Terobosan Dunia Pendidikan: Sekolah Rakyat Terapkan Pemetaan Bakat Berbasis AI

Ferry Noviandi

Senin, 25 Agustus 2025 | 20:29 WIB
Terobosan Dunia Pendidikan: Sekolah Rakyat Terapkan Pemetaan Bakat Berbasis AI
Teknologi Talent DNA ESQ menawarkan pendekatan holistik untuk memahami setiap siswa secara mendalam. (Ilustrai anak sekolah/Pixabay)

Suara.com - Sebuah langkah revolusioner dalam dunia pendidikan Indonesia tengah digagas oleh Sekolah Rakyat.

Ribuan siswanya kini menjadi bagian dari program pemetaan bakat pertama di Indonesia yang menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI) bernama Talent DNA ESQ.

Inovasi yang dikembangkan oleh motivator ternama, Ary Ginanjar Agustian, ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi, minat, dan bahkan proyeksi profesi siswa sejak awal mereka menjejakkan kaki di sekolah, sebuah pendekatan yang fundamentalnya berbeda dari sistem pendidikan konvensional.

Hal ini diungkapkan oleh Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, saat membuka acara pembekalan guru dan kepala Sekolah Rakyat di JIExpo Kemayon, Jakarta, baru-baru ini.

Ia menekankan keunikan model pendidikan ini, di mana penerimaan siswa tidak lagi bergantung pada tes akademik.

"Ini pertama kali di Indonesia, sekolah memetakan bakat dan talenta siswa sejak awal masuk," kata Gus Ipul.

"Karena seluruh siswa Sekolah Rakyat tidak menggunakan tes akademik untuk bisa sekolah di Sekolah Rakyat."

Membongkar Potensi Tersembunyi dengan Talent DNA ESQ

Teknologi Talent DNA ESQ menawarkan pendekatan holistik untuk memahami setiap siswa secara mendalam.

baca juga

Berbasis AI, platform ini mampu melakukan pemetaan bakat dan potensi personal, memberikan rekomendasi pengembangan yang terarah, serta memastikan relevansinya dengan tantangan masa depan.

Hasil pemetaan awal terhadap 6.494 siswa Sekolah Rakyat yang dilakukan oleh Universitas Ary Ginanjar menunjukkan temuan yang sangat menarik.

Dari segi minat bidang, siswa terbagi cukup merata antara Sosial (39,2%), STEM (Sains, Teknologi, Engineering, & Matematika) sebesar 38,1%, dan Bahasa (22,8%).

Data ini mematahkan anggapan bahwa siswa hanya unggul di satu bidang tertentu.

Lebih detail lagi, proyeksi profesi masa depan para siswa juga sangat beragam.

Sebanyak 31,0% siswa menunjukkan kecenderungan kuat di bidang teknik dan teknologi informasi, 23,9% di sektor pendidikan dan penegakan hukum, 22,9% di bidang kesehatan, 11,6% di industri media dan seni, serta 9,2% memiliki minat pada bisnis perikanan dan perkebunan.

Sinergi Gaya Belajar dan Mengajar

Salah satu penemuan paling signifikan dari pemetaan ini adalah dominasi gaya belajar kinestetik (belajar melalui gerakan dan praktik) di kalangan siswa, yang mencapai 50,5%, diikuti oleh auditory (30%) dan visual (19,5%).

Menariknya, data menunjukkan bahwa gaya mengajar para guru di Sekolah Rakyat juga selaras, dengan mayoritas guru memiliki gaya kinestetik (53,5%).

Keselarasan ini menciptakan lingkungan belajar-mengajar yang jauh lebih efektif, karena guru dapat secara intuitif menerapkan metode yang paling sesuai dengan karakteristik siswanya, seperti simulasi dan praktik langsung.

Founder ESQ Leadership Center, Ary Ginanjar Agustian, menyebut konsep Sekolah Rakyat sebagai model pendidikan yang sempurna untuk menyongsong masa depan.

Menurutnya, masalah utama yang dihadapi sistem pendidikan saat ini adalah kebingungan siswa dalam menentukan masa depan mereka.

"Percaya, Tahun 2045, Sekolah Rakyatlah nukleus (inti sel) Indonesia Emas Tahun 2045," ujar Ary dengan penuh keyakinan.

Ia menyoroti fakta bahwa 92 persen siswa SMA sering kali bingung menentukan jurusan kuliah dan karier.

"Tapi itu tidak terjadi di Sekolah Rakyat, karena begitu (kelas) satu SMA, dia tahu mana Bahasa, mana IPA, mana dokter, mana pengusaha, dan mana nelayan," imbuhnya.

Bagi Ary, ilmu paling fundamental dalam hidup adalah kemampuan untuk mengenali diri sendiri.

"Bagaimana cara kenal diri, hanya ada di Sekolah Rakyat, dengan manajemen talent DNA," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dukung Pembangunan Sekolah Rakyat, Brantas Abipraya Bangun Infrastruktur Jalan untuk Mobilitas

Dukung Pembangunan Sekolah Rakyat, Brantas Abipraya Bangun Infrastruktur Jalan untuk Mobilitas

Bisnis | Sabtu, 23 Agustus 2025 | 12:00 WIB

Gus Ipul Ungkap Fenomena Tak Terduga: Warga Kini Ramai-Ramai Tolak Bansos!

Gus Ipul Ungkap Fenomena Tak Terduga: Warga Kini Ramai-Ramai Tolak Bansos!

News | Senin, 25 Agustus 2025 | 19:12 WIB

Pos Anggaran MBG Diambil dari Dana Pendidikan: Ancaman Jutaan Anak Putus Sekolah di Depan Mata

Pos Anggaran MBG Diambil dari Dana Pendidikan: Ancaman Jutaan Anak Putus Sekolah di Depan Mata

News | Senin, 25 Agustus 2025 | 14:16 WIB

Mensos Gus Ipul Bantah Pihaknya Terlambat Tangani Kasus Balita Raya yang Tubuhnya Penuh Cacing

Mensos Gus Ipul Bantah Pihaknya Terlambat Tangani Kasus Balita Raya yang Tubuhnya Penuh Cacing

News | Senin, 25 Agustus 2025 | 11:18 WIB

Perbedaan Sekolah Rakyat yang Digagas Prabowo Subianto dengan Sekolah Negeri, 100 Persen Gratis?

Perbedaan Sekolah Rakyat yang Digagas Prabowo Subianto dengan Sekolah Negeri, 100 Persen Gratis?

Lifestyle | Minggu, 24 Agustus 2025 | 17:43 WIB

Cak Imin: Sekolah Rakyat Dapat Menjadi Inspirasi Bagi Sekolah-sekolah Lain

Cak Imin: Sekolah Rakyat Dapat Menjadi Inspirasi Bagi Sekolah-sekolah Lain

News | Sabtu, 23 Agustus 2025 | 18:44 WIB

Terkini

103 Penumpang Kapal Virgo Dievakuasi Usai Hilang Kontak di Laut Jawa, 1 Orang Meninggal

103 Penumpang Kapal Virgo Dievakuasi Usai Hilang Kontak di Laut Jawa, 1 Orang Meninggal

News | Minggu, 13 September 2026 | 14:20 WIB

Sinopsis Whalefall, Kisah Mencekam Bertahan Hidup di Perut Paus

Sinopsis Whalefall, Kisah Mencekam Bertahan Hidup di Perut Paus

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 14:20 WIB

5 Kompor Portable Murah dengan Api Stabil, Praktis Buat Piknik dan Masak di Rumah

5 Kompor Portable Murah dengan Api Stabil, Praktis Buat Piknik dan Masak di Rumah

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 14:15 WIB

Ironis! Guru Dipaksa Jadi "Pencicip Racun" Akibat Amputasi Logika Program MBG

Ironis! Guru Dipaksa Jadi "Pencicip Racun" Akibat Amputasi Logika Program MBG

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 14:10 WIB

Sensasi Biksu: Pencucian Uang, Skandal Seks Hingga Sembunyikan 'Harta' Ratusan Miliar

Sensasi Biksu: Pencucian Uang, Skandal Seks Hingga Sembunyikan 'Harta' Ratusan Miliar

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 14:00 WIB

Keseruan Cheng Lei Pertama Kali ke Jakarta, Main Bola Bekel hingga Cicipi Kuliner Lokal

Keseruan Cheng Lei Pertama Kali ke Jakarta, Main Bola Bekel hingga Cicipi Kuliner Lokal

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 13:56 WIB

Jarak Pandang Terganggu, Lion Air Gagal Mendarat di Bandara Pekanbaru

Jarak Pandang Terganggu, Lion Air Gagal Mendarat di Bandara Pekanbaru

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

Disebut "Jamet" hingga Difatwa Haram, Mengapa Sound Horeg Tetap Digemari?

Disebut "Jamet" hingga Difatwa Haram, Mengapa Sound Horeg Tetap Digemari?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

Habis Rp100 Ribuan, Puas Gak Ya Makan Kimchi Karubi Nikudon di Kimukatsu? Ini Pengalaman Aslinya!

Habis Rp100 Ribuan, Puas Gak Ya Makan Kimchi Karubi Nikudon di Kimukatsu? Ini Pengalaman Aslinya!

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

PSMS Medan Targetkan 3 Poin di Kandang Sumsel United

PSMS Medan Targetkan 3 Poin di Kandang Sumsel United

Sumut | Minggu, 13 September 2026 | 13:49 WIB

×