Kenapa Rumah Tusuk Sate Membawa Sial? Ini Kata Feng Shui, Islam dan Kejawen!

Chyntia Sami Bhayangkara

Selasa, 27 Mei 2025 | 14:51 WIB
Kenapa Rumah Tusuk Sate Membawa Sial? Ini Kata Feng Shui, Islam dan Kejawen!
Kenapa Rumah Tusuk Sate Membawa Sial (freepik)

Suara.com - Dalam pergaulan sehari-hari Anda mungkin mendengar istilah “rumah tusuk sate”. Istilah itu merujuk pada rumah yang terletak tepat di ujung jalan yang lurus, sehingga dari jalan tersebut, rumah terlihat "ditusuk". Secara visual tampak seperti huruf T. 

Anda mungkin mendapatkan wejangan dari orang tua agar tidak membangun atau membeli rumah yang lokasinya di ujung jalan yang berpola seperti huruf T. Posisi itu disebut tusuk sate. 

Dalam pemahaman masyarakat Indonesia, terutama yang masih mempercayai hal-hal mistis mengira bahwa rumah tusuk sate mengundang makhluk halus. Sementara itu, sesungguhnya ada beberapa alasan logis kenapa rumah tusuk sate dianggap membawa sial

Kesialan Rumah Tusuk Sate Berdasarkan Feng Shui, Islam, dan Kejawen

Alasan kenapa rumah tusuk sate membawa sial dapat kita telaah dari tiga sudut pandang, yakni dari feng shui, Islam, dan Kejawen. Berikut penjelasan dari masing-masing sudut pandang.

1. Menurut Feng Shui 

Bagi masyarakat yang mempercayai feng shui, mereka akan menggunakan feng shui untuk mencari hari baik, mencari rumah, dan bahkan untuk menentukan hari baik pindahan rumah sampai interior apa yang cocok untuk dimasukkan ke dalam rumah. Menyangkut masalah rumah tusuk sate, feng shui memandang rumah tersebut tidak ideal sebagai tempat tinggal. 

Itu karena, di depan rumah tusuk sate terdapat jalan lurus menuju rumah secara langsung. Hal itu seperti mengarahkan aliran energi cepat dan agresif secara langsung ke dalam rumah. Itu bisa berdampak buruk bagi kesehatan, rezeki, dan keharmonisan rumah tangga.

Meskipun demikian, Feng Shui tidak melarang seseorang untuk menempati rumah tusuk sate, sebab ada solusi untuk mengatasi kemungkinan buruk di atas. Feng Shui menyarankan untuk menanam pohon besar sebagai penahan aliran energi agresif yang dapat masuk langsung ke dalam rumah. Feng shui juga menyarankan pemilik rumah membangun kolam dan air mancur di depan rumah untuk menetralkan aliran energi langsung yang berasal dari jalan lurus.

2. Menurut Pandangan Islam

Islam tidak mengajarkan konsep sial atau kesialan yang disebabkan oleh lokasi rumah. Dalam ajaran Islam, nasib baik dan buruk berasal dari Allah. 

Islam menekankan takut mendapatkan sial karena rumah tusuk sate termasuk syirik kecil. Islam memandang rumah tusuk sate tidak nyaman sebagai tempat tinggal karena cahaya kendaraan bisa masuk lurus langsung ke dalam rumah. Itu mengganggu penghuni rumah.

baca juga

Selain itu, risiko kecelakaan di rumah tusuk sate sangat tinggi karena ada jalan lurus di depan rumah. Tidak semua pengendara berkendara pelan dan bila terjadi kecelakaan, kendaraan dapat menerobos langsung ke dalam rumah. Oleh karenanya, rumah tusuk sate  sebaiknya dihindari. 

3. Menurut Kejawen 

Kejawen merupakan ilmu tradisi masyarakat Jawa yang mencampurkan nilai-nilai budaya, spiritualitas, dan simbolisme. Dalam Kejawen, terdapat konsep "pangruwat" untuk hal-hal ganjil. Rumah tusuk sate termasuk dalam hal-hal ganjil atau tidak wajar karena lokasinya di ujung jalan lurus dan membahayakan. 

Kejawen menekankan hubungan harmonis antara manusia dan alam. Dalam filosofi kejawen, posisi rumah tusuk sate dapat mengganggu keseimbangan penghuni rumah dengan alam sekitarnya. 

Tidak jauh berbeda dengan fengshui, paham kejawen menyarankan agar penghuni rumah tusuk sate menanam pohon di depan rumah. Tujuannya untuk menghalangi arah ‘langsung’ dari setiap aktivitas yang terjadi di jalan yang tepat ada di depan rumah tersebut. Selain itu, penghuni rumah harus mengadakan selamatan sebelum menempati rumah. Ini merupakan tindakan yang menjaga keharmonisan, hubungan sesama manusia, lingkungan, dan sang pencipta. Sebab keselamatan bisa didapatkan atas perlindungan dari Yang Maha Kuasa. 

Demikian itu informasi kenapa rumah tusuk sate membawa sial berdasarkan Feng shui, Islam, dan juga Kejawen. Sebaiknya Anda memperhatikan setiap wejangan dari leluhur dan menerapkannya secara logika agar terhindar dari nasib buruk.  

Kontributor : Mutaya Saroh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hukum Istri Mengambil Uang Suami yang Pelit, Pernah Terjadi di Masa Nabi

Hukum Istri Mengambil Uang Suami yang Pelit, Pernah Terjadi di Masa Nabi

Lifestyle | Senin, 26 Mei 2025 | 21:03 WIB

Inilah Ciri-Ciri Istri yang Wajib Diceraikan Menurut Islam, Suami Wajib Tahu!

Inilah Ciri-Ciri Istri yang Wajib Diceraikan Menurut Islam, Suami Wajib Tahu!

Lifestyle | Senin, 26 Mei 2025 | 19:06 WIB

Terkini

Polisi Beri Pendampingan Psikologis bagi Keluarga Korban KM Virgo

Polisi Beri Pendampingan Psikologis bagi Keluarga Korban KM Virgo

Video | Selasa, 15 September 2026 | 21:05 WIB

Review Film I Want Your Sex: Saat Batas Antara Seni, Eksploitasi, dan Obsesi Menjadi Kabur

Review Film I Want Your Sex: Saat Batas Antara Seni, Eksploitasi, dan Obsesi Menjadi Kabur

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 21:05 WIB

Kronologi Karyawan SPPG Bengkulu Tewas, Sempat Tolong Satpam Sebelum Ditemukan di Sungai

Kronologi Karyawan SPPG Bengkulu Tewas, Sempat Tolong Satpam Sebelum Ditemukan di Sungai

Sumsel | Selasa, 15 September 2026 | 21:01 WIB

Saat Partai Politik Sibuk Bangun Citra, Padahal Rakyat Masih Terluka oleh Bencana

Saat Partai Politik Sibuk Bangun Citra, Padahal Rakyat Masih Terluka oleh Bencana

Jogja | Selasa, 15 September 2026 | 21:00 WIB

OTT Suap HGB di Kementerian ATR/BPN, KPK Sita Uang Tunai Rp 106,3 Miliar

OTT Suap HGB di Kementerian ATR/BPN, KPK Sita Uang Tunai Rp 106,3 Miliar

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:58 WIB

4 Shio Paling Hoki Besok 16 September 2026, Masa Sulit Akhirnya Terlewati

4 Shio Paling Hoki Besok 16 September 2026, Masa Sulit Akhirnya Terlewati

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 20:55 WIB

Pembelaan Eks Bomber Timnas Indonesia Jhon van Beukering Hajar Pemain hingga Gigi Korban Rontok

Pembelaan Eks Bomber Timnas Indonesia Jhon van Beukering Hajar Pemain hingga Gigi Korban Rontok

Bola | Selasa, 15 September 2026 | 20:52 WIB

Peran Fahd A Rafiq: Orang Kepercayaan Nusron Wahid, Tampung Uang Gratifikasi Miliaran Rupiah!

Peran Fahd A Rafiq: Orang Kepercayaan Nusron Wahid, Tampung Uang Gratifikasi Miliaran Rupiah!

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:47 WIB

Kabut Asap Pekat, Siswa di Pekanbaru Kembali Belajar Jarak Jauh

Kabut Asap Pekat, Siswa di Pekanbaru Kembali Belajar Jarak Jauh

Riau | Selasa, 15 September 2026 | 20:46 WIB

Hasil Pemeriksaan Masih Berjalan, Jenazah di Enggano Belum Teridentifikasi Jurnalis Hilang

Hasil Pemeriksaan Masih Berjalan, Jenazah di Enggano Belum Teridentifikasi Jurnalis Hilang

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:44 WIB

×