Belajar dari Kisah Aurelie Moeremans, Apa Itu Child Grooming dan Bahayanya Pada Anak?

Agatha Vidya Nariswari, Shevinna Putti Anggraeni

Minggu, 11 Januari 2026 | 11:14 WIB
Belajar dari Kisah Aurelie Moeremans, Apa Itu Child Grooming dan Bahayanya Pada Anak?
Aurelie Moeremans (Instagram.com/aurelie)
baca 10 detik
  • Aurelie Moeremans ungkap pengalaman menjadi korban Child Grooming saat usia remaja.

  • Child Grooming adalah manipulasi emosional untuk mengeksploitasi anak secara seksual.

  • Waspadai tahapan predator mulai dari membangun kepercayaan hingga melakukan isolasi.

Suara.com - Aurelie Moeremans lewat bukunya berjudul "Broken Strings" mengungkapkan masa lalunya yang pernah menjadi korban grooming di usia remaja.

"Buku ini adalah kisah nyata tentang aku.Tentang bagaimana aku digrooming waktu umur 15 tahun oleh seseorang yang usianya hampir dua kali umur aku. Tentang manipulasi, kontrol, dan proses pelan-pelan belajar menyelamatkan diri sendiri," tulis Aurelie Moeremans pada 3 Januari 2026 lalu dalam unggahannya.

Sebagai informasi, istilah grooming itu adalah kondisi saat anak-anak berada di bawah manipulasi atau kontrol orang yang lebih dewasa darinya.

Banyak orang tua yang mungkin belum menyadari bahwa perhatian berlebih dari orang dewasa, terlebih orang asing terhadap anaknya bisa jadi merupakan langkah awal predator untuk melakukan eksploitasi seksual.

Apa Itu Child Grooming?

Secara umum, child grooming adalah upaya seseorang untuk membangun hubungan emosional dan rasa percaya dengan seorang anak dan terkadang keluarganya dengan tujuan akhir untuk melecehkan atau mengeksploitasi anak tersebut secara seksual.

Aurelie Moeremans (Instagram.com/aurelie)
Aurelie Moeremans (Instagram.com/aurelie)

Berdasarkan Undang-Undang Perlindungan Anak No. 35 Tahun 2014, anak adalah siapa saja yang berusia di bawah 18 tahun.

Pelaku grooming tidak melulu orang asing, mereka bisa saja seorang guru, pelatih olahraga, tetangga, bahkan anggota keluarga sendiri.

Pelaku biasanya bergerak dengan cara mengisi kekosongan dalam hidup anak, seperti kurangnya perhatian dari orang tua atau masalah pertemanan.

baca juga

Tahapan dan Modus Pelaku

Proses grooming tidak terjadi dalam semalam. Pelaku bisa melancarkan aksinya selama berminggu-minggu, berbulan-bulan, hingga bertahun-tahun. Berikut beberapa cara yang biasanya digunakan:

  1. Membangun Kepercayaan: Pelaku berpura-pura menjadi sosok pelindung, pendengar yang baik, atau teman sebaya di dunia maya.
  2. Memberikan Perhatian dan Hadiah: Mulai dari pertanyaan sederhana seperti "sudah makan belum?" hingga membelikan barang-barang yang diinginkan anak.
  3. Isolasi: Perlahan, pelaku akan membatasi interaksi anak dengan lingkungan sosialnya agar anak hanya bergantung padanya.
  4. Kontrol dan Ancaman: Setelah kepercayaan didapat, pelaku mulai melakukan sentuhan tidak pantas atau meminta konten seksual. Mereka sering mengancam akan menyebarkan rahasia jika anak menolak.

Grooming di Dunia Digital

Di era teknologi, child grooming marak terjadi secara daring.

Media sosial menjadi pintu masuk utama bagi predator untuk memantau kerentanan anak.

Berawal dari obrolan ringan di kolom komentar atau pesan pribadi, aksi ini bisa berlanjut pada pertemuan di dunia nyata yang sangat berisiko.

Penting untuk diingat bahwa dalam kasus ini, istilah "suka sama suka" atau consent dari anak tidak dianggap sah secara hukum karena adanya ketimpangan kuasa dan manipulasi emosional.

Dampak Fatal bagi Masa Depan Anak

Dampak dari child grooming sangat mendalam dan bisa bertahan hingga dewasa.

Karena pelaku seringkali adalah sosok yang dipercaya, anak akan mengalami trauma emosional yang hebat dan kebingungan.

Beberapa dampak jangka panjang yang menghantui korban antara lain:

  1. Gangguan Mental: Mengalami depresi, kecemasan akut, hingga PTSD (Post-Traumatic Stress Disorder).
  2. Sulit Percaya: Trauma membuat mereka sulit membangun hubungan sehat dengan orang lain di masa depan.
  3. Perilaku Berisiko: Meningkatkan risiko penyalahgunaan narkoba atau perilaku menyakiti diri sendiri.
  4. Gangguan Perkembangan: Anak kehilangan minat pada aktivitas sosial dan mengalami hambatan dalam perkembangan emosionalnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Rekomendasi Promo Alat Elektronik di Opening Hartono Pakuwon Mall Jogja, Diskon hingga 80 Persen!

5 Rekomendasi Promo Alat Elektronik di Opening Hartono Pakuwon Mall Jogja, Diskon hingga 80 Persen!

Lifestyle | Minggu, 11 Januari 2026 | 10:45 WIB

Apa Pendidikan Aurelie Moeremans? Berani Tulis Buku Broken Strings tentang Grooming

Apa Pendidikan Aurelie Moeremans? Berani Tulis Buku Broken Strings tentang Grooming

Lifestyle | Minggu, 11 Januari 2026 | 10:21 WIB

9 Potret Aurelie Moeremans yang Jadi Korban Grooming Usia 15 Tahun

9 Potret Aurelie Moeremans yang Jadi Korban Grooming Usia 15 Tahun

Lifestyle | Minggu, 11 Januari 2026 | 10:08 WIB

5 Rekomendasi Hair Oil Penumbuh Rambut untuk Lansia, Akar Jadi Kuat

5 Rekomendasi Hair Oil Penumbuh Rambut untuk Lansia, Akar Jadi Kuat

Lifestyle | Minggu, 11 Januari 2026 | 10:35 WIB

Silsilah Keluarga Aurelie Moeremans, Jadi Korban Grooming Usia 15 Tahun

Silsilah Keluarga Aurelie Moeremans, Jadi Korban Grooming Usia 15 Tahun

Lifestyle | Minggu, 11 Januari 2026 | 09:38 WIB

9 Rekomendasi TWS Sport untuk Lari Terbaik, Harga Murah Mulai Rp100 Ribuan

9 Rekomendasi TWS Sport untuk Lari Terbaik, Harga Murah Mulai Rp100 Ribuan

Tekno | Sabtu, 10 Januari 2026 | 20:14 WIB

Terkini

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

×