Artinya:
“Ya Allah, berkahilah kami dalam rezeki yang telah Engkau berikan kepada kami dan lindungilah kami dari siksa neraka.”
Doa ini adalah bentuk rasa syukur atas makanan yang diberikan Allah SWT. Dengan membacanya, kita tidak hanya mengisi perut, tetapi juga memohon agar makanan tersebut membawa keberkahan dan menjadi kekuatan dalam beribadah.
Selain doa sebelum makan, penting juga menghadirkan niat puasa sebelum terbit fajar sebagai berikut:
Arab:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هَذِهِ السَّنَةِ لِلَّهِ تَعَالَى
Latin:
Nawaitu shauma ghadin 'an ada'i fardhi syahri Ramadhana hadzihis sanati lillahi ta'ala
Artinya:
"Aku berniat puasa esok hari untuk menunaikan kewajiban bulan Ramadhan tahun ini karena Allah Ta'ala."
Doa Setelah Sahur
Setelah selesai makan sahur, dianjurkan untuk membaca doa setelah makan sebagai bentuk syukur. Bacaan yang bisa diamalkan adalah:
Arab:
الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَطْعَمَنَا وَسَقَانَا وَجَعَلَنَا مِنَ الْمُسْلِمِينَ
Latin:
Alhamdulillahil ladzi ath’amana wa saqana wa ja‘alana minal muslimin.
Artinya:
“Segala puji bagi Allah yang telah memberi kami makan dan minum serta menjadikan kami termasuk orang-orang Muslim.”
Doa ini mengajarkan kita untuk tidak lupa bersyukur setelah menerima nikmat. Sahur bukan sekadar rutinitas, tetapi kesempatan untuk menyadari bahwa semua rezeki berasal dari Allah SWT.
Dengan membiasakan membaca doa setelah sahur, hati menjadi lebih tenang dan siap menjalani puasa dengan niat yang lebih kuat.
Waktu Terbaik Membaca Doa Sahur
Waktu sahur dimulai sejak pertengahan malam hingga sebelum terbit fajar. Namun, waktu terbaik untuk sahur adalah mendekati azan Subuh, selama belum masuk waktu imsak atau Subuh.
Mengakhirkan sahur memiliki keutamaan karena semakin dekat dengan waktu yang mustajab untuk berdoa. Di sepertiga malam terakhir, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak doa dan istighfar.
Demikianlah penjelasan lengkap terkait sebelum sahur membaca doa apa. Dengan memahaminya, ibadah puasa yang dijalani akan terasa lebih ringan, lebih bermakna, dan penuh keberkahan.
Kontributor : Dini Sukmaningtyas