Sepatu Adidas Kesayanganmu Bau Apek? Jangan Dibuang! Ini 5 Cara Jitu Menyelamatkannya

Tasmalinda

Jum'at, 22 Agustus 2025 | 17:46 WIB
Sepatu Adidas Kesayanganmu Bau Apek? Jangan Dibuang! Ini 5 Cara Jitu Menyelamatkannya
Sepatu Adidas. [adidas.co.id]

Suara.com - Anda memiliki sepasang Adidas Samba atau Gazelle yang menjadi andalan gaya harian Anda.

Sepatu itu telah menemani Anda menjelajahi kota, pergi ke konser, hingga nongkrong berjam-jam di kafe favorit.

Namun, ada satu konsekuensi yang tak terhindarkan dari pemakaian rutin: munculnya aroma tak sedap yang samar-samar, lalu semakin kuat.

Jangan khawatir, Anda tidak sendirian.

Ini bukan berarti Anda jorok. Bau sepatu adalah masalah ilmiah sederhana yakni pertemuan antara keringat (kelembapan) dan bakteri yang berkembang biak di lingkungan yang hangat dan gelap di dalam sepatu.

Kabar baiknya, solusinya pun sama sederhananya.

Lupakan semprotan kimia yang hanya menutupi bau sesaat.

Ini adalah lima cara ampuh yang telah teruji waktu, dari trik dapur hingga metode profesional, untuk mengembalikan kesegaran sepatu Adidas kesayangan Anda.

Adidas Breaknet 3.0 Men's Sneakers Shoes. (Shopee)
Adidas Breaknet 3.0 Men's Sneakers Shoes. (Shopee)

Sebelum Memulai: Pahami Musuh Anda

baca juga

Bakteri di kaki Anda memakan keringat dan sel kulit mati, lalu mengeluarkan asam organik sebagai produk sampingan.

Asam inilah yang menghasilkan bau apek yang khas. 

1. Senjata Klasik Dapur: Kekuatan Baking Soda

Ini adalah metode paling populer karena suatu alasan: sangat efektif dan murah.

Cara Kerjanya, yakni baking soda (natrium bikarbonat) bersifat basa, yang efektif menetralisir asam penyebab bau. Ia juga merupakan penyerap kelembapan yang hebat.

Pastikan sepatu dalam keadaan kering.

Taburkan 2-3 sendok makan baking soda langsung ke dalam masing-masing sepatu.

Goyangkan sepatu agar baking soda merata hingga ke ujung.

Diamkan semalaman (atau lebih lama untuk kasus yang parah).

Keesokan harinya, tepuk-tepuk sepatu di atas tempat sampah untuk mengeluarkan semua sisa baking soda.

Anda juga bisa menggunakan vacuum cleaner kecil.

2. Trik Ajaib Kantong Teh (atau Kopi)

Jangan buang kantong teh bekas Anda! Tanin dalam teh adalah zat alami yang sangat efektif membunuh bakteri.

Teh memiliki sifat antibakteri dan menyerap kelembapan. Kopi juga berfungsi sebagai deodoran alami yang kuat.

Ambil beberapa kantong teh hitam bekas (pastikan sudah tidak basah, hanya lembap atau kering).

Masukkan 2-3 kantong ke dalam masing-masing sepatu.

Diamkan selama 24 jam. Teh akan menyerap bau dan meninggalkan aroma yang segar.

Alternatif kopi yakni dengan masukkan bubuk kopi kering ke dalam filter kopi atau kaus kaki bekas, ikat, lalu masukkan ke dalam sepatu.

Adidas Duramo SL (Adidas)
Adidas Duramo SL (Adidas)

3. Metode Ekstrem: Serangan Pembekuan (The Deep Freeze)

Mungkin terdengar aneh, tetapi ini didasari oleh sains. Suhu yang sangat dingin dapat membunuh sebagian besar bakteri penyebab bau.

Cara Kerjanya: Pembekuan menghancurkan sel-sel bakteri.

Masukkan sepatu Anda ke dalam kantong plastik besar yang bisa ditutup rapat (seperti kantong ziplock ukuran galon).

Keluarkan udara sebanyak mungkin dari kantong dan segel rapat. Ini penting untuk mencegah embun beku merusak sepatu.

Masukkan ke dalam freezer dan biarkan selama minimal 24 jam.

Keluarkan dan biarkan sepatu kembali ke suhu ruangan secara alami sebelum dipakai.

4. Pencegahan Profesional: Cedar Shoe Trees

Ini adalah sebuah investasi, bukan sekadar solusi. Jika Anda serius merawat koleksi sepatu Anda, ini wajib punya.

Cara Kerjanya yakni kayu cedar adalah penyerap kelembapan alami yang luar biasa. Ia juga memiliki sifat antimikroba dan mengeluarkan aroma kayu yang segar dan maskulin.

Segera setelah Anda melepas sepatu, masukkan cedar shoe trees ke dalamnya.

Alat ini akan menyerap keringat sisa pemakaian, menjaga bentuk sepatu, dan secara aktif melawan bau sebelum ia sempat berkembang.

5. Opsi Nuklir: Cuci Mendalam (Dengan Hati-hati!)

Ini adalah pilihan terakhir untuk sepatu yang baunya sudah sangat parah dan materialnya memungkinkan (kanvas, primeknit). Jangan lakukan ini pada sepatu berbahan kulit atau suede!

Cara Kerjanya yakni membersihkan secara total sumber bakteri dan kotoran.

Lepaskan tali sepatu dan insole (sol dalam). Cuci secara terpisah dengan tangan.

Masukkan sepatu ke dalam kantong jaring cucian (atau sarung bantal bekas).

Gunakan mesin cuci dengan putaran lembut (delicate cycle) dan air dingin. Gunakan sedikit deterjen lembut.

Angin-anginkan hingga kering sempurna di tempat yang sejuk. JANGAN PERNAH menggunakan mesin pengering karena panasnya akan merusak lem dan bentuk sepatu.

Kesimpulan:

Merawat sepatu Adidas Anda dari bau tak sedap adalah bagian dari mencintai investasi gaya Anda. Dengan beberapa trik sederhana dan kebiasaan baik, seperti selalu memakai kaus kaki bersih dan mengangin-anginkan sepatu setelah dipakai.

Anda bisa memastikan sneaker favorit Anda selalu segar dan siap untuk petualangan berikutnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Sepatu Adidas Dapat Diskon hingga 30 Persen pada Agustus: Mulai 400 Ribuan!

5 Sepatu Adidas Dapat Diskon hingga 30 Persen pada Agustus: Mulai 400 Ribuan!

Lifestyle | Jum'at, 22 Agustus 2025 | 15:36 WIB

Kaki Anti Pegal, Inilah 5 Rekomendasi Sepatu Adidas yang Nyaman Dipakai Jalan Berjam-jam

Kaki Anti Pegal, Inilah 5 Rekomendasi Sepatu Adidas yang Nyaman Dipakai Jalan Berjam-jam

Lifestyle | Jum'at, 22 Agustus 2025 | 08:21 WIB

Adidas Bali Pig Skin atau Tidak? Intip Detail dan Harganya

Adidas Bali Pig Skin atau Tidak? Intip Detail dan Harganya

Lifestyle | Kamis, 21 Agustus 2025 | 13:42 WIB

Bingung Pilih Adidas? Pahami Beda Originals, Performance dan Terrex dalam 3 Menit

Bingung Pilih Adidas? Pahami Beda Originals, Performance dan Terrex dalam 3 Menit

Lifestyle | Rabu, 20 Agustus 2025 | 22:10 WIB

Tetap Kering dan Gaya, Ini 5 Rekomendasi Sepatu Adidas Anti Air untuk Musim Hujan

Tetap Kering dan Gaya, Ini 5 Rekomendasi Sepatu Adidas Anti Air untuk Musim Hujan

Lifestyle | Rabu, 20 Agustus 2025 | 09:00 WIB

Lupakan Adilette Garis Tiga! Ini 3 Adilette 2025 yang Buat Semua Mata Tertuju Padamu.

Lupakan Adilette Garis Tiga! Ini 3 Adilette 2025 yang Buat Semua Mata Tertuju Padamu.

Lifestyle | Selasa, 19 Agustus 2025 | 23:28 WIB

Sol Kuning Jadi Putih Lagi: Trik Ajaib Restorasi Adidas Vintage di Rumah

Sol Kuning Jadi Putih Lagi: Trik Ajaib Restorasi Adidas Vintage di Rumah

Lifestyle | Selasa, 19 Agustus 2025 | 21:55 WIB

Perang Sneaker 2025: Akankah Samba Menggulingkan Takhta Suci Nike Dunk?

Perang Sneaker 2025: Akankah Samba Menggulingkan Takhta Suci Nike Dunk?

Lifestyle | Selasa, 19 Agustus 2025 | 21:15 WIB

Terkini

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

KPK Endus Keterlibatan Swasta Lain di Kasus Suap Layanan Pertanahan ATR/BPN

KPK Endus Keterlibatan Swasta Lain di Kasus Suap Layanan Pertanahan ATR/BPN

Bogor | Rabu, 16 September 2026 | 22:21 WIB

Dari Laundry Hingga BRILink Agen Mekaar, Kisah Hernawati Dorong Inklusi Keuangan di Kaltim

Dari Laundry Hingga BRILink Agen Mekaar, Kisah Hernawati Dorong Inklusi Keuangan di Kaltim

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:20 WIB

QRIS Menembus Warung hingga Minimarket, Pembayaran Digital Makin Jadi Kebiasaan

QRIS Menembus Warung hingga Minimarket, Pembayaran Digital Makin Jadi Kebiasaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:20 WIB

×