Usai Tepuk Sakinah, BMKG Hadirkan Tepuk Gempa yang Dinilai Lebih Bermanfaat

Cesar Uji Tawakal, Rosiana Chozanah

Selasa, 14 Oktober 2025 | 18:24 WIB
Usai Tepuk Sakinah, BMKG Hadirkan Tepuk Gempa yang Dinilai Lebih Bermanfaat
Tepuk Gempa dari BMKG (X)
baca 10 detik
  • BMKG memperkenalkan 'Tepuk Gempa' sebagai media edukasi mitigasi bencana yang dikemas dalam bentuk lagu dan gerakan sederhana.

  • Lirik 'Tepuk Gempa' berisi panduan praktis menghadapi gempa, seperti merunduk, berlindung di bawah meja, dan menuju titik kumpul setelah guncangan.

  • Warganet menilai 'Tepuk Gempa' lebih bermanfaat dan mudah disosialisasikan, terutama untuk anak-anak, dibandingkan dengan 'Tepuk Sakinah' yang sebelumnya viral.

Suara.com - Setelah viral dengan 'Tepuk Sakinah' dari Kantor Urusan Agama (KUA), kali ini beberapa lembaga turut mengikuti cara untuk mengedukasi masyarakat itu. Salah satunya Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

BMKG baru-baru ini membagikan lagu buatan mereka berjudul 'Tepuk Gempa' beserta tariannya. Liriknya berisi edukasi tentang hal-hal yang harus dilakukan ketika gempa terjadi.

Berikut lirik 'Tepuk Gempa' yang dibuat oleh BMKG:

"Kalau gempa, jangan panik jangan lari
Karena ada cara aman dari kami
Merunduk jaga kepala, berlindung di
Bawah meja, usai gempa lalu keluar

Kalau gempa, jangan panik jangan lari
Jauhi kaca dan barang mudah roboh
Merunduk jaga kepala, berlindung di
Bawah meja, usai gempa ke titik kumpul"

Melalui akun X mereka, BMKG mengimbau publik untuk mengingat lirik dari 'Tepuk Gempa' di atas supaya tahu perlindungan diri ketika gempa berlangsung.

"Walaupun gempa bumi nggak bisa diprediksi, tapi kita wajib tahu langkah-langkah melindungi diri biar tetap aman saat guncangan terjadi. #SobatBMKG wajib ikutan Tepuk Gempa karena selain seru, Tepuk Gempa juga bisa nambah pengetahuan supaya kita nggak panik saat terjadi gempabumi," tulis mereka, dikutip pada Selasa (14/10/2025).

Menariknya, 'Tepuk Gempa' ini banyak menuai pujian dari warganet dibanding 'Tepuk Sakinah' yang dibuat oleh KUA beberapa waktu lalu.

Menurut warganet, informasi yang disisipkan dalam lirik lagu ini lebih bermanfaat dan dapat disosialisasikan kepada anak-anak.

baca juga

"Tepuk gini buat anak-anak bagus nih, biar gampang diinget. Kemarin gue ada masalah sama laki gue, terus gue ajakin tepuk sakinah malah tambah ribut," ujar seorang warganet.

"Ini lebih bermanfaat daripada tepuk sakinah. Bisa diajarkan ke anak-anak pula," imbuh warganet lainnya.

"Tentu ini lebih bermanfaat dari tepuk sakinah. Cocok untuk anak sekolah entry level. Materi mitigasi dan survival pasca bencana harus terintegrasi ke kurikulum sekolah secara masif di berbagai level," saran warganet yang lain.

Sekilas tentang Tepuk Sakinah

Tepuk Sakinah bukan dimaksudkan sebagai pengganti materi inti dalam bimbingan pra-nikah, melainkan sebagai pelengkap yang berfungsi memperkuat pesan moral secara praktis.

Dengan gerakan dan lirik yang sederhana, metode ini membantu calon pengantin memahami nilai-nilai penting dan membawanya sebagai bekal dalam membangun rumah tangga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cuaca Panas Mendidih Pagi-Malam Akhir-akhir Ini Bukan Gelombang Panas, Ini Kata BMKG

Cuaca Panas Mendidih Pagi-Malam Akhir-akhir Ini Bukan Gelombang Panas, Ini Kata BMKG

Tekno | Selasa, 14 Oktober 2025 | 18:09 WIB

Prediksi Cuaca Hari Ini 14 Oktober 2025: Waspada Hujan di Berbagai Wilayah

Prediksi Cuaca Hari Ini 14 Oktober 2025: Waspada Hujan di Berbagai Wilayah

News | Selasa, 14 Oktober 2025 | 07:00 WIB

Wali Kota Tegal Nikahi Gadis Solo: Jokowi dan Zulhas Jadi Saksi, Tepuk Sakinah Jadi Sorotan!

Wali Kota Tegal Nikahi Gadis Solo: Jokowi dan Zulhas Jadi Saksi, Tepuk Sakinah Jadi Sorotan!

Video | Minggu, 12 Oktober 2025 | 15:05 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×