Waspadai Penyakit Menular dari Hewan Kurban Saat Idul Adha, Jangan Sepelekan!

Ruth Meliana, Dita Alvinasari

Rabu, 21 Mei 2025 | 18:41 WIB
Waspadai Penyakit Menular dari Hewan Kurban Saat Idul Adha, Jangan Sepelekan!
Ilustrasi hewan kurban (Freepik/wirestock)

Suara.com - Menjelang Hari Raya Idul Adha yang diperkirakan jatuh pada tanggal 6 Juni 2025, aktivitas jual beli hewan kurban seperti sapi dan kambing meningkat tajam.

Namun, di balik momen penting bagi umat Islam ini, ada hal urgen yang tidak boleh diabaikan, yaitu perlunya waspadai penyakit menular dari hewan kurban saat Idul Adha.

Beberapa penyakit seperti antraks, Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), Lumpy Skin Disease (LSD), hingga jembrana sangat perlu untuk diwaspadai.

1. Antraks

Ilustrasi Sapi. (Pixabay)
Ilustrasi sapi, waspadai penyakit menular dari hewan kurban saat Idul Adha (Pixabay)

Antraks adalah penyakit zoonosis berbahaya yang dapat menular dari hewan ke manusia. Penyebab dari penyakit ini adalah bakteri Bacillus anthracis.

Bakteri tersebut akan membentuk spora dan bisa bertahan lama di tanah. Antraks bisa menyerang hewan ruminansia seperti sapi dan kambing.

Gejala antraks pada hewan di antaranya adalah demam tinggi, gelisah, kesulitan bernapas, kesulitan bernapas, kejang, bahkan kematian mendadak.

Antraks juga ditandai dengan ekskreta berupa darah yang keluar dari hidung, telinga, dan anus. Lalu bengkak di leher, dada, abdomen, dan sekitar kelamin.

Selanjutnya, manusia dapat tertular antraks apabila terpapar melalui luka terbuka di kulit atau menghirup spora dari bakteri Bacillus anthracis.

baca juga

Berdasarkan cara penularannya, antraks yang menular ke manusia terbagi menjadi tiga jenis, yaitu antraks kulit, antraks pencernaan, dan antraks pernapasan.

Antraks pada kulit dapat menginfeksi manusia yang memiliki luka terbuka dan bersentuhan langsung dengan kulit, bulu, tulang, atau daging hewan yang telah terkontaminasi.

Selanjutnya, antraks pencernaan timbul akibat konsumsi daging dari hewan yang telah terinfeksi atau mati karena antraks, terutama jika daging tersebut tidak dimasak secara sempurna.

Lalu antraks pernapasan terjadi saat seseorang menghirup spora antraks yang tersebar di udara, misalnya ketika menangani proses pengolahan kulit atau bulu hewan ternak yang terinfeksi.

Biasanya, gejala antraks pernapasan tidak muncul secara langsung. Infeksi bisa berkembang dalam kurun waktu antara 7 hari hingga dua bulan setelah terpapar spora.

2. Penyakit Mulut dan Kuku (PMK)

Ternak mati akibat Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) [Foto: Beritajatim]
Ternak mati akibat Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) [Foto: Beritajatim]

Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) adalah penyakit menular akut yang menyerang hewan berkuku belah seperti sapi, kerbau, kambing, dan domba. Penyakit ini tidak menular ke manusia.

Penyebab dari penyakit ini adalah virus dari keluarga Picornaviridae. Penyebarannya bisa sangat cepat melalui udara, peralatan yang terkontaminasi, hingga kontak langsung antarhewan.

Gejala PMK antara lain demam tinggi, luka melepuh di sekitar mulut dan kuku, air liur berlebihan, hewan tampak lemas dan tak mau makan, serta tungkai hewan gemetar atau pincang.

3. Lumpy Skin Disease (LSD)

Ilustrasi Sapi Sakit - Apa Itu Lumpy Skin Disease yang Menjangkit Hewan Kurban? (Freepik)
Ilustrasi sapi sakit (Freepik)

Lumpy Skin Disease (LSD) atau penyakit menular yang disebabkan oleh virus pada hewan ruminansia seperti sapi dan kerbau. Penyakit ini tidak menular ke manusia.

Penyakit LSD disebabkan oleh virus dari genus Capripoxvirus yang umumnya menyebar ke hewan ruminansia melalui gigitan serangga seperti nyamuk atau lalat.

Gejala LSD di antaranya adalah benjolan-benjolan keras di kulit, demam, kehilangan nafsu makan, pembengkakan kelenjar getah bening, serta luka dan koreng pada kulit.

Meskipun penyakit LSD ini tidak menular ke manusia, infeksi dari penyakit ini menyebabkan penurunan kualitas daging dan kerugian pada peternak.

Hewan yang menunjukkan gejala LSD sebaiknya tidak dijadikan hewan kurban hingga dinyatakan sembuh dan sehat oleh dokter hewan.

4. Jembrana

Ilustrasi hewan sapi (Freepik/jigsawstocker)
Ilustrasi hewan sapi (Freepik/jigsawstocker)

Penyakit Jembrana merupakan penyakit menular yang spesifik menyerang sapi bali. Penyakit ini pertama kali ditemukan di Bali dan disebabkan oleh virus dari famili Retroviridae.

Gejala penyakit Jembrana meliputi demam tinggi, mata berair dan hidung mengeluarkan lendir, pembesaran kelenjar getah bening, serta penurunan berat badan yang drastis pada sapi.

Meskipun tidak menular ke manusia, penyakit ini sangat merugikan peternak karena dapat menyebabkan kematian mendadak dan penyebaran cepat dalam populasi sapi Bali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Panduan Lengkap Niat dan Doa Menyembelih Hewan Kurban yang Benar: Arab, Latin, dan Artinya

Panduan Lengkap Niat dan Doa Menyembelih Hewan Kurban yang Benar: Arab, Latin, dan Artinya

Lifestyle | Rabu, 21 Mei 2025 | 17:25 WIB

Tata Cara Puasa Tarwiyah dan Puasa Arafah, Ibadah Sunnah Jelang Idul Adha 2025 Penuh Keutamaan!

Tata Cara Puasa Tarwiyah dan Puasa Arafah, Ibadah Sunnah Jelang Idul Adha 2025 Penuh Keutamaan!

News | Rabu, 21 Mei 2025 | 16:50 WIB

Kapan Jadwal Puasa Sebelum Idul Adha 2025? Jemaah Haji Tidak Dianjurkan Ikut Puasa!

Kapan Jadwal Puasa Sebelum Idul Adha 2025? Jemaah Haji Tidak Dianjurkan Ikut Puasa!

News | Rabu, 21 Mei 2025 | 16:17 WIB

Kenali Syarat Hewan yang Bisa Dijadikan Kurban, Agar Ibadah Idul Adha Sah dan Bernilai

Kenali Syarat Hewan yang Bisa Dijadikan Kurban, Agar Ibadah Idul Adha Sah dan Bernilai

Lifestyle | Rabu, 21 Mei 2025 | 15:51 WIB

Panduan Lengkap Penyembelihan Hewan Kurban yang Benar dan Sah

Panduan Lengkap Penyembelihan Hewan Kurban yang Benar dan Sah

Lifestyle | Rabu, 21 Mei 2025 | 14:20 WIB

Apa Hukum Kurban Idul Adha? Ini Penjelasan Ulama Muhammadiyah

Apa Hukum Kurban Idul Adha? Ini Penjelasan Ulama Muhammadiyah

News | Rabu, 21 Mei 2025 | 14:19 WIB

Terkini

3 Zodiak Paling Beruntung pada 10 Juli 2026, Siap-Siap Menyambut Hari Baik

3 Zodiak Paling Beruntung pada 10 Juli 2026, Siap-Siap Menyambut Hari Baik

Lifestyle | Kamis, 09 Juli 2026 | 21:30 WIB

6 Arti Mimpi Dipoligami Suami Menurut Primbon Jawa, Pertanda Apa?

6 Arti Mimpi Dipoligami Suami Menurut Primbon Jawa, Pertanda Apa?

Lifestyle | Kamis, 09 Juli 2026 | 21:05 WIB

Tren Home Wellness Kian Diminati, Kualitas Air dan Udara Kini Jadi Prioritas Keluarga Modern

Tren Home Wellness Kian Diminati, Kualitas Air dan Udara Kini Jadi Prioritas Keluarga Modern

Lifestyle | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:46 WIB

Beda Bedak Padat Wardah Colorfit dan Lightening, Mana yang Paling Sesuai Jenis Kulitmu?

Beda Bedak Padat Wardah Colorfit dan Lightening, Mana yang Paling Sesuai Jenis Kulitmu?

Lifestyle | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:45 WIB

Apakah Bedak Marina Tahan Lama? Cek Klaim Brand dan Ulasan Pengguna

Apakah Bedak Marina Tahan Lama? Cek Klaim Brand dan Ulasan Pengguna

Lifestyle | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:25 WIB

Beda Two Way Cake dan Powder Foundation, Mana yang Lebih Bagus?

Beda Two Way Cake dan Powder Foundation, Mana yang Lebih Bagus?

Lifestyle | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:15 WIB

Bedanya Scarlett Whitening Acne Serum vs Brightly Ever After, Mana yang Cocok untuk Kulit Anda?

Bedanya Scarlett Whitening Acne Serum vs Brightly Ever After, Mana yang Cocok untuk Kulit Anda?

Lifestyle | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:01 WIB

Dikaitkan dengan Ritual Pesugihan, Viral Daftar Harga Layanan Ritual di Gunung Kawi

Dikaitkan dengan Ritual Pesugihan, Viral Daftar Harga Layanan Ritual di Gunung Kawi

Lifestyle | Kamis, 09 Juli 2026 | 19:20 WIB

Masalah Rambut Tak Selalu Sama, Ini Pentingnya Memilih Perawatan Sesuai Kebutuhan

Masalah Rambut Tak Selalu Sama, Ini Pentingnya Memilih Perawatan Sesuai Kebutuhan

Lifestyle | Kamis, 09 Juli 2026 | 19:09 WIB

4 Toko Online Terpercaya untuk Beli Sepatu Lari di Indonesia, Dijamin Original

4 Toko Online Terpercaya untuk Beli Sepatu Lari di Indonesia, Dijamin Original

Lifestyle | Kamis, 09 Juli 2026 | 18:44 WIB

×