Pelukan Jarak Jauh dari Rantau, 1 Ton Rendang Dimasak untuk Korban Banjir Sumatra

M. Reza Sulaiman

Selasa, 09 Desember 2025 | 11:31 WIB
Pelukan Jarak Jauh dari Rantau, 1 Ton Rendang Dimasak untuk Korban Banjir Sumatra
Gerakan Marandang 1 Ton. (Dok. Istimewa)
baca 10 detik
  • Masyarakat Minangkabau perantauan di Jabodetabek menginisiasi dapur umum massal memasak 1 ton rendang pada 7 Desember 2025.
  • Aksi solidaritas ini bertujuan mengirimkan bantuan pangan autentik berupa rendang bagi korban bencana di Sumatera Barat, Aceh, dan Utara.
  • Gerakan ini melibatkan kolaborasi perantau, alumni, mahasiswa IPB, dan donasi korporasi, kini fokus pada penggalangan dana logistik distribusi.

Suara.com - Bencana alam sering kali memanggil pulang ingatan para perantau. Ketika tanah kelahiran dilanda musibah, jarak geografis bukan lagi penghalang untuk mengirimkan dukungan.

Fenomena solidaritas ini terlihat jelas pada gerakan masyarakat Minangkabau di perantauan, merespons rentetan bencana banjir yang melanda wilayah Sumatra sejak akhir November 2025.

Jika biasanya masyarakat Sumatra Barat dikenal sebagai pihak yang paling depan mengirimkan bantuan rendang saat bencana terjadi di daerah lain, kini giliran "cinta" itu kembali pulang. Didasari rasa cemas dan kerinduan mendalam karena tak bisa hadir secara fisik di lokasi bencana, para perantau di Jabodetabek menginisiasi aksi kemanusiaan melalui dapur umum massal.

Bertempat di Agribusiness and Technology Park IPB University, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, gerakan bertajuk “Marandang 1 Ton Daging Rendang dari Rantau” digelar pada Minggu, 7 Desember 2025. Kegiatan ini adalah wujud solidaritas batin untuk mengirimkan bantuan pangan yang paling autentik bagi para korban di Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh.

Sebanyak 1.000 kilogram atau 1 ton rendang dimasak secara gotong royong. Kuliner khas Minang ini dipilih bukan tanpa alasan. Selain dikenal tahan lama sebagai stok pangan darurat, rendang dianggap sebagai representasi kehangatan keluarga bagi masyarakat Sumatra.

Pelukan Hangat dari Rantau

Garlanda Bellamy Mazalio, salah satu inisiator gerakan ini, mengungkapkan bahwa aksi memasak bersama ini lahir dari keresahan kolektif para perantau yang melihat kampung halamannya belum kunjung pulih.

“Kami hanya bisa berdoa dan merapal cemas di rantau. Kami tidak bisa berada di sana untuk memeluk mereka, tapi kami berkumpul dan memasak rendang dengan seluruh cinta dan air mata kerinduan kami. Rendang ini adalah pelukan kami dari jauh dan doa kami agar kampung kami cepat pulih,” ujar Garlanda.

Aksi ini juga dimaknai sebagai momentum "membalas budi" atas tradisi kemurahan hati Ranah Minang yang selama ini kerap mengirimkan rendang ke berbagai wilayah bencana di Indonesia. Kini, saat Sumatra Barat, Aceh, dan Sumatra Utara membutuhkan, kolaborasi lintas elemen bergerak cepat.

baca juga

Gerakan ini melibatkan kerja sama antara perantau Minang, Perkumpulan Alumni Pelajar dan Mahasiswa Minang (PAPMM) Bogor, serta dukungan fasilitas dan relawan mahasiswa dari IPB University. Dukungan material juga mengalir dari sektor korporasi seperti Paragon dan Wardah, serta partisipasi figur publik Dewi Sandra, yang turut membaur bersama lebih dari 150 relawan di lokasi.

Gerakan Marandang 1 Ton. (Dok. Istimewa)
Gerakan Marandang 1 Ton. (Dok. Istimewa)

Tantangan Distribusi dan Panggilan Donasi

Meskipun proses pengolahan 1 ton daging telah rampung, tantangan berikutnya adalah distribusi. Tim relawan menargetkan pengiriman 1.000 kg rendang tersebut yang akan disandingkan dengan 12.000 paket nasi siap saji sebagai kebutuhan logistik darurat di area bencana yang sulit dijangkau.

Saat ini, fokus utama relawan adalah menggalang dana logistik untuk memastikan belasan ribu paket tersebut dapat terkirim tepat waktu ke tiga provinsi terdampak.

“Rendang adalah lambang rumah. Kami telah berhasil menciptakan rumah ini di Bogor. Kini, kami memohon bantuan agar rumah ini bisa segera sampai ke mereka yang kehilangan tempat tinggal. Setiap rupiah donasi Anda adalah bahan bakar untuk truk-truk yang akan membawa harapan dan membalas kebaikan Ranah Minang,” tambah Garlanda.

Masyarakat rantau yang juga ingin berpartisipasi dalam biaya logistik pengiriman paket bantuan ini dapat menyalurkan dukungannya melalui rekening resmi PT. Pusaka Bersama PAPMM di Bank Mandiri (1330031792120).

Melalui aksi ini, sepotong rendang diharapkan tidak hanya menjadi pengisi perut, tetapi juga pesan kuat bahwa para korban bencana tidak berjuang sendirian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Respons Singkat Ferry Irwandi Disindir Anggota DPR Endipat Wijaya Soal Donasi Cuma Rp 10 Miliar

Respons Singkat Ferry Irwandi Disindir Anggota DPR Endipat Wijaya Soal Donasi Cuma Rp 10 Miliar

Entertainment | Selasa, 09 Desember 2025 | 11:15 WIB

Bencana Sumatra Lumpuhkan 52 Daerah, Pemerintah Didesak Segera Aktifkan Transportasi Perintis

Bencana Sumatra Lumpuhkan 52 Daerah, Pemerintah Didesak Segera Aktifkan Transportasi Perintis

News | Selasa, 09 Desember 2025 | 11:00 WIB

Omara Esteghlal Kritisi Video Klarifikasi Zulkifli Hasan: Kita Hormat ke Orang yang Layak

Omara Esteghlal Kritisi Video Klarifikasi Zulkifli Hasan: Kita Hormat ke Orang yang Layak

Entertainment | Selasa, 09 Desember 2025 | 10:51 WIB

Nicholas Saputra Dituding Cuek soal Banjir Sumatra, Rekan Beberkan Fakta

Nicholas Saputra Dituding Cuek soal Banjir Sumatra, Rekan Beberkan Fakta

Your Say | Selasa, 09 Desember 2025 | 09:37 WIB

Data Donasi Diduga Milik Kementan Dibuka Melanie Subono, Beras Rp 45 Ribu per Liter?

Data Donasi Diduga Milik Kementan Dibuka Melanie Subono, Beras Rp 45 Ribu per Liter?

Entertainment | Selasa, 09 Desember 2025 | 08:53 WIB

Bukan Soal Uangnya: Mengapa Donasi Presiden Justru Mengkhawatirkan?

Bukan Soal Uangnya: Mengapa Donasi Presiden Justru Mengkhawatirkan?

Your Say | Selasa, 09 Desember 2025 | 06:15 WIB

Terkini

Kisah di Balik Reshuffle Purbaya: Ditelepon Mensesneg Saat Rapat, Tak Kembali ke Ruang Sidang

Kisah di Balik Reshuffle Purbaya: Ditelepon Mensesneg Saat Rapat, Tak Kembali ke Ruang Sidang

News | Selasa, 15 September 2026 | 06:11 WIB

Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Foto | Selasa, 15 September 2026 | 06:00 WIB

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

×