Kalau Jadi Korban Kerusuhan Demo, Apakah Biaya Pengobatannya Ditanggung BPJS?

Nur Khotimah

Kamis, 28 Agustus 2025 | 13:19 WIB
Kalau Jadi Korban Kerusuhan Demo, Apakah Biaya Pengobatannya Ditanggung BPJS?
Jadi Korban Kerusuhan Demo, Apakah Ditanggung BPJS? (freepik)

Suara.com - Aksi demonstrasi kerap terjadi di berbagai daerah di Indonesia. Tak jarang, aksi massa tersebut menimbulkan kerusuhan yang berdampak langsung pada masyarakat sekitar.

Mereka yang tinggal atau bekerja di kawasan yang dikuasai demonstran berisiko menjadi korban, mulai dari terhirup gas air mata, terkena lemparan batu, hingga mengalami luka serius yang membutuhkan penanganan medis.

Pertanyaan pun muncul, apakah seseorang yang jadi korban kerusuhan demo bisa mendapatkan layanan BPJS Kesehatan?

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, berikut akan dibahas lebih lanjut menurut penjelasan dari berbagai pihak, termasuk praktisi hukum ketenagakerjaan.

Posisi BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan

Ilustrasi BPJS Kesehatan.  (BPJS Kesehatan)
Ilustrasi BPJS Kesehatan. (BPJS Kesehatan)

BPJS Kesehatan merupakan program asuransi kesehatan yang diselenggarakan pemerintah melalui skema JKN-KIS (Kartu Indonesia Sehat).

Program ini mewajibkan seluruh warga Indonesia menjadi peserta sesuai dengan UU Nomor 24 Tahun 2011 tentang Jaminan Kesehatan Nasional.

Meski demikian, perlu dipahami bahwa BPJS Kesehatan memiliki batasan layanan. Tidak semua jenis penyakit atau cedera ditanggung.

Dalam kasus kerusuhan demo, jika luka dianggap sebagai akibat tindak pidana atau kejadian luar biasa, kemungkinan klaim ditolak.

Namun menurut pakar ketenagakerjaan, Said Iqbal, ada peluang lain.

baca juga

Jika korban adalah pekerja yang sedang dalam perjalanan pulang atau pergi kerja ketika insiden demo terjadi, kasus tersebut bisa masuk ke dalam klaim BPJS Ketenagakerjaan, khususnya pada program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK).

Hal ini karena insiden tersebut dianggap bagian dari risiko perjalanan dinas atau aktivitas kerja.

Layanan yang Ditanggung BPJS Kesehatan

Untuk memahami lebih jauh, penting mengetahui layanan apa saja yang memang ditanggung BPJS Kesehatan. Berikut daftarnya:

1. Pelayanan Kesehatan Tingkat Pertama

Layanan ini mencakup fasilitas kesehatan umum seperti:

  • Pemeriksaan dan konsultasi medis.
  • Tindakan medis dasar, baik dengan pembedahan maupun tanpa pembedahan.
  • Penyuluhan kesehatan, imunisasi rutin, hingga program keluarga berencana.
  • Obat dan bahan medis habis pakai.
  • Transfusi darah sesuai indikasi medis.
  • Rawat inap di fasilitas kesehatan tingkat pertama.

2. Pelayanan Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan

Bila pasien perlu dirujuk, BPJS Kesehatan menanggung:

  • Biaya rawat jalan dan rawat inap.
  • Tindakan dokter spesialis maupun subspesialis.
  • Obat-obatan, cairan infus, dan alat medis.
  • Rehabilitasi medis dan pelayanan darah.
  • Visum et repertum bagi korban tindak pidana.
  • Perawatan intensif di ICU.
  • Akupunktur medis, sesuai indikasi.

3. Persalinan

BPJS Kesehatan menanggung persalinan hingga anak ketiga, baik di fasilitas tingkat pertama maupun lanjutan.

4. Ambulans

Fasilitas ini hanya berlaku untuk pasien rujukan antara fasilitas dengan tujuan penyelamatan nyawa.

Layanan yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan

Meski cakupannya luas, ada beberapa layanan yang tidak ditanggung BPJS Kesehatan. Di antaranya:

  • Perawatan akibat kecelakaan kerja yang sudah dijamin BPJS Ketenagakerjaan.
  • Cedera akibat kecelakaan lalu lintas yang menjadi tanggungan Jasa Raharja.
  • Pelayanan kesehatan di luar negeri.
  • Pengobatan estetika, infertilitas, hingga ortodonsi.
  • Perawatan akibat penyalahgunaan narkoba atau alkohol.
  • Perawatan karena menyakiti diri sendiri.
  • Layanan kesehatan yang berkaitan dengan bencana, wabah, atau kerusuhan massal.
  • Korban tindak pidana, seperti penganiayaan, kekerasan seksual, terorisme, atau perdagangan manusia.

Dari daftar tersebut, terlihat jelas bahwa kerusuhan demo berpotensi masuk ke kategori kerusuhan massal yang tidak ditanggung oleh BPJS.

Mengingat kondisi tersebut, maka ada baiknya jika masyarakat memiliki jaminan dari asuransi kesehatan swasta.

Selain itu, pekerja harus memastikan bahwa perusahaan tempat mereka bekerja sudah mendaftarkan ke BPJS Ketenagakerjaan.

Dengan begitu, risiko kecelakaan di perjalanan, termasuk jika kebetulan terjebak kerusuhan demo, bisa tetap dilindungi.

Dengan memahami aturan ini, masyarakat diharapkan lebih bijak dalam mempersiapkan perlindungan kesehatan.

Memiliki BPJS Kesehatan tetap wajib dan penting, namun melengkapinya dengan perlindungan lain bisa memberikan rasa aman ekstra di tengah situasi tak terduga. Semoga bermanfaat.

Kontributor : Mutaya Saroh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tikus Berdasi 'Hantui' Gedung DPR! Buruh HOSTUM Bawa Spanduk Paling Nyelekit

Tikus Berdasi 'Hantui' Gedung DPR! Buruh HOSTUM Bawa Spanduk Paling Nyelekit

News | Kamis, 28 Agustus 2025 | 13:06 WIB

Perjalanan Karier Bebizie: Dari Goyangan Nyamuk hingga Dikecam Liburan saat Aksi Demo

Perjalanan Karier Bebizie: Dari Goyangan Nyamuk hingga Dikecam Liburan saat Aksi Demo

Your Say | Kamis, 28 Agustus 2025 | 12:50 WIB

Viral Video Bongkar Rahasia Gedung DPR, Inilah Mengapa Suara Rakyat Tak Didengar Saat Demo

Viral Video Bongkar Rahasia Gedung DPR, Inilah Mengapa Suara Rakyat Tak Didengar Saat Demo

Entertainment | Kamis, 28 Agustus 2025 | 13:04 WIB

Terkini

Pujian Menkeu Suahasil ke Purbaya: Masyarakat Jadi Tahu Kerja Kementerian Keuangan

Pujian Menkeu Suahasil ke Purbaya: Masyarakat Jadi Tahu Kerja Kementerian Keuangan

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 13:45 WIB

Sebelum Andre Taulany, Amanda Rigby Pernah Dikabarkan Dekat dengan 3 Pria Ini

Sebelum Andre Taulany, Amanda Rigby Pernah Dikabarkan Dekat dengan 3 Pria Ini

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 13:42 WIB

3 Rekomendasi Intercom Helm di Bawah Rp500 Ribu, Suara Jernih Cocok Buat Harian dan Touring

3 Rekomendasi Intercom Helm di Bawah Rp500 Ribu, Suara Jernih Cocok Buat Harian dan Touring

Tekno | Selasa, 15 September 2026 | 13:40 WIB

Habitat Terdampak Karhutla, Gajah Sumatra Makin Menderita dan Terancam Punah!

Habitat Terdampak Karhutla, Gajah Sumatra Makin Menderita dan Terancam Punah!

News | Selasa, 15 September 2026 | 13:38 WIB

Rasio Utang Luar Negeri Terhadap PDB di Semester II Masih Aman

Rasio Utang Luar Negeri Terhadap PDB di Semester II Masih Aman

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 13:35 WIB

Niat Siapkan Lahan Tanam Padi, Petani 80 Tahun di Lampung Utara Tewas Terjebak Kobaran Api

Niat Siapkan Lahan Tanam Padi, Petani 80 Tahun di Lampung Utara Tewas Terjebak Kobaran Api

Lampung | Selasa, 15 September 2026 | 13:30 WIB

Dari Misi Antariksa hingga Panggung LaLaLa Fest 2026, Ini Babak Baru Perjalanan Dinda Ghania

Dari Misi Antariksa hingga Panggung LaLaLa Fest 2026, Ini Babak Baru Perjalanan Dinda Ghania

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 13:30 WIB

Ulasan Novel Dompet Ayah, Sepatu Ibu: Catatan Perjuangan Karya J.S. Khairen

Ulasan Novel Dompet Ayah, Sepatu Ibu: Catatan Perjuangan Karya J.S. Khairen

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 13:30 WIB

Fourteen Ways of Looking at Jellyfish: 14 Cara Melihat Keajaiban Ubur-Ubur

Fourteen Ways of Looking at Jellyfish: 14 Cara Melihat Keajaiban Ubur-Ubur

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 13:30 WIB

Kanaya Whu Siapanya KDM? Kang Dedi Mulyadi Berniat Bangun Masjid untuk Mengenangnya

Kanaya Whu Siapanya KDM? Kang Dedi Mulyadi Berniat Bangun Masjid untuk Mengenangnya

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 13:25 WIB

×