Kenapa Perayaan Halloween Identik dengan Hantu? Ini Sejarah dan Maknanya

Yasinta Rahmawati

Selasa, 28 Oktober 2025 | 17:06 WIB
Kenapa Perayaan Halloween Identik dengan Hantu? Ini Sejarah dan Maknanya
Kenapa Perayaan Halloween Identik dengan Hantu (freepik)

Suara.com - Setiap Tanggal 31 Oktober diperingati dengan perayaan Halloween. Sebelum dikenal sebagai pesta kostum dan dekorasi labu seperti sekarang, Halloween berasal dari festival kuno bernama Samhain (dibaca: sow-in), yang dirayakan oleh bangsa Celtic sekitar 2.000 tahun lalu di wilayah Irlandia, Skotlandia, dan Inggris.

Samhain menandai akhir musim panen dan awal musim dingin, yang sering dianggap sebagai waktu “gelap” dan penuh misteri. Pada malam itu, orang Celtic percaya bahwa tabir antara dunia manusia dan dunia roh menjadi sangat tipis, sehingga arwah orang mati bisa kembali ke bumi.

Untuk melindungi diri, mereka menyalakan api unggun besar dan mengenakan kostum menyeramkan agar roh-roh jahat tidak mengenali mereka. Nah, tradisi inilah yang menjadi akar dari kebiasaan memakai kostum menyeramkan di malam Halloween.

Dari “All Hallows’ Eve” ke “Halloween”

Nama “Halloween” berasal dari “All Hallows’ Eve”, yaitu malam sebelum perayaan All Saints’ Day (Hari Semua Orang Kudus) dalam tradisi Kristen.

Ketika gereja Katolik mulai menyebar ke Eropa, mereka berusaha menggabungkan tradisi pagan Samhain dengan ritual Kristen, agar masyarakat lebih mudah menerimanya.

Namun, unsur “mistis” dari Samhain tetap melekat. Akhirnya, All Hallows’ Eve perlahan berubah nama menjadi Halloween, dan suasananya tetap identik dengan roh, arwah, serta makhluk gaib.

Kenapa Perayaan Halloween Identik dengan Hantu?

Kenapa Perayaan Halloween Identik dengan Hantu?
Kenapa Perayaan Halloween Identik dengan Hantu?

Kenapa Halloween selalu dikaitkan dengan hantu, tengkorak, atau makhluk menyeramkan? Karena dalam kepercayaan masyarakat Eropa kuno, malam Halloween adalah saat arwah gentayangan bebas berkeliaran.

Simbol seperti tengkorak, kelelawar, penyihir, dan labu berwajah seram (Jack-o’-lantern) merepresentasikan dunia arwah dan kematian.

baca juga

Bahkan labu yang diukir dan diberi lilin di dalamnya berasal dari legenda Irlandia tentang Jack O’Lantern, arwah seorang pria yang terkutuk dan harus mengembara selamanya dengan lentera dari lobak (yang kemudian diganti labu di Amerika).

Tradisi “Trick or Treat” dan Kostum Seram

Tradisi trick or treat (anak-anak mengetuk pintu sambil meminta permen) juga punya akar mistis. Di masa lalu, orang-orang percaya bahwa memberi makanan kepada roh bisa menenangkan arwah dan mencegah kutukan.

Anak-anak yang memakai kostum menyeramkan melambangkan “roh yang berkeliaran” dan datang menagih persembahan.

Lambat laun, maknanya berubah menjadi permainan yang menyenangkan untuk anak-anak, tapi simbol “hantu” tetap dipertahankan sebagai bagian dari tradisi.

Halloween di Masa Modern

Kini, Halloween lebih banyak dirayakan sebagai acara budaya dan hiburan (pesta kostum, film horor, hingga dekorasi seram di rumah dan mal). Namun, akar sejarahnya yang penuh makna tetap menarik untuk dikenang:

  • Samhain: menyimbolkan perubahan musim dan siklus kehidupan–kematian.
  • All Hallows’ Eve: penghormatan pada orang kudus dan arwah.
  • Simbol hantu & tengkorak: bentuk penghormatan sekaligus perlindungan dari roh jahat.

Bahkan hingga kini, Halloween menjadi perpaduan antara rasa takut dan kegembiraan, antara dunia nyata dan dunia mistis.

Halloween, Antara Mistis dan Budaya Pop

Jadi, kenapa Halloween identik dengan hantu? Karena sejak ribuan tahun lalu, malam ini dipercaya sebagai waktu ketika dunia manusia dan dunia roh saling bersinggungan.

Meski kini maknanya bergeser menjadi hiburan dan budaya populer, unsur “seram” itu tetap menjadi identitas khas Halloween yang tak tergantikan.

Di Jepang, Halloween berkembang dengan gaya berbeda. Bukan menyeramkan, tapi lebih ke cosplay dan parade warna-warni. Sementara di Meksiko, perayaan serupa disebut Día de los Muertos (Hari Orang Mati), yang lebih berfokus pada penghormatan kepada leluhur.

Kontributor : Rishna Maulina Pratama

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Inspirasi Makeup Simple Untuk Halloween, Kamu Pilih yang Mana?

Inspirasi Makeup Simple Untuk Halloween, Kamu Pilih yang Mana?

Your Say | Selasa, 28 Oktober 2025 | 14:46 WIB

Halloween Bareng Pacar? Ini 5 Kostum Couple yang Simple tapi Tetap Stylish

Halloween Bareng Pacar? Ini 5 Kostum Couple yang Simple tapi Tetap Stylish

Your Say | Kamis, 23 Oktober 2025 | 20:43 WIB

Dari Barbie Sampai Wednesday: 10 Ide Kostum Halloween 'Matching' Paling Viral

Dari Barbie Sampai Wednesday: 10 Ide Kostum Halloween 'Matching' Paling Viral

Your Say | Rabu, 22 Oktober 2025 | 15:47 WIB

Terkini

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:15 WIB

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:06 WIB

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:01 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:38 WIB

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:33 WIB

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:24 WIB

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:16 WIB

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:15 WIB

×