Cara Orang Indonesia Pilih Dompet Digital 2026: Tertarik Promo, Tapi Keamanan Jadi Penentu

Vania Rossa

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:04 WIB
Cara Orang Indonesia Pilih Dompet Digital 2026: Tertarik Promo, Tapi Keamanan Jadi Penentu
Ilustrasi Dompet Digital. (Freepik)
baca 10 detik
  • Studi Ipsos 2026 menunjukkan preferensi pengguna beralih pada keamanan sistem dan integrasi layanan ekosistem digital.
  • Promosi seperti gratis admin, cashback, dan diskon masih menjadi daya tarik utama dalam menarik pengguna.
  • Luasnya akseptasi merchant dan kemudahan penggunaan menjadi faktor penting bagi pengguna dompet digital.

Suara.com - Dompet digital kini bukan lagi sekadar alat pembayaran alternatif. Di 2026, e-wallet telah menjelma menjadi bagian dari gaya hidup finansial masyarakat—terintegrasi dalam belanja online, pesan-antar makanan, bayar tagihan, hingga top-up game. Studi Digital Wallet Research 2026 dari Ipsos Indonesia memotret bagaimana perilaku dan preferensi pengguna semakin matang dalam menentukan pilihan.

Andi Sukma, Executive Director Ipsos Indonesia mengatakan bahwa persaingan dompet digital di tahun 2025 telah berevolusi dari sekadar meningkatkan awareness menjadi perlombaan pengembangan ekosistem digital dalam satu aplikasi.

"Riset terbaru IPSOS menunjukkan bahwa preferensi pengguna kini berakar pada keamanan sistem dan kedalaman integrasi layanan. Bukan lagi soal siapa yang paling dikenal, melainkan siapa yang paling mampu hadir di setiap titik sentuh
kehidupan finansial masyarakat secara mulus yang terintegrasi,” katanya dalam acara daring.

Satu temuan menarik: promosi masih menjadi “pintu masuk” utama. Gratis biaya admin (79%), cashback (71%), dan diskon (66%) tercatat sebagai tiga promo paling diminati.

Di tengah kondisi ekonomi yang menuntut efisiensi, pengguna semakin rasional dan sensitif terhadap manfaat langsung. Promo bukan hanya soal menarik pengguna baru, tetapi juga menjaga loyalitas agar tetap bertransaksi secara rutin.

Namun, kompetisi tak berhenti di promo. Pengguna kini mempertimbangkan integrasi layanan dalam satu ekosistem. Dompet digital yang terhubung dengan e-commerce, transportasi online, hingga layanan hiburan memiliki peluang lebih besar untuk digunakan berulang. Kemudahan berpindah dari belanja online ke pembayaran tagihan tanpa keluar aplikasi menciptakan pengalaman yang mulus—dan itu menjadi nilai tambah signifikan.

Di ranah offline, penggunaan QRIS turut memperluas peran dompet digital. Faktor “banyak digunakan di merchant favorit” menjadi pertimbangan penting. Pengguna cenderung memilih platform dengan jaringan merchant luas, baik untuk belanja di minimarket, membeli makanan dan minuman, hingga pembayaran pulsa dan token listrik. Artinya, semakin luas akseptasi, semakin besar peluang dompet digital menjadi pilihan utama.

Meski promo dan integrasi ekosistem penting, dua faktor fundamental tetap tak tergantikan: kemudahan penggunaan dan keamanan. Antarmuka yang intuitif, proses top-up cepat, serta navigasi fitur yang sederhana menciptakan rasa nyaman. Di sisi lain, meningkatnya kesadaran akan risiko kejahatan siber membuat pengguna semakin selektif terhadap sistem keamanan aplikasi. Persepsi bahwa akun aman dan data terlindungi menjadi fondasi kepercayaan jangka panjang.

Generasi Z menjadi motor utama perubahan ini. Sebagai digital natives, mereka menuntut transaksi serba cepat, praktis, dan relevan dengan gaya hidup always-on. Bagi Gen Z, dompet digital bukan sekadar alat bayar, melainkan enabler untuk belanja online, membeli makanan, hingga top-up game secara instan. Kepraktisan dan bebas biaya admin menjadi faktor dominan, disusul fleksibilitas penggunaan di berbagai merchant.

baca juga

Melihat peta persaingan 2026, pasar pembayaran digital Indonesia telah memasuki fase yang lebih matang. Awareness saja tidak cukup. Pengguna kini menilai dompet digital dari seberapa dalam ia terintegrasi dalam keseharian, seberapa mudah digunakan, serta seberapa aman menyimpan dana dan data pribadi.

Pada akhirnya, tren perilaku ini menunjukkan satu hal: pemenang pasar bukan hanya yang paling sering memberi promo, tetapi yang mampu menghadirkan pengalaman finansial digital yang relevan, aman, dan menyatu dengan ritme hidup penggunanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Promo Kue Kaleng Indomaret Alfamart 2026 Terbaru, Potongan Harga Gede-gedean untuk Lebaran

Promo Kue Kaleng Indomaret Alfamart 2026 Terbaru, Potongan Harga Gede-gedean untuk Lebaran

Lifestyle | Senin, 23 Februari 2026 | 21:29 WIB

Promo Daging Sapi, Ayam, dan Seafood di Superindo untuk Stok Selama Ramadan

Promo Daging Sapi, Ayam, dan Seafood di Superindo untuk Stok Selama Ramadan

Lifestyle | Minggu, 22 Februari 2026 | 16:10 WIB

Jangan Sampai Kehabisan! Cara Dapat Tiket Kereta Api Sampai Maret 2026 Tanpa Bayar Penuh di Awal

Jangan Sampai Kehabisan! Cara Dapat Tiket Kereta Api Sampai Maret 2026 Tanpa Bayar Penuh di Awal

Lifestyle | Sabtu, 21 Februari 2026 | 09:03 WIB

Terkini

Survei Ipsos: Masyarakat Kini Tak Lagi Mudah Tergiur Promo

Survei Ipsos: Masyarakat Kini Tak Lagi Mudah Tergiur Promo

Lifestyle | Senin, 13 Juli 2026 | 22:16 WIB

Keberlanjutan Tak Lagi Sekadar Tren, Begini Cara Industri Mulai Mengubah Cara Bertumbuh

Keberlanjutan Tak Lagi Sekadar Tren, Begini Cara Industri Mulai Mengubah Cara Bertumbuh

Lifestyle | Senin, 13 Juli 2026 | 22:02 WIB

Pameran Hewan Kini Punya Wajah Baru, Edukasi dan Komunitas Jadi Daya Tarik Utama

Pameran Hewan Kini Punya Wajah Baru, Edukasi dan Komunitas Jadi Daya Tarik Utama

Lifestyle | Senin, 13 Juli 2026 | 20:04 WIB

6 Sunscreen Terbaik untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat di Indonesia

6 Sunscreen Terbaik untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat di Indonesia

Lifestyle | Senin, 13 Juli 2026 | 19:10 WIB

6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab

6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab

Lifestyle | Senin, 13 Juli 2026 | 18:48 WIB

3 Moisturizer Jepang Terbaik untuk Lawan Penuaan Dini, Bikin Kulit Kencang dan Glowing!

3 Moisturizer Jepang Terbaik untuk Lawan Penuaan Dini, Bikin Kulit Kencang dan Glowing!

Lifestyle | Senin, 13 Juli 2026 | 18:39 WIB

Apa Cushion yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi Terbaik sesuai Review

Apa Cushion yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi Terbaik sesuai Review

Lifestyle | Senin, 13 Juli 2026 | 18:20 WIB

Sunscreen atau Primer Dulu? Ini Panduan Skincare dan Makeup Tahan Lama

Sunscreen atau Primer Dulu? Ini Panduan Skincare dan Makeup Tahan Lama

Lifestyle | Senin, 13 Juli 2026 | 17:35 WIB

Sabun Cuci Muka Apa yang Cocok untuk Kulit Berminyak? Ini 5 Pilihan dengan Klaim Kontrol Minyak

Sabun Cuci Muka Apa yang Cocok untuk Kulit Berminyak? Ini 5 Pilihan dengan Klaim Kontrol Minyak

Lifestyle | Senin, 13 Juli 2026 | 17:05 WIB

Kardinal Suharyo Soroti Krisis Moral di Era Teknologi: Dunia Masih Butuh Suara Hati

Kardinal Suharyo Soroti Krisis Moral di Era Teknologi: Dunia Masih Butuh Suara Hati

Lifestyle | Senin, 13 Juli 2026 | 17:05 WIB

×