- Selama Ramadan, waktu tidur malam biasanya berkurang menjadi 4–6 jam.
- Dokter Tirta menyarankan power nap jika ada waktu di siang hari.
- Durasi idealnya 10–30 menit agar tubuh segar tanpa mengganggu tidur malam.
Itulah sebabnya para ahli menyarankan agar durasi power nap tidak lebih dari 30 menit.
Power Nap Berapa Lama yang Ideal?
Berdasarkan berbagai penelitian yang dirangkum Harvard Health, durasi ideal power nap adalah sekitar 20–30 menit. Bahkan, 10–20 menit saja sudah cukup untuk memberikan dorongan energi dan memperbaiki fokus.
Jika dikaitkan dengan Ramadan, ketika waktu tidur malam berkurang menjadi 4–6 jam seperti yang disampaikan Dokter Tirta, power nap bisa menjadi solusi efektif untuk membantu proses pemulihan tubuh tanpa mengganggu ritme tidur malam.
Sebaliknya, tidur siang terlalu lama, misalnya lebih dari 1–2 jam justru dapat mengganggu jadwal tidur malam, menyebabkan sulit tidur setelah tarawih, dan membuat tubuh terasa lebih lemas saat bangun.
Beberapa studi juga menemukan bahwa tidur siang lebih dari 30 menit secara rutin dapat berkaitan dengan peningkatan tekanan darah dan kadar gula darah, meski hal ini masih terus diteliti lebih lanjut.
Manfaat Power Nap untuk Kesehatan dan Produktivitas
Power nap memiliki berbagai manfaat, terutama selama puasa Ramadan, berikut penjelasan selengkapnya.
1. Meningkatkan Energi
Tidur singkat membantu mengurangi rasa lelah akibat kurang tidur malam.
2. Menambah Fokus dan Konsentrasi
Setelah power nap, otak bekerja lebih optimal sehingga produktivitas meningkat.
3. Memperbaiki Mood
Kurang tidur bisa membuat emosi tidak stabil. Power nap membantu menjaga suasana hati tetap baik.
4. Mendukung Kinerja Kerja