Kode Ice Cream dan Grape Ribuan Kali Disebut di Epstein Files, Benarkah Terkait Kekerasan Seksual?

Jum'at, 06 Februari 2026 | 11:34 WIB
Kode Ice Cream dan Grape Ribuan Kali Disebut di Epstein Files, Benarkah Terkait Kekerasan Seksual?
Jeffrey Epstein [Suara.com/DOJ]
Baca 10 detik
  • “Ice Cream” digunakan sebagai bahasa sandi untuk aktivitas seksual dan pemikat anak.
  • “Grape” merupakan kode eufemisme untuk pemerkosaan.
  • Sementara itu, “Pizza” dan “Keju” sering dijadikan simbol child pornography di media sosial.

Suara.com - Epstein files atau dokumen Epstein yang dirilis oleh Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DoJ) masih terus menjadi sorotan publik hingga kini.

Dokumen tersebut berisi ribuan arsip pengadilan dan penyelidikan terkait kejahatan seksual yang dilakukan Jeffrey Epstein dan jaringan orang-orang di sekelilingnya.

Sejak kematian Epstein di penjara pada 2019, dokumen ini kembali memicu perhatian karena membuka fakta-fakta kejahatan yang belum banyak diketahui.

Selain nama-nama tokoh besar yang tercatat dalam dokumen Epstein, istilah atau kode tertentu juga menarik perhatian.

Beberapa kata muncul ribuan kali dalam file tersebut, termasuk “pizza”, "ice cream”, dan "grape".

Melansir dari unggahan X @sosmedkeras, data yang beredar menyebutkan "pizza" muncul 9.527 kali, "ice cream" 8.624 kali, dan "grape" 4.261 kali.

Penggunaan kata-kata ini diduga sebagai bahasa sandi dalam konteks kekerasan seksual dan eksploitasi terhadap anak.

Lantas, apa sebenarnya makna istilah-istilah ini? Berikut penjelasan untuk dua istilah yang paling banyak muncul dan perlu diwaspadai.

Istilah atau kode yang banyak muncul di Epstein file (X/sosmedkeras)
Istilah atau kode yang banyak muncul di Epstein file (X/sosmedkeras)

Arti Kode "Ice Cream"

Baca Juga: Baju Jeffrey Epstein di Bali Ramai Jadi Perdebatan, Pakai Batik Bapak Atau Versace?

Dalam konteks Epstein files, istilah "ice cream" atau es krim sering dipakai sebagai bahasa sandi untuk menyembunyikan aktivitas seksual atau pornografi anak.

Pelaku memanfaatkan istilah ini agar percakapan tidak menimbulkan kecurigaan orang dewasa, sekaligus membuat korban, terutama anak-anak.

Selain sebagai bahasa sandi, es krim juga sering digunakan sebagai alat pemikat.

Predator menggunakan makanan manis ini untuk mendekati anak-anak, membangun kepercayaan, dan memudahkan pelecehan.

Istilah "ice cream man" pun dipakai sebagai metafora bagi pelaku yang menyamar dengan keramahan semu.

Dalam metafora ini, tangan yang "dingin" menggambarkan sentuhan traumatis yang tidak diinginkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI