Apa Itu Lapas Super Maximum Security? Rumah Ammar Zoni di Nusakambangan

Agatha Vidya Nariswari

Sabtu, 18 Oktober 2025 | 14:00 WIB
Apa Itu Lapas Super Maximum Security? Rumah Ammar Zoni di Nusakambangan
Ilustrasi lapas super maximum security, tempat Ammar Zoni di Nusakambangan (Pexels)

Suara.com - Istilah lapas maximum security baru-baru ini banyak terangkat ke media, setelah Ammar Zoni dikabarkan dipindah ke fasilitas tersebut. Hal ini terkait dengan kasus bahwa dirinya mengedarkan narkoba di dalam lapas. Namun, sebenarnya apa itu lapas super maximum security?

Jika melihat dari istilahnya, lapas ini memberikan kesan sebuah fasilitas lembaga pemasyarakatan dengan tingkat keamanan ekstra tinggi. Mungkin hal ini banyak didengar di film dan serial, namun ternyata Indonesia juga memilikinya.

Lapas Nusakambangan merupakan fasilitas yang tergolong dalam lapas super maximum security. Fasilitas ini memiliki banyak level keamanan, dan kemudian dibagi ke dalam empat kategori besar, super maximum security, maximum security, medium security, dan minimum security.

Mengenal Apa Itu Lapas Super Maximum Security

Istilah lapas super maximum security merupakan istilah yang mengacu pada fasilitas lapas dengan kategori tingkat pengamanan tertinggi atau super maksimal. Fasilitas ini ditujukan bagi mereka, warga binaan dengan risiko tinggi.

Pada fasilitas ini, warga binaan akan ditempatkan dengan sistem one man one cell, dan setiap hari hanya boleh menghirup udara luar selama maksimal satu jam.

Dengan demikian, tingkat pengamanan yang diberikan sangat tinggi dan benar-benar membatasi ruang gerak serta interaksi dari warga binaan yang masuk ke fasilitas ini.

Secara berkala, warga binaan yang masuk pada fasilitas ini akan mendapatkan penilaian oleh Pembimbing Kemasyarakatan Badan Pemasyarakatan.

Jika kemudian dinilai menunjukkan penurunan risiko, maka warga binaan terkait dapat dipindah ke fasilitas yang lebih rendah, yakni lapas maximum security.

baca juga

Di Lapas Nusakambangan, terdapat tiga lapas dengan level super maximum security. Pertama Lapas Kelas I Batu, Lapas Kelas IIA Pasir Putih, dan Lapas Khusus Kelas IIA Karang Anyar. Hingga saat ini ketiganya masih berfungsi dengan baik dan menjadi tempat bagi para tahanan yang berisiko tinggi.

Alasan Ammar Zoni Dipindahkan ke Fasilitas Super Maximum Security

Dalam masa penahanannya, Ammar Zoni tertangkap mengedarkan narkoba jenis sabu dan tembakau sintetis di dalam Rutan Salemba. Aksinya diketahui setelah petugas mencurigai gerak-geriknya.

Ia dibantu oleh beberapa rekannya, antara lain A, AP, AM, KA, ACM, dan MR. Operasi yang dilakukan mengandalkan aplikasi Zangi untuk berkomunikasi dan menjalankan peredaran narkoba.

Ammar mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari seseorang yang ada di luar Rutan Kelas I Jakarta Pusat Salemba.

Ia kemudian dipindahkan ke Nusakambangan terkait dengan kasus serius yang menimpanya. Ammar Zoni dipindah bersama dengan lima narapidana lain dari Jakarta, meski pada kenyataannya ia masih berstatus sebagai tersangka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pihak Ammar Zoni Curiga Ada Upaya Pembungkaman, BAP tanpa Pengacara hingga Dugaan Pemerasan

Pihak Ammar Zoni Curiga Ada Upaya Pembungkaman, BAP tanpa Pengacara hingga Dugaan Pemerasan

Entertainment | Sabtu, 18 Oktober 2025 | 12:37 WIB

Kronologi Versi Ammar Zoni Disebut Pengepul Narkoba di Rutan, Berawal dari Omongan 5 Tahanan

Kronologi Versi Ammar Zoni Disebut Pengepul Narkoba di Rutan, Berawal dari Omongan 5 Tahanan

Entertainment | Jum'at, 17 Oktober 2025 | 20:20 WIB

Dimintai Tolong Tangani Kasus Ammar Zoni, Apa kata Hotman Paris?

Dimintai Tolong Tangani Kasus Ammar Zoni, Apa kata Hotman Paris?

Entertainment | Jum'at, 17 Oktober 2025 | 19:54 WIB

Terkini

Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay

Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 23:07 WIB

Menembus Macet demi Langit Bersih: Catatan Acara Lintas Komunitas Kemenhub

Menembus Macet demi Langit Bersih: Catatan Acara Lintas Komunitas Kemenhub

Your Say | Senin, 20 Juli 2026 | 22:52 WIB

Berawal dari Dapur Rumahan, Camilan BUNCY Kini Mendunia Bersama BRI

Berawal dari Dapur Rumahan, Camilan BUNCY Kini Mendunia Bersama BRI

Bri | Senin, 20 Juli 2026 | 22:40 WIB

Terjaring OTT, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini tiba di KPK

Terjaring OTT, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini tiba di KPK

Foto | Senin, 20 Juli 2026 | 22:24 WIB

Banyak Sekolah Rusak? Prabowo Janji Bereskan Semuanya Sebelum 2029

Banyak Sekolah Rusak? Prabowo Janji Bereskan Semuanya Sebelum 2029

News | Senin, 20 Juli 2026 | 22:15 WIB

Gaji Bukan Hambatan, Pep Guardiola Berpeluang Tangani Timnas Italia

Gaji Bukan Hambatan, Pep Guardiola Berpeluang Tangani Timnas Italia

Bola | Senin, 20 Juli 2026 | 21:37 WIB

Pakar Jelaskan Soal BPA pada Galon Guna Ulang, Benarkah Berbahaya?

Pakar Jelaskan Soal BPA pada Galon Guna Ulang, Benarkah Berbahaya?

Health | Senin, 20 Juli 2026 | 21:27 WIB

Green Label Jadi Tren Baru Bangunan, Material Ramah Lingkungan Semakin Diminati

Green Label Jadi Tren Baru Bangunan, Material Ramah Lingkungan Semakin Diminati

Lifestyle | Senin, 20 Juli 2026 | 21:16 WIB

Mendagri Tito Heran Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Padahal Sudah Ikut Retret

Mendagri Tito Heran Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Padahal Sudah Ikut Retret

News | Senin, 20 Juli 2026 | 21:15 WIB

Kriminolog: TPPU Pintu Masuk untuk Kasus Eks Jampidsus

Kriminolog: TPPU Pintu Masuk untuk Kasus Eks Jampidsus

News | Senin, 20 Juli 2026 | 21:13 WIB

×