Saham Rasa Kripto, Gaya Baru Investasi Digital Native

Vania Rossa

Kamis, 15 Januari 2026 | 23:05 WIB
Saham Rasa Kripto, Gaya Baru Investasi Digital Native
Ilustrasi saham ala digital native. (Pexels)
baca 10 detik
  • Perkembangan teknologi membuat cara berinvestasi semakin dekat dengan gaya hidup digital native, di mana batas antara saham, kripto, dan blockchain kian tipis.
  • Aset keuangan kini tidak hanya soal angka di laporan, tetapi juga soal kemudahan akses, kecepatan, dan fleksibilitas lintas platform.
  • Tren ini menandai perubahan cara generasi digital memandang kepemilikan aset—lebih terbuka, praktis, dan tanpa batas geografis.

Suara.com - Dulu, beli saham identik dengan proses ribet, jam bursa terbatas, dan istilah finansial yang bikin dahi berkerut. Tapi sekarang, batas antara saham, kripto, dan teknologi makin kabur—bahkan saham pun mulai “pindah rumah” ke blockchain, membuka cara baru berinvestasi yang terasa lebih fleksibel dan digital-native.

Akuisisi yang diumumkan melalui blog resmi Kraken ini dipandang sebagai strategi jangka panjang untuk mempercepat adopsi aset tokenisasi secara global. Lewat Backed Finance, Kraken memperkuat pengembangan xStocks—token digital yang merepresentasikan saham dan ETF dunia nyata dengan skema dukungan aset penuh (1:1).

Singkatnya, setiap xStocks didukung saham asli yang disimpan oleh kustodian, sehingga harga token tetap mengikuti nilai saham yang menjadi dasarnya. Bagi investor, konsep ini menawarkan cara baru untuk “memiliki” saham dengan pendekatan yang lebih fleksibel dan digital-native.

Masuknya Backed Finance ke dalam keluarga Kraken membuat seluruh proses xStocks—mulai dari penerbitan, perdagangan, hingga penyelesaian transaksi—berada dalam satu ekosistem terintegrasi. Ini bukan sekadar efisiensi teknis, tapi juga fondasi bagi model pasar modal digital yang lebih terbuka.

Kraken Akuisisi Backed Finance. (dok. Ist)
Kraken Akuisisi Backed Finance. (dok. Ist)

Co-CEO Kraken, Arjun Sethi, menyebut akuisisi ini sebagai langkah penting dalam membangun infrastruktur pasar keuangan masa depan.

“Dengan menyatukan penerbitan, perdagangan, dan penyelesaian dalam satu kerangka, kami memastikan infrastruktur aset tokenisasi tetap transparan, andal, dan dapat diakses secara global,” ujarnya.

Menurut Sethi, tujuan besar Kraken bukan hanya memberi akses ke saham Amerika Serikat, tetapi juga mendefinisikan ulang konsep kepemilikan aset di era digital—di mana blockchain berperan sebagai tulang punggung sistemnya.

Sejak diluncurkan, xStocks menunjukkan performa yang agresif. Dalam waktu kurang dari enam bulan, volume perdagangannya—baik di platform terpusat maupun on-chain—telah melampaui US$10 miliar. Produk ini mencakup puluhan token saham dan ETF yang beroperasi di jaringan blockchain populer seperti Solana dan Ethereum.

Co-Founder Backed Finance, Adam Levi, menilai akuisisi ini akan mempercembat misi perusahaan dalam membuka akses keuangan global. Dengan skala dan ekosistem Kraken, infrastruktur saham tokenisasi dinilai bisa menjangkau pasar yang jauh lebih luas.

baca juga

Sinyal Perubahan Industri Keuangan

Lebih dari sekadar akuisisi, langkah Kraken mencerminkan arah baru industri keuangan global: konvergensi antara sistem keuangan tradisional dan teknologi blockchain. Saham, ETF, hingga instrumen investasi konvensional kini mulai “bermigrasi” ke format digital yang lebih cair dan lintas batas.

Meski belum tersedia di semua negara, kehadiran xStocks memberi gambaran bagaimana pasar modal bisa berevolusi menjadi lebih fleksibel dan inklusif. Di Indonesia sendiri, produk xStocks sudah diperdagangkan di beberapa bursa kripto terlisensi seperti Pintu, Indodax, dan Bittime—membuka peluang bagi investor lokal untuk mengakses saham global lewat jalur yang lebih familiar.

Ke depan, inovasi semacam ini tetap akan bergantung pada kesiapan regulasi. Namun satu hal jelas: cara orang berinvestasi sedang berubah, dan blockchain perlahan tapi pasti mulai masuk ke jantung keuangan arus utama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menteri Investasi: Pelemahan Rupiah Masih Diterima Investor Asing

Menteri Investasi: Pelemahan Rupiah Masih Diterima Investor Asing

Bisnis | Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00 WIB

Total Investasi ke RI Melesat di 2025 Capai Rp 1.931,2 Triliun

Total Investasi ke RI Melesat di 2025 Capai Rp 1.931,2 Triliun

Bisnis | Kamis, 15 Januari 2026 | 17:21 WIB

Sempat Tembus 9.100, IHSG Berakhir di Level 9.075

Sempat Tembus 9.100, IHSG Berakhir di Level 9.075

Bisnis | Kamis, 15 Januari 2026 | 16:49 WIB

Terkini

Cara Mengubah Tumpukan Data Menjadi Keputusan Bisnis yang Menguntungkan

Cara Mengubah Tumpukan Data Menjadi Keputusan Bisnis yang Menguntungkan

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:44 WIB

Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff

Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff

Bola | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon

Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon

Sport | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:43 WIB

Mantab! Tiga Atlet Muaythai Solo Tembus Semifinal Porprov 2026

Mantab! Tiga Atlet Muaythai Solo Tembus Semifinal Porprov 2026

Surakarta | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Sumsel Bidik Perdagangan Karbon di Tengah Krisis Karhutla, Sejauh Mana Kesiapannya?

Sumsel Bidik Perdagangan Karbon di Tengah Krisis Karhutla, Sejauh Mana Kesiapannya?

Sumsel | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:27 WIB

Sepatu Futsal Lokal Tembus Dunia, Ortuseight Siapkan Enam Lini Jogosala Terbaru

Sepatu Futsal Lokal Tembus Dunia, Ortuseight Siapkan Enam Lini Jogosala Terbaru

Bola | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:18 WIB

Dari Kekalahan ke Pesta Gol, Shin Tae-yong Ungkap Perubahan Persija Saat Hajar Arema FC

Dari Kekalahan ke Pesta Gol, Shin Tae-yong Ungkap Perubahan Persija Saat Hajar Arema FC

Bola | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Fadli Zon Terima Anugerah Mahottama Adibudaya Nusantara, Ini Alasan di Baliknya

Fadli Zon Terima Anugerah Mahottama Adibudaya Nusantara, Ini Alasan di Baliknya

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:59 WIB

WALHI Sumsel Soroti Dry Ice di Palembang, Minta Biaya dan Hasil Evaluasi Dibuka ke Publik

WALHI Sumsel Soroti Dry Ice di Palembang, Minta Biaya dan Hasil Evaluasi Dibuka ke Publik

Sumsel | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Haji Isam Dikaitkan MSCI, Pakar Saham Minta Dibuktikan

Haji Isam Dikaitkan MSCI, Pakar Saham Minta Dibuktikan

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:50 WIB

×