Kecantikan Natural Kian Diminati, Teknik Injeksi Presisi Jadi Penentu Hasil

Lifestyle | Senin, 25 Mei 2026 | 13:07 WIB