Green Jobs Sedang Naik Daun, Tapi Anak Muda Daerah Masih Kesulitan Akses Informasi

M. Reza Sulaiman

Rabu, 19 November 2025 | 18:21 WIB
Green Jobs Sedang Naik Daun, Tapi Anak Muda Daerah Masih Kesulitan Akses Informasi
Workshop Green Jobs penting diperbanyak di Indonesia Timur. (Dok. Koaksi Indonesia)
baca 10 detik
  • Survei Koaksi Indonesia 2024 menunjukkan 76 persen responden muda tertarik karier hijau, namun akses informasi dan pelatihan masih timpang di daerah.
  • Wilayah seperti NTT memiliki potensi besar energi bersih dan ekonomi hijau, namun talenta muda memerlukan dukungan ekosistem dan program konkret.
  • Koaksi Indonesia mengadakan Green Jobs Workshop di NTT dan Sulteng (November 2025) untuk meningkatkan kapasitas dan mendorong motor penggerak sektor hijau.

Suara.com - Minat anak muda terhadap pekerjaan ramah lingkungan terus meningkat. Survei Koaksi Indonesia bersama BOI Research pada 2024 menunjukkan 76 persen responden tertarik berkarier di sektor hijau setelah memahami peluangnya.

Motivasi mereka bukan sekadar finansial, tetapi dampak positif terhadap bumi. Namun di sisi lain, akses terhadap informasi, pelatihan, dan peluang green jobs masih timpang, terutama di daerah.

Kondisi inilah yang membuat pekerjaan hijau masih dianggap peluang yang “jauh di mata” bagi banyak talenta muda di wilayah timur Indonesia. Padahal, sejumlah daerah justru menyimpan potensi energi bersih dan ekonomi hijau yang besar.

Temuan Koaksi Indonesia mengungkapkan bahwa minat terhadap green jobs melonjak setelah generasi muda mengenal lebih dalam makna dan peluang sektor ini. Ridwan Arif, Manajer Riset dan Pengelolaan Pengetahuan Koaksi Indonesia, menyebut lonjakan minat ini sebagai peluang besar dalam transisi energi.

“Potensi green jobs sangat besar dan tidak hanya pada sektor energi terbarukan, meskipun tetap perlu didukung dengan strategi yang jelas dan komprehensif. Peta jalan hingga 2045 bisa menjadi panduan bagi semua pemangku kepentingan, sementara kampanye publik penting untuk membangun minat dan talenta sejak dini,” terang Ridwan.

Di banyak daerah, anak muda memiliki ide cemerlang terkait keberlanjutan. Namun, kurangnya akses membuat mereka tertinggal pada tahap awal. Hal ini disampaikan Dewan Pengawas KOPI, Yurgen Nubatonis.

“Kita masih kekurangan program atau aktivitas yang benar-benar mendukung anak muda untuk masuk ke dunia green jobs. Banyak yang punya ide cemerlang, tetapi tidak punya back up untuk mendukung ide tersebut,” tutur Yurgen.

Ia mencontohkan komunitas anak muda di Colol, Manggarai Timur, yang mengembangkan kopi tanpa merusak ekosistem. Inisiatif seperti ini menunjukkan potensi besar, tetapi butuh dukungan pelatihan dan ekosistem pendukung.

NTT menjadi salah satu daerah dengan peluang tinggi bagi pengembangan green jobs. Pemerintah daerah tengah menyusun Rencana Aksi Daerah Adaptasi Perubahan Iklim untuk enam sektor prioritas, termasuk pertanian, air, pesisir, dan ekosistem.

baca juga

“Jika lingkungan dikelola secara berkelanjutan, masyarakat tidak hanya memperoleh jasa lingkungan, tetapi juga peluang ekonomi seperti pengolahan sampah dan pengelolaan tutupan lahan,” jelas Yohanes Paut, Kepala Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan Bapperida NTT.

Sementara itu, Undana melihat peluang besar NTT sebagai pusat energi surya dan studi lahan kering. Namun kesiapan tenaga kerja lokal menjadi kunci.

“UNDANA telah banyak melakukan riset dan inovasi energi bersih, mulai dari desalinasi, pompa hidram, pengolahan sampah plastik menjadi bahan bakar hingga teknologi pascapanen berbasis surya. Potensi ini harus bisa dimaksimalkan untuk mengurangi ketergantungan bahan bakar fosil,” ungkap Dr. Ir. Erich Umbu K. Maliwemu, Wakil Dekan Fakultas Sains dan Teknik UNDANA.

Untuk merespons kesenjangan ini, Koaksi Indonesia menggelar Green Jobs Workshop di Nusa Tenggara Timur pada 15-16 November 2025 dan di Sulawesi Tengah pada 26-27 November 2025. Program ini bagian dari rangkaian besar Green Jobs Academy dan Green Jobs Summit dengan tujuan melahirkan motor penggerak green jobs dari Kawasan Timur Indonesia.

“Program ini dirancang untuk menjawab tantangan sekaligus memanfaatkan peluang besar transisi energi di Indonesia, dengan fokus pada peningkatan kapasitas dan kepemimpinan anak muda,” jelas Ridwan.

Workshop ini juga mendorong kolaborasi dari berbagai latar belakang, mulai dari akademisi hingga komunitas akar rumput, sehingga upaya transisi energi tidak hanya terjadi di kota besar tetapi juga di daerah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lawan Greenwashing, Indonesia Teken Aturan Main Kredit Alam Bersama Prancis dan Inggris

Lawan Greenwashing, Indonesia Teken Aturan Main Kredit Alam Bersama Prancis dan Inggris

Bisnis | Rabu, 19 November 2025 | 15:09 WIB

Tegaskan Kedekatannya dengan Fajar Sadboy, Amanda Manopo: Bukan Kasihan

Tegaskan Kedekatannya dengan Fajar Sadboy, Amanda Manopo: Bukan Kasihan

Your Say | Rabu, 19 November 2025 | 14:00 WIB

Rekam Jejak Ikhlas Thamrin, Penemu BBM Bobibos yang Diklaim Ramah Lingkungan

Rekam Jejak Ikhlas Thamrin, Penemu BBM Bobibos yang Diklaim Ramah Lingkungan

Otomotif | Selasa, 18 November 2025 | 17:11 WIB

Nurra Datau Ungkap Awal Karier Akting: Dari Iseng hingga Jatuh Cinta

Nurra Datau Ungkap Awal Karier Akting: Dari Iseng hingga Jatuh Cinta

Your Say | Selasa, 18 November 2025 | 14:47 WIB

Ramalan Zodiak 18 November 2025: Panduan Karier, Keuangan, dan Asmara Anda

Ramalan Zodiak 18 November 2025: Panduan Karier, Keuangan, dan Asmara Anda

Lifestyle | Selasa, 18 November 2025 | 14:28 WIB

Kisah Paradoks Bucek Depp: Putus Sekolah di SMA, Ternyata Jadi Guru Selama 24 Tahun

Kisah Paradoks Bucek Depp: Putus Sekolah di SMA, Ternyata Jadi Guru Selama 24 Tahun

Entertainment | Selasa, 18 November 2025 | 12:19 WIB

Terkini

Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Investor Soroti Kepastian Investasi Indonesia

Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Investor Soroti Kepastian Investasi Indonesia

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 08:01 WIB

Petualangan ke Dunia Tanpa Titik Akhir di Buku Princess, Bajak Laut & Alien

Petualangan ke Dunia Tanpa Titik Akhir di Buku Princess, Bajak Laut & Alien

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 08:00 WIB

Jawa Tengah Jadi Tujuan Investasi Global, Investor Dubai Incar Proyek Mini Refinery Senilai Rp5 T

Jawa Tengah Jadi Tujuan Investasi Global, Investor Dubai Incar Proyek Mini Refinery Senilai Rp5 T

News | Rabu, 16 September 2026 | 07:59 WIB

4 Tablet 4G Murah dengan Performa Kencang dan Baterai Awet yang Bisa Dipilih

4 Tablet 4G Murah dengan Performa Kencang dan Baterai Awet yang Bisa Dipilih

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 07:48 WIB

Scam Sudah Jadi Industri, OJK Dorong Sistem Anti-Penipuan Terintegrasi

Scam Sudah Jadi Industri, OJK Dorong Sistem Anti-Penipuan Terintegrasi

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 07:43 WIB

5 Perbedaan Masker Peel Off dan Wash Off untuk Wajah yang Perlu Diketahui

5 Perbedaan Masker Peel Off dan Wash Off untuk Wajah yang Perlu Diketahui

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 07:40 WIB

Kabut Asap Karhutla Kalimantan Makin Parah: 40 Wilayah Malaysia Berstatus Tidak Sehat

Kabut Asap Karhutla Kalimantan Makin Parah: 40 Wilayah Malaysia Berstatus Tidak Sehat

News | Rabu, 16 September 2026 | 07:30 WIB

Jenazah Tim Medis KMP Virgo 8 Akhirnya Dipulangkan ke Madura

Jenazah Tim Medis KMP Virgo 8 Akhirnya Dipulangkan ke Madura

Jatim | Rabu, 16 September 2026 | 07:26 WIB

Daftar 25 Merek Beras Fortifikasi yang Ditarik Pemerintah, Cek Sebelum Beli

Daftar 25 Merek Beras Fortifikasi yang Ditarik Pemerintah, Cek Sebelum Beli

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 07:17 WIB

Ini Penyebab Pinjol Ilegal Terus Bermunculan

Ini Penyebab Pinjol Ilegal Terus Bermunculan

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 07:17 WIB

×